Polda Metro Jaya gelar Operasi Ketupat Jaya 2025 untuk amankan mudik lebaran.

- Jurnalis

Minggu, 23 Maret 2025 - 04:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta Tenarnews.Com
Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto memimpin apel gelar pasukan dalam rangka Operasi Ketupat Jaya 2025, jumat 21/3/2025.

Apel ini di gelar Polda Metro Jaya bersama Pangdam Jaya, Mayjen TNI Rafael Granada Baay, perwakilan dari Gubernur DKI Jkt Kasatpol PP Drs. H Satria di Gunawan di silang monas gambir Jakarta Pusat.

Irjen Karyoto menyampaikan akan menjamin keamanan dan kenyamanan para warga masyarakat yang akan mudik.
Ia juga menegaskan bahwa Operasi Ketupat Jaya 2025 bertujuan untuk menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat selama mudik dan perayaan IdulFitri.

“Apel gelar pasukan ini merupakan bentuk komitmen kami memberikan rasa aman bagi masyarakat yang menjalankan Ibadah Ramadhan dan Idul Fitri.
Selain pengawasan arus mudik,Kami juga mengantisipasi potensi gangguan keamanan seperti kejahatan jalanan.
Mengatur kelancaran arus mudik dan balik untuk menekan angka kecelakaan serta kemacetan. Mencegah tindak kriminal seperti kejahatan jalanan, aksi terorisme, sweeping tempat hiburan serta peredaran narkoba dan miras ilegal, ucap karyoto.

Operasi ini berlangsung selama 17 hari, mulai 23 maret hingga 8 april 2025,dengan fokus pada pengamanan arus mudik, pencegahan tindak kejahatan serta menjaga ketertiban selama Ibadah Ramadhan dan Idul Fitri.
Pemerintah juga menerapkan sejumlah kebijakan untuk mendukung kelancaran mudik seperti diskon tarif tol, kebijakan work from anywhere dan perpanjangan libur sekolah.

Karyoto mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan rekayasa lalu lintas guna cegah kepadatan arus lalulintas.
Dan meminta kepada personel yang melakukan pengamanan supaya mengedepankan pendekatan humanis dan sinergi antara Polri, TNI serta instansi terkait, demi terciptanya situasi yang dan kondusif selama Ramadhan dan Idul Fitri 1446 H,kata karyoto

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi mengajak masyarakat untuk selalu berhati-hati dalam perjalanan mudik. Kemudian jika mengalami kendala atau melihat hal yang mencurigakan segera laporkan ke pos pengamanan terdekat atau bisa menghubungi melalui surat elektronik pada alamat ketupatmetrojaya@gmail.com.
Kami juga telah menyediakan posko terpadu yang siap melayani masyarakat selama 24 jam, ujar Ade Ary.

Baca Juga :  Waktu pembagian zakat fitrah

Terkait masa mudik lebaran 2025, Ade Ary menghimbau masyarakar agar melaksanakan perjalanan mudik dengan baik.
Dia juga meminta masyarakat menginformasikan ke polisi jika hendak meninggalkan rumah dalam keadaan kosong saat mudik.

“Menggunakan transportasi umum atau berbagi kendaraan guna mengurangi kepadatan jalan.
Mengamankan rumah yang di tinggalkan mudik,serta melaporkan kepada pihak berwenang jika menemukan hal yang mencurigakan,kata Ade Ary.

Ade Ary juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) jelang lebaran.

” Menghindari penggunaan petasan, miras dan kegiatan yang dapat mengganggu ketertiban umum, ucap Ade Ary.

Diketahui ada sebanyak 4.000 personel gabungan di terjunkan dalam Operasi Ketupat Jaya 2025.Jumlah itu terdiri dari 3.514 personel Polri, 100 personel TNI, serta 386 personel dari Satpol PP dan instansi terkait.(dp)Polda Metro Jaya gelar Operasi Ketupat Jaya 2025 untuk amankan mudik lebaran.

 

Jakarta Tenarnews.Com

Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto memimpin apel gelar pasukan dalam rangka Operasi Ketupat Jaya 2025, jumat 21/3/2025.

 

Apel ini di gelar Polda Metro Jaya bersama Pangdam Jaya, Mayjen TNI Rafael Granada Baay, perwakilan dari Gubernur DKI Jkt Kasatpol PP Drs. H Satria di Gunawan di silang monas gambir Jakarta Pusat.

Irjen Karyoto menyampaikan akan menjamin keamanan dan kenyamanan para warga masyarakat yang akan mudik.

Ia juga menegaskan bahwa Operasi Ketupat Jaya 2025 bertujuan untuk menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat selama mudik dan perayaan IdulFitri.

“Apel gelar pasukan ini merupakan bentuk komitmen kami memberikan rasa aman bagi masyarakat yang menjalankan Ibadah Ramadhan dan Idul Fitri.

Selain pengawasan arus mudik,Kami juga mengantisipasi potensi gangguan keamanan seperti kejahatan jalanan.

Mengatur kelancaran arus mudik dan balik untuk menekan angka kecelakaan serta kemacetan. Mencegah tindak kriminal seperti kejahatan jalanan, aksi terorisme, sweeping tempat hiburan serta peredaran narkoba dan miras ilegal, ucap karyoto.

Baca Juga :  Potensi Dilegalkan THM Harus Ditolak di Kabupaten Bogor.

 

Operasi ini berlangsung selama 17 hari, mulai 23 maret hingga 8 april 2025,dengan fokus pada pengamanan arus mudik, pencegahan tindak kejahatan serta menjaga ketertiban selama Ibadah Ramadhan dan Idul Fitri.

Pemerintah juga menerapkan sejumlah kebijakan untuk mendukung kelancaran mudik seperti diskon tarif tol, kebijakan work from anywhere dan perpanjangan libur sekolah.

 

Karyoto mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan rekayasa lalu lintas guna cegah kepadatan arus lalulintas.

Dan meminta kepada personel yang melakukan pengamanan supaya mengedepankan pendekatan humanis dan sinergi antara Polri, TNI serta instansi terkait, demi terciptanya situasi yang dan kondusif selama Ramadhan dan Idul Fitri 1446 H,kata karyoto

 

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi mengajak masyarakat untuk selalu berhati-hati dalam perjalanan mudik. Kemudian jika mengalami kendala atau melihat hal yang mencurigakan segera laporkan ke pos pengamanan terdekat atau bisa menghubungi melalui surat elektronik pada alamat ketupatmetrojaya@gmail.com.

Kami juga telah menyediakan posko terpadu yang siap melayani masyarakat selama 24 jam, ujar Ade Ary.

 

Terkait masa mudik lebaran 2025, Ade Ary menghimbau masyarakar agar melaksanakan perjalanan mudik dengan baik.

Dia juga meminta masyarakat menginformasikan ke polisi jika hendak meninggalkan rumah dalam keadaan kosong saat mudik.

 

“Menggunakan transportasi umum atau berbagi kendaraan guna mengurangi kepadatan jalan.

Mengamankan rumah yang di tinggalkan mudik,serta melaporkan kepada pihak berwenang jika menemukan hal yang mencurigakan,kata Ade Ary.

Ade Ary juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) jelang lebaran.

 

” Menghindari penggunaan petasan, miras dan kegiatan yang dapat mengganggu ketertiban umum, ucap Ade Ary.

Diketahui ada sebanyak 4.000 personel gabungan di terjunkan dalam Operasi Ketupat Jaya 2025.Jumlah itu terdiri dari 3.514 personel Polri, 100 personel TNI, serta 386 personel dari Satpol PP dan instansi terkait.(dp)

Berita Terkait

Resmi Ditetapkan, Pengurus Pusat SMSI Angkat Pengurus Pokja Newsroom Jaga Desa Banten Masa Bakti 2026–2029
Eksekusi tanah didua papan nama patut dipertanyakan Benang merah nya ?
PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI PENJUALAN BERBASIS WEB MENGGUNAKAN REACT DAN POCKETBASE
Pernyataan Dewan Pers Tentang Tindakan yang Bernada Merendahkan Profesi Wartawan
Sidang Perdana Gugatan JPT Tangsel: DPP GHARIS Desak Pemerintah Kota Tangsel Terapkan Transparansi dan AUPB
KPK OTT Bupati Lombok Barat, 19 Orang Diamankan
Eksekusi Lahan di Serua Depok Diwarnai Perdebatan, Kuasa Hukum Termohon Sebut Batas Tanah Tak Jelas
Tingkatkan Kesadaran Mahasiswa, Kemenkum DK Jakarta Sosialisasikan Tindak Pidana Narkoba dalam KUHP Baru
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:10 WIB

Resmi Ditetapkan, Pengurus Pusat SMSI Angkat Pengurus Pokja Newsroom Jaga Desa Banten Masa Bakti 2026–2029

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:25 WIB

Eksekusi tanah didua papan nama patut dipertanyakan Benang merah nya ?

Rabu, 22 Juli 2026 - 22:41 WIB

PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI PENJUALAN BERBASIS WEB MENGGUNAKAN REACT DAN POCKETBASE

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:06 WIB

Pernyataan Dewan Pers Tentang Tindakan yang Bernada Merendahkan Profesi Wartawan

Selasa, 21 Juli 2026 - 08:43 WIB

Sidang Perdana Gugatan JPT Tangsel: DPP GHARIS Desak Pemerintah Kota Tangsel Terapkan Transparansi dan AUPB

Berita Terbaru