Santri Ikut Melahirkan Indonesia Merdeka.

- Jurnalis

Sabtu, 22 Oktober 2022 - 10:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangsel Tenarnewstv9.Percikan Suara TAKBIR memecah Bumi saat kaum SANTRI maju bersama mengusir penjajah yang saat itu di komandoi oleh Ulama’ Kharismatik Pendiri NU KH. Hasyim Asy’ary dalam rangka melawan penjajah. Dengan segala keterbatasan senjata yg di miliki saat itu hanya dg Kobaran DENTUMAN SUARA TAKBIR mampu mengalahkan kekuatan penjajah yg begitu canggih persenjataannya alat perangnya. Dengan demikian, Santri memiliki peran penting dalam sejarah kemerdekaan Republik Indonesia setelah keluarnya Resolusi Jihad yang dimotori oleh KH Hasyim Asy’ari yang juga pendiri Nahdlatul Ulama (NU) pada 22 Oktober 1945 “. Ungkapnya.

Lanjutnya, ” Resolusi Jihad inilah yang menjadi pemantik semangat juang para santri untuk mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari para sekutu yang mencoba merongrong-rong ingin kembali terus menjajah Indonesia “. Terangnya.

Baca Juga :  Lestarikan Nilai Luhur, Tokoh Bengkulu Ziarah Ke Makam Pangeran Mangkurajo.

Masih dalam orasi beliau, ” Melalui pesantren yang didirikannya dan juga jamiyah NU, KH Hasyim Asyari menanamkan nasionalisme dan patriotisme yang kelak mengobarkan api perlawanan rakyat terhadap kolonialisme.

  • Jihad kekinian menjaga keberagamaan fan tradisi dalam kebhinekaan yg hrs tetap terjaga
  • Jihad kekinian menjaga Pancasila sebagai satu satunya falsafah dan pemersatu bangsa indoneasia
  • Jihad kekinian mengajak seluruh elemen bangsa dan SANTRI MUDA NUSANTARA agar tetap menjadi perekat pemersatu bangsa “. Demikian ketua umum santri muda Nusantara ( DPP Samudra) Sukarya Putra sampikan dalam orasi kebangsaan di hadapan mahasiswa Ganesha. Beliau adalah alumni pondok pesantren Salafiyah Assafiiyah Sukarejo Situbondo.
Baca Juga :  PESAN BANG ZUL PADA PEMBUKAAN FESTIVAL QASIDAH TINGKAT PROVINSI NTB DI KSB

” Mengingat pesantren sangat berperan besar menghadirkan Indonesia merdeka serta terus menjaga NKRI sampai langit runtuh. Model pendidikan pesantren adalah ciri khas budaya bangsa yang harus terus dilestarikan dan dikembangkan. Agar Indonesia tidak lepas dari akar budaya bangsa sendiri”.

” Inilah model pendidikan yang sekarang banyak di adopsi luar negeri dengan sistem boarding school. Dengan adanya kurikulum merdeka belajar sangatlah cocok dengan pesantren untuk mengoptimalkan bakat minat santri yang lebih luas”. Demikian beliau sampaikan pada acara hari santri.(Tim Tenarnews tv9)

Berita Terkait

Khutbah Jum’at Edisi 24 Januari 2025 “Sejarah Dan Tujuan Isra’ Mi’raj”
Rapat Pimpinan & Seminar Nasional Masyarakat Cinta Masjid Indonesia (MCMI)
Masjid Jami’ Al-Ittihad Mengadakan Penggalangan Dana Solidaritas untuk GAZA, Palestina.
KAJIAN RUTIN: Kajian Tafsir Yasin karangan Syekh Hamami Zadah 
Peringati Maulid Nabi, IMSAK Jakarta Gelar Diskusi Santai.
Sambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1445 H,Warga Himalo Diaspora Gelar Doa Bersama
PANJI GUMILANG NGAWUR ALIAS BODOH TIDAK NGERTI AJARAN ISLAM
PUNCAK HAJI WUKUF DI ARAFAH : MENEGUHKAN KEBERSAMAAN UMAT ISLAM
Berita ini 80 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 Januari 2025 - 02:43 WIB

Khutbah Jum’at Edisi 24 Januari 2025 “Sejarah Dan Tujuan Isra’ Mi’raj”

Kamis, 21 Desember 2023 - 04:27 WIB

Rapat Pimpinan & Seminar Nasional Masyarakat Cinta Masjid Indonesia (MCMI)

Minggu, 3 Desember 2023 - 04:33 WIB

Masjid Jami’ Al-Ittihad Mengadakan Penggalangan Dana Solidaritas untuk GAZA, Palestina.

Senin, 9 Oktober 2023 - 03:04 WIB

KAJIAN RUTIN: Kajian Tafsir Yasin karangan Syekh Hamami Zadah 

Jumat, 6 Oktober 2023 - 06:11 WIB

Peringati Maulid Nabi, IMSAK Jakarta Gelar Diskusi Santai.

Berita Terbaru