Peraih Medali Emas Loncat Indah Meninggal Dunia, Inilah Tionghoa 80

- Jurnalis

Selasa, 5 Maret 2024 - 08:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Tenarnews.com, – Jenazah Lanny Gumulya di Semayamkan di RD Grand Heaven Ruang 207-208, lantai 3. Jalan Pluit Raya, Penjaringan, Jakarta Utara. Hari ini, Minggu Malam, 3 Maret 2024 adalah Ibadah Penutupan Peti, yang sebelumnya jum’at dan Sabtu berlangsung Ibadah Penghiburan.

Mendiang Lanny Gumulya merupakan peraih medali emas loncat indah Asian Games 1962 Jakarta. Hingga saat ini Ia merupakan satu-satunya atlet loncat indah Indonesia peraih medali emas sejak Asian Games 1962.

Dialah Atlet Wanita keturunan Tionghoa peraih medali emas Asian Games ke-IV tahun 1962 bidang olahraga akuatik loncat indah, Lanny Gumulya Kartadinata, meninggal di usia 80 tahun pada Kamis, 29 Februari 2024 pukul 21:04 WIB.

Baca Juga :  UMKM Kelurahan Paninggilan Santuni 100 Anak Yatim

Sekilas Profile Lanny Gumulya

Diketahui, bahwa Lanny Gumulya Kartadinata pernah dipercaya membawa obor pada pembukaan Asian Games ke-18 tahun 2018 di GBK, Jakarta.

Di masa senjanya, Lanny menghabiskan waktu bersama keluarga, dan masih aktif memberikan semangat kepada para atlet loncat indah.

Pada tanggal 15 November 2022, Putri Lanny Gumulya, Melanie Kartadinata, mengadakan acara peluncuran buku biografi sebagai kado ulang tahun ke-78 bagi Sang Ibunda tercinta.

Mengutip Tayangan Metro Xinwen 1 Maret

Saat diwawancarai reporter Metro Xinwen, Lanny Gumulya berpesan agar generasi muda terutama atlet tanah air giat berlatih demi mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.

Baca Juga :  Biaya Anggaran Rapat-rapat dan Kordinasi keluar dan dalam daerah sekretaris daerah kabupaten lahat tahun anggaran Diduga Fiktif

Dalam wawancara tersebut, Lanny juga bercerita soal Presiden Soekarno yang mengucapkan “Terima kasih, kamu telah mempersunting bunga melati di sanggul Ibu Pertiwi” kepada dirinya atas prestasi menyumbangkan 1 medali emas cabang olah raga akuatik loncat indah saat itu.

Kepergian Lanny Gumulya meninggalkan kesedihan mendalam bagi keluarga besar yang terdiri dari 6 orang anak menantu, 13 cucu dan 1 cicit. Jenazah Lanny akan dikremasi pada tanggal 4 Maret pukul 9 pagi. (Guruh)

Berita Terkait

Diikuti 5.000 Pegiat Olahraga, Forprov II Banten 2026 Gabungkan Misi Gaya Hidup Sehat dan Pertumbuhan ekonomi 
HIPPI DPC Kota Depok Resmi dilantik, Wakil Walikota Depok Chandra Rachmansyah dorong UMKM naik kelas
Sertijab MPK OSIM MAN 1 Bogor, Kepala Madrasah Apresiasi Pengurus Lama dan Motivasi Pengurus Baru
Jangan Hanya Menuntut Negara, Saatnya Anak Bangsa Belajar Melihat Sisi Baik dan Berkontribusi untuk Indonesia Kolom Opini — Refleksi Kebangsaan
Tim SMA Dea Malela Raih Medali Perunggu pada Ajang ISIF & NSIF 2026 di Kampus Universitas Indonesia
Din Syamsuddin Jajaki Kerja Sama Cina dengan Masyarakat Muslim Indonesia dalam Berbagai Bidang Peradaban
INNALILLAHI, TUAN GURU BAGU WAFAT DI USIA 90 TAHUN, NTB KEHILANGAN ULAMA KHARISMATIK
Kh Husnul Maad Kholil, Ketua Nazir Ponpes Salafus Sholihin, Tunjukkan Dokumen Sah Tanah wakaf 2000M2 Sudah jadi Tol
Berita ini 106 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:22 WIB

Diikuti 5.000 Pegiat Olahraga, Forprov II Banten 2026 Gabungkan Misi Gaya Hidup Sehat dan Pertumbuhan ekonomi 

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:46 WIB

HIPPI DPC Kota Depok Resmi dilantik, Wakil Walikota Depok Chandra Rachmansyah dorong UMKM naik kelas

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Sertijab MPK OSIM MAN 1 Bogor, Kepala Madrasah Apresiasi Pengurus Lama dan Motivasi Pengurus Baru

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:03 WIB

Jangan Hanya Menuntut Negara, Saatnya Anak Bangsa Belajar Melihat Sisi Baik dan Berkontribusi untuk Indonesia Kolom Opini — Refleksi Kebangsaan

Senin, 19 Oktober 2026 - 23:51 WIB

Tim SMA Dea Malela Raih Medali Perunggu pada Ajang ISIF & NSIF 2026 di Kampus Universitas Indonesia

Berita Terbaru