Menu

Mode Gelap
Pemkab Serang Diduga Serobot Lahan Eks Pasar Kragilan Sambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1445 H,Warga Himalo Diaspora Gelar Doa Bersama Peradi Nusantara Berkomitmen untuk Menjadi Advokat Spesialis dengan Dukungan Ombudsman RI Konsolidasi dan Silaturahmi antara DPN dan DPD Peradi Nusantara Provinsi Jawa Barat Taufik Bagus Murdianto Calek NasDem Dapil III DKI Jakarta Konsen Terhadap Kesehatan

Mimbar Agama · 1 Mei 2022 13:25 WIB ·

Waktu pembagian zakat fitrah


 Waktu pembagian zakat fitrah Perbesar

Tangsel Tenarnewstv9.Zakat fitrah adalah zakat wajib bagi setiap umat Islam yang merdeka baik laki-laki maupun perempuan, dewasa atau anak-anak yang dibayarkan menjelang salat Idulfitri. Adapun waktu dapat dibedakan menjadi waktu mubah (diperbolehkan), wajib, fadhilah (utama, yang terbaik), makruh, dan tahrim (haram). Batas waktu pembagian zakat fitrah adalah hingga sebelum shalat Idulfitri, sebelum ia menjadi makruh. Zakat fitrah menjadi haram (hanya bernilai sebagai sedekah biasa) jika dibagikan setelah terbenamnya matahari tanda pergantian ke 2 1Syawal Zakat fitrah dapat berupa makanan pokok sehari-hari sebanyak 1 sha’ atau dapat pula berupa uang

Kewajiban zakat fitrah dijelaskan oleh Allah Swt. melalui firmannya dalam Surah At-Taubah ayat 103 sebagai berikut.خُذْ مِنْ اَمْوَالِهِمْ صَدَقَةً تُطَهِّرُهُمْ وَتُزَكِّيْهِمْ بِهَا وَصَلِّ عَلَيْهِمْۗ اِنَّ صَلٰوتَكَ سَكَنٌ لَّهُمْۗ وَاللّٰهُ سَمِيْعٌ عَلِيْمٌ – ١٠٣

“Ambillah zakat dari harta mereka, guna membersihkan dan menyucikan mereka, dan berdoalah untuk mereka. Sesungguhnya doamu itu (menumbuhkan) ketenteraman jiwa bagi mereka. Allah Maha Mendengar, Maha Mengetahui.”(QS. At Taubah [9]103)

Zakat fitrah memiliki fungsi ganda dalam pelaksanaannya. Pertama, zakat fitrah berperan sebagai pembersih dosa-dosa seorang muslim sepanjang Ramadan dan penyempurna puasa.

Kedua, menjadi makanan bagi yang menerima zakat, sehingga kebutuhan hari raya terpenuhi. Keutamaan ini dijelaskan dalam hadis dari jalur Ibnu Abbas, “Rasulullah saw. mewajibkan zakat fitri sebagai penyucian bagi orang yang berpuasa dari ucapan sia-sia dan ucapan keji, dan sebagai sarana memberikan makanan bagi orang miskin. Siapa saja yang membayarnya sebelum shalat Id, maka ia adalah zakat yang diterima. Tetapi siapa saja yang membayarnya setelah shalat Id, maka ia terhidup sedekah sunnah biasa,” (HR Abu Dawud dan Ibnu Majah).Baca juga: Daftar Penerima Zakat Fitrah Sesuai Al-Qur’an & Dalil Sunnah Nabi

Pembayaran zakat fitrah di Indonesia umumnya dilakukan menggunakan beras seberat 2,5 kg atau 3,5 liter untuk setiap jiwa. Tidak jarang pula masyarakat melakukan pembayaran zakat fitrah dengan uang yang setara.

Berdasarkan Peraturan Menteri (Permenag) Nomor 52 Tahun 2014 tentang Syarat dan Tata Cara Penghitungan Zakat Mal dan Zakat Fitrah Serta Pendayagunaan Zakat untuk Usaha Produktif, Pasal 30, disebutkan sebagai berikut.

Pertama, zakat fitrah ditunaikan dalam bentuk beras atau makanan pokok seberat 2,5 kg atau 3,5 liter per jiwa. Kualitas beras atau makanan pokok untuk membayar zakat fitrah disesuaikan dengan kualitas beras atau makanan pokok yang dikonsumsi sehari-hari.

Selain itu, beras atau makanan pokok untuk zakat fitrah dapat diganti dalam bentuk uang senilai 2,5 kg atau 3,5 liter beras.

Berikut ini kriteria seorang muslim yang wajib membayar zakat fitrah:

  • Beragama Islam
  • Mempunyai kelebihan makanan di malam dan siang hari raya Idulfitri
  • Mengalami (masih hidup pada) hari-hari bulan puasa dan awal jatuhnya satu Syawal

Waktu Pembagian Zakat Fitrah yang Paling Utama

Waktu yang paling utama (fadhilah) untuk membayar zakat fitrah adalah setelah salat subuh sebelum seseorang muslim berangkat salat Idulfitri sampai pelaksanaan salat tersebut. Pelaksanaan zakat fitrah secara lengkap dikelompokan menjadi 5 waktu.

Berikut ini pembagian waktu pelaksanaan zakat fitrah yang sebaiknya diketahui oleh umat Islam.

1. Waktu Mubah (Diperbolehkan)

Waktu mubah dari pelaksanaan zakat fitrah adalah sejak awal bulan Ramadan sampai hari terakhir bulan Ramadan. Seorang muslim diperbolehkan membayarkan zakat fitrahnya sepanjang waktu tersebut.

2. Waktu Wajib

Waktu wajib pelaksanaan zakat fitrah adalah sejak terbenamnya matahari pada hari terakhir Ramadan (29 atau 30 Ramadan) sampai terbitnya fajar 1 Syawal.

3. Waktu Fadhilah (Utama)

Waktu utama pelaksanaan zakat fitrah adalah setelah salat subuh sebelum seorang muslim berangkat salat Idulfitri sampai pelaksanaan salat tersebut.

4. Waktu Karahah (Makruh)

Waktu makruh pelaksanaan zakat fitrah adalah setelah salat Idulfitri sampai terbenamnya matahari pada hari raya (pergantian ke 2 Syawal) dengan catatan pembayaran zakat fitrah itu tidak dapat dilakukan tepat waktu karena ada halangan.

5. Waktu tahrim (Haram)

Waktu haram pelaksanaan zakat fitrah adalah usai terbenamnya matahari pada hari Idulfitri. Alasan haram karena ini tidak sesuai dengan fungsi zakat fitrah, yaitu mencukupi kebutuhan mustahiq, untuk bergembira (tercukupi makannya) pada hari Idulfitri (Red)

Artikel ini telah dibaca 42 kali

Baca Lainnya

Proyek Renovasi Kantor Gubernur NTB Dikerjakan Awal Agustus

22 Juli 2024 - 16:25 WIB

KOPERASI HKTI MINTA KORPORASI PERKEBUNAN TIDAK SEMENA MENA TERHADAP PETANI

17 Juli 2024 - 15:03 WIB

“SANG MUALLAF ” KISAH MENARIK UNTUK DI BACA DAN DI RENUNGKAN.

17 Juli 2024 - 05:46 WIB

DPRD Depok Gelar Rapat Paripurna, Persetujuan Raperda LPJ Anggaran 2023

16 Juli 2024 - 14:32 WIB

TRAMP Siap Hijaukan Dan Bersihkan Bantaran Sungai

16 Juli 2024 - 06:14 WIB

Daftar Kekayaan 34 Kapolda se-Indonesia, Ada yang 23 Miliar, Cek Sekarang

15 Juli 2024 - 12:14 WIB

Trending di Tenar News