Menu

Mode Gelap
Pemkab Serang Diduga Serobot Lahan Eks Pasar Kragilan Sambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1445 H,Warga Himalo Diaspora Gelar Doa Bersama Peradi Nusantara Berkomitmen untuk Menjadi Advokat Spesialis dengan Dukungan Ombudsman RI Konsolidasi dan Silaturahmi antara DPN dan DPD Peradi Nusantara Provinsi Jawa Barat Taufik Bagus Murdianto Calek NasDem Dapil III DKI Jakarta Konsen Terhadap Kesehatan

Politik · 25 Sep 2023 14:45 WIB ·

TNI Bersama Pemerintah Bersinergi Tangkal Aksi Terorisme di Indonesia


 <strong>TNI Bersama Pemerintah Bersinergi Tangkal Aksi Terorisme di Indonesia</strong> Perbesar

Menko Polhukam & Panglima TNI

Jakarta.Tenarnews TV9,– Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono,S.E.,M.M., menghadiri rapat koordinasi bersama Kementerian Polhukam, Kemenlu, Kemsos, BIN, Mabes Polri dan BNPT dalam rangka membahas penanganan WNI di luar negeri yang terasosiasi dengan foreign terorrist fighters (FTF),bertempat di Rupat Menkopolhukam Jumat 24 September 2023

Rangkaian rapat tersebut menindaklanjuti satuan tugas yang telah terbentuk pada tahun 2021 melalui keputusan Menko Polhukam Nomor 100 tahun 2020 tentang Satuan Tugas penanganan FTF dan pada 21 Desember 2021 telah habis masa berlakunya dan kinerjanya belum optimal sehingga diperlukan pembaharuan serta penyesuaian.

Selanjutnya Keputusan Menkopolhukam dikeluarkan kembali melalui Nomor 90 tahun 2023 tanggal 8 Agustus 2023 tentang Satuan Tugas Penanganan WNI di Luar Negeri Yang Terasosiasi dengan Foreign Terrorist Fighters (FTF). Dengan harapan agar Sekretariat Satgas Penanganan WNI Terasosiasi FTF segera terbentuk dan penyiapan hal-hal lain yang diperlukan nantinya.

Demikian juga bagi pemerintah hal tersebut dimaksudkan agar lebih siap dalam menghadapi tuntutan dan dinamika dunia internasional yang begitu cepat terkait warga negara di luar negeri yang terasosiasi FTF dan memperoleh rumusan rekomendasi kebijakan yang tepat sasaran serta menangani kasus WNI di luar negeri yang terasosiasi FTF dengan sigap, cermat, hati-hati, dengan tanpa mencederai keamanan nasional itu sendiri.

Keterlibatan TNI dalam Struktur Organisasi Satgas Penanganan WNI di Luar negeri yang Terasosiasi dengan FTF adalah Anggota Pengarah bersama dengan Mendagri, Menlu, Menkumham, Menkeu, Mensos, Menkominfo, Men PPPA, Jaksa Agung RI, Kapolri, Kabin, dan Ka PPATK sedangkan Asintel dan Asops Panglima TNI berada dibawah Ketua Pelaksana (Ka BNPT) yaitu sebagai Anggota Pelaksana Satgas Penanganan WNI Terasosiasi FTF.

Kerawanan yang sangat mungkin timbul jika FTF kembali ke Indonesia antara lain: Eks FTF berpotensi utk menularkan pemikiran & pemahaman ideologi ISIS di tengah masyarakat, Eks FTF berpotensi mengalami ketersisihan di lingkungan sosial yg dapat memicu untuk kembali mencari kelompok yg berideologi sama, dan selain terlatih di medan pertempuran, juga karena mempunyai hubungan dengan kelompok teror global, kondisi yg sama dengan FTF jika berada di tanah air.

WNI yang Terasosiasi dengan FTF antara lain di Suriah sejumlah 735 orang eks ISIS, Irak 2 orang, Afghanistan 6 orang , Turki 2 orang, Pilipina 5 orang dan Malaysia 6 orang.( Hz )

Artikel ini telah dibaca 92 kali

Baca Lainnya

Forum Komunikasi Ulama Indonesia (FKUI) Berpatisipasi Dalam Forum Musyawarah Reboan.

14 Desember 2023 - 06:42 WIB

PENGUSAHA YANG BERHATI MULIA, SIAP MEMBANTU RAKYAT

28 September 2023 - 18:15 WIB

Taufik Bagus Murdianto Calek NasDem Dapil III DKI Jakarta Konsen Terhadap Kesehatan

16 Juli 2023 - 16:19 WIB

Ketua DPRD Cilacap H Taufik disambut Meriah Warga Desa Panulisan Barat Cilacap

13 Juli 2023 - 01:20 WIB

MAKNA ANIES TUNAIKAN IBADAH HAJI YG HARUS DICERMATI

12 Juli 2023 - 02:46 WIB

Zulnurnalis Siap Maju Pilkada Kampar 2024

10 Juli 2023 - 07:46 WIB

Trending di Politik