Menag RI Luncurkan Tiga Buku di UIN Jakarta, Rektor: Kampus Harus Jadi Pusat Pembaruan Pemikiran Islam 

- Jurnalis

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta -Tenarnews-serikat Media siber Indonesia,-Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta menjadi tuan rumah peluncuran tiga buku terbaru karya Menteri Agama RI Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, Kamis 16 Juli 2026.

Acara berlangsung di Auditorium UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dihadiri Menteri koordinator Menko Polhukam, Yusril Ihza Mahendra,Rektor Perguruan tinggi se -Jabodetabek  Dosen -dosen mahasiswa para Akademisi ,Advokat  . Tim Hukum Media TeNarNews TV. ” Drs Yonan Arifin SH MM ,


Lawyer ,Advokat Profesional nampak hadir
Dalam acara bedah buku, yang di Karang  oleh Prof Dr Nazarudin Umar,ada tiga buku berjudul Pikiran yang Memurnikan, 7Simpul Pemikiran, serta Artikel dan Opini
Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Prof. Dr. Asep Saepudin Jahar mengatakan, pihaknya menyambut baik peluncuran tiga buku karya Nasaruddin Umar yang juga merupakan alumni UIN Jakarta.

“Atas nama sivitas akademika UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, saya menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya. Kami menyambut dan mengadakan acara peluncuran tiga buku Bapak Menteri Agama Prof. Nasaruddin Umar di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta,” ujar Asep.

Menurut Asep, UIN Jakarta memiliki sejarah panjang sebagai pusat pembaruan pemikiran Islam di Indonesia. Kampus tersebut telah melahirkan sejumlah tokoh besar, seperti Harun Nasution dan Nurcholish Madjid (Cak Nur), yang pemikirannya hingga kini masih menjadi rujukan dalam pengembangan studi Islam.

Baca Juga :  Investor Kecewa Dengan Kinerja BPN LombokTengah Karena Mempersulit Pemecahan, BPN Juga Diduga Bermain Dengan Pihak PT. ITDC.

Karena itu, ia menilai tradisi intelektual tersebut harus terus dilanjutkan, tidak hanya di UIN Jakarta, tetapi juga di seluruh UIN di Indonesia melalui penguatan integrasi antara ilmu keislaman, sains, dan teknologi.

“Tentu pemikiran-pemikiran harus dan terus kita tingkatkan di UIN, bukan saja UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, tetapi di UIN-UIN seluruh Indonesia sebagai corak integrasi keilmuan, sains, dan teknologi,” katanya.

Asep menilai ketiga buku karya Nasaruddin Umar memuat gagasan yang relevan untuk menjawab tantangan zaman sekaligus memperkaya khazanah pemikiran Islam kontemporer. Menurutnya, peluncuran buku tidak boleh sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi harus mampu menghidupkan kembali tradisi keilmuan dan budaya akademik di lingkungan perguruan tinggi.

“Pembahasan buku ini bukan semata-mata seremonial, tetapi ingin menggugah kembali tradisi keilmuan dan budaya akademik di lingkungan kampus,” ujarnya.

Ia juga menilai berbagai isu kontemporer, seperti hermeneutika gender, ekosufisme, hermeneutika sosial, psikososialisme, hingga ekoteologi, perlu terus dikembangkan sebagai bagian dari penguatan kajian akademik di perguruan tinggi.

Baca Juga :  Cegah Covid-19, 1.114 WBP Rutan Divaksin Booster

Lebih lanjut, Asep berharap buku-buku tersebut dapat menjadi referensi sekaligus sumber inspirasi bagi mahasiswa dalam menyusun skripsi, tesis, maupun disertasi, serta mendorong para akademisi untuk terus melahirkan gagasan-gagasan baru yang kreatif dan relevan.

“Kehadiran buku ini bukan saja semata-mata sebagai kunci, tetapi juga bagaimana kita terus peka dalam merespons perubahan-perubahan zaman,” tuturnya.

Sementara itu, Menteri Agama Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar mengatakan produktivitasnya dalam menulis masih terus berlanjut. Ia menyebut tiga buku yang diluncurkan di UIN Jakarta merupakan bagian dari puluhan karya yang telah diterbitkannya.

“Tiga hari yang lalu kami juga meluncurkan tujuh buku. Tujuh buku itu tidak termasuk tiga buku yang diluncurkan hari ini,” kata Nasaruddin.

Ia mengungkapkan saat ini tengah menyelesaikan karya besar berupa Tafsir Filosofi Al-Quran. Menurutnya, naskah tersebut baru mencapai sekitar separuh pembahasan dan belum dipublikasikan karena memuat sejumlah gagasan yang dinilainya cukup kontroversial.

“Saya mencoba untuk membut aktualisasi pemahaman dan pemikiran saya tentang Al-Qur’an. Barangkali tiga tahun lagi bisa selesai,” ujar Nasarudin Umar.     (Red )

Berita Terkait

Anak Bangsa,” Putra Putri GWA Meriahkan HUT RI ke 81
Meriahkan HUT RI, Pesta Rakyat Digelar di Monas dari Siang hingga Malam Hari
Dari Kemerdekaan menuju Kemakmuran Rakyat
Agus Barkah, S.Kom. M.M. Lahir di Hari Kemerdekaan, Kini Mengabdi Mencerdaskan Anak Bangsa
Tim Penyuluh Kanwil Kementerian Hukum DK Jakarta Laksanakan Monitoring dan Pembinaan Posbankum di Kelurahan Ragunan Jakarta Selatan
Merdeka ! Perjalanan 81 Tahun Menjadi Diri Sendiri sebagai Negara Kesatuan Republik Indonesia 
Pelantikan Pengurus PCNU Kota Tangerang Selatan Masa Hidmat 2026-2031 di Tandai MOU Dengan Mitra Strategis PT Wahana Anugerah Energi
_Reflective Thinking_ *Hukum Tata Negara Paradoks Ambigu
Berita ini 95 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:27 WIB

Anak Bangsa,” Putra Putri GWA Meriahkan HUT RI ke 81

Selasa, 18 Agustus 2026 - 14:25 WIB

Meriahkan HUT RI, Pesta Rakyat Digelar di Monas dari Siang hingga Malam Hari

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 20:44 WIB

Dari Kemerdekaan menuju Kemakmuran Rakyat

Jumat, 14 Agustus 2026 - 20:34 WIB

Agus Barkah, S.Kom. M.M. Lahir di Hari Kemerdekaan, Kini Mengabdi Mencerdaskan Anak Bangsa

Rabu, 12 Agustus 2026 - 08:44 WIB

Tim Penyuluh Kanwil Kementerian Hukum DK Jakarta Laksanakan Monitoring dan Pembinaan Posbankum di Kelurahan Ragunan Jakarta Selatan

Berita Terbaru

Tenar News

Anak Bangsa,” Putra Putri GWA Meriahkan HUT RI ke 81

Selasa, 18 Agu 2026 - 19:27 WIB

Tenar News

Dari Kemerdekaan menuju Kemakmuran Rakyat

Sabtu, 15 Agu 2026 - 20:44 WIB