
Oleh :MS.Tjik.NG
Nahdlatul Ulama 31 januari 2023 genap 1(satu) abad terlampaui,
Tema yang diusung pun elegan dan keren “Merawat Jagat Membangun Peradaban”._
NU (Nahdlatul Ulama) atau نهضة العلماء artinya “kebangkitan para ulama” digagas dan didirikan oleh Hadratus Syeikh Kiyai Haji Hasyim Asy’ari serta dibantu KH. A.Wahab Hasbullah.
Sebagai Ormas keagamaan (Islam) peran NU tidak diragukan lagi kiprahnya bergerak melaju sesuai dan merujuk UU. No 16 tahun 2017. Peran NU telah memberikan warna tersendiri dalam dinamika perjalanan sejarah bangsa pra kemerdekaan hingga sekarang._
Kata Shakspear, Sang Penyair kondang itu “What is in a name” ? (apalah arti sebuah nama). Bunga Mawar tetap harum meskipun diberi nama lain”
Apa yang dinarasikan Shakspear tidak semuanya benar, karena
Dari nama kita bisa faham dan mengerti
Substansi gagasan akan mengalir kemana, berkiprah untuk apa ? Secara pshcologis nama dan penamaan yg baik akan memberikan efek positif._
Dari ratusan Ormas Islam yg ada tidak lebih dari 10 Omas Islam yg eksis dan dan menonjol. Sangat tidak mudah bagi NU menempuh dan melampaui masa 1 (satu) abad dengan sukses._
Kata “Ulama” ( العلماء ), menurut KBBI adalah orang yang ahli dalam hal atau dalam pengetahuan Agama Islam. Ulama terambil dari kata plural ( jamak) dari kata tunggal Alim
Menurut Ibnu Jarir Ath-Thabari dalam kitab nya Jami’ul Bayan Tafsir At-Thabari, mengartikan Ulama sebagai orang yang Allah SWT jadikan sebagai pemimpin Umat manusia berkaitan dengan perkara hukum , Ilmu, Agama dan Dunia._
Tidak jauh beda dengan pendefinisian dari Ibnu Qayyim , dalam bukunya “I’lamu Muwaqqi’in” Ulama adalah seorang pakar hukum Islam yg berhak memberi fatwa di tengah tengah umat serta menyibukkan diri dalam keilmuan , mempelajari huku hukum Islam serta merumuskan kaidah- kaidah halal dan haram._
Secara literal Ulama bermakna orang-orang yang berilmu. Merujuk pada QS.Fatir : 28
…..انمايخش الله من عباده العلموءا ان الله عزيز غفور …..
“Diantara hamba-hamba Allah yang takut kepada-Nya hanyalah para Ulama sungguh Allah maha perkasa dan maha pengampun”
Terdapat pula dalam Hadits Rasulullah SAW.
العلماء ورثة الانبياء
“Sesungguhnya Ulama itu sebagai pewaris Nabi”.
Kata Ulama di dalam Al-Qur’an terdapat di dua surat saja pertama di dalam QS.Fatir: 28 , kedua di dalam QS. As-Syu’ara :197._
Sementara kata Ilmu atau علم terdapat dalam Al-Quran sebanyak 774 kali._
Ada banyak predikat disandang oleh Ulama’ misalnya, Manaral Bilad (mercusuar negara) dan Sirajul Ummah ( Penerang,Lampu Umat)._
Menyandang nama besar sebagai Ulama bukan perkara mudah, karena antara memiliki dan menguasai ilmu Agama yang mendalam , luas tentu dikawal pula dengan Akhlakul karimah keduanya berkelindan saling bertaut satu sama lainnya (Ilmu dan Akhlak) memperkokoh, karena Ulama sudah pasti akan menjadi panutan dan teladan ummat._
Mengutip Buku Pendidikan ke-NU-an karya Nur Cholid, aspek yg melatar belakangi lahirnya NU sebagai Jam’iyah Diniyah bertujuan “untuk mempersatukan langkah para Ulama dan para pengikutnya serta untuk menciptakan kemaslahatan di masyarakat, kemajuan bangsa dan ketinggian harkat dan martabat manusia”
Ahmad Musadad dalam bukunya “Muqaranah Madzahib” latar belakang berdirinya NU berkaitan erat dengan situasi perkembangn pemikiran keagamaan dan politik du nia Islam pada saat itu.
Bahkan dalam Anggaran Dasar pertamanya 1927 dituliskan, bahwa NU bertujuan untuk memperkuat kesetiaan kaum Muslimin pada salahsatu madzhab diantara yg 4 (empat)._
Suasana kebatinan para Ulama, Ustadz dan Kiyai pada saat itu dapat kita rasakan resonansinya dimana situasi, kondisi Nusantara dalam cengkraman kolonial Belanda, tentu dan pasti
Panggilan jihad pada bumi pertiwi yg sedang meradang dijajah itu membuat Hadratus Syeikh KH. Hasyim Asy’ari dkk terpanggil untuk menghimpun dan menggerakkan serta mengakomodasi potensi perlawanan Ulama agar bangkit , bersatu untuk berjihad melawan kolonial belanda yg telah ratusan tahun menjajah Nusantara pada saat itu.
Artinya sebelum 1926 Ulama di Nusantara masih sibuk dan fokus dengan urusan sosial keagamaan dalam bentuk ibadah ,mengajar dan da’wah. Belum terkoordinir dan terorganisir secara terstruktur sistemik dan massiv.
Waktu terus berlari, sasaran jihad bukan lagi pada kolonial dan sekutunya, sudah bergeser serta bermetamorfosis kepada challange lebih besar rumit,ruwet . “Tantangan terbesar saat ini bukan lagi kolonial Belanda tapi NU harus mampu mengatasi masalah kemiskinan” , begitu menurut Mitsuo Nakamura Pengamat tetap NU dari Japang ini yang sudah 6 kali ikut Mu’tamar NU sejak 1979.
Mayoritas umat Islam masih bergelut melawan kemiskinan atau memang dimiskinkan itu.
Sinyalemen Mitsuo Nakamura sangat beralasan pasalnya dari data yg terbaca anggota NU sekarang, pada tahun (2021) sekira 95 juta. Bahkan menurut “Survey LSI Denny JA tahun 2019 mencatat warga NU totalnya mencapai 49,6 persen dari total penduduk Indonesia tersebar di kota dan pedesaan”. dan sudah pasti Muslim semua mendekati separoh dari jumlah penduduk Indonesia ini sama juga artinya Republik Indonesia menjadi “Negeri Ulama (NU)”. Jumlah yg potensial itu belum maksimal dimainkan ( digarap )._
Jelang 1 abad NU, banyak sudah dinamika zaman yg dilalui sejak kelahirannya 31 Januari 1926 (16 Rajab 1344H ) telah merasakan asam garam pahit getir . Zaman berubah cepat. NU tidak boleh tersandra oleh kepentingan politik bermain mata dengan penguasa dan Parpol yg berujung pada kekuasaan dan Cuan, NU harus menjadi pilot di kapal besar yg bermuatan puluhan juta umat ( anggota ), apalah artinya NU tanpa umat ( anggota) ibarat negara tanpa rakyat absurd ._
Transformasi NU kudu dilakukan karena umat pun menanti sapaan dan rangkulan lembut dari NU Sudah cukup lama umat menderita ._ Kaum Marginal sebagai masyarakat klas bawah
kelompok yg nyaris tak berdaya karena korban kebijakan Pemerintah, tidak cukup dihibur hanya dengan sekantong Bansos Sembako ._
Captive Market
NU sebagai market, semua datang menuju pasar tradisional ini, NU jika dilihat melalui kacamata bisnis sungguh menggiurkan._
KH. Abu Hasan, MA rival Gusdur pada muktamar NU ke 29 ( 1-5 Des 1994) di Cipasung Tasikmalaya Jawa Barat, berseloroh kepada Penulis, Bahwa Dia punya mimpi besar, jika dia menang terpilih sebagai Ketua Umum PBNU maka dia akan bangun Tower NU mewah dan termegah akan membangun pabrik, idustri dan lain sebagai nya . Naluri bisnisnya berbisik bahwa umat puluhan juta itu pasti membutuhkn kebutuhan hidup termasuk keperluan consumer goods, misalnya (Shampo, odol, parfum, sikat gigi dll) bukan beras, sandang dan papan saja, dengan logo label NU mainded astinya, krn pangsa pasar NU yg menjanjikan telah tersedia, captiv market._
Mimpi Pak Abu tidak terwujud krn pertarungan dimenangkan lagi oleh Gus Dur. Boleh jadi Muktamar Cipasung adalah muktamar yg hingar bingar dan terpanas dari Muktamar sebelumnya._
Kemenangan Gus Dur yg ketiga kalinya ini sebagai kegagalan total dan kecerobohan dari Operasi Soeharto._
Menurut Greg Fealy, Peneliti asal Ausi ini, terpilihnya kembali Gusdur menunjukkan bahwa NU kembali independen yg jarang dimiliki Organisasi Sosial
pada saat itu. Dengan begitu sulit untuk tidak mengatakan bahwa Pemerintah tidak berkepentingan untuk
suksesi._
NU pun pernah hanyut terseret dalam pusaran kekuasaan ketika Ketua Umum PBNU nya KH.Hasyim Muzadi berkenan maju menjadi pasangan Capres RI Megawati Soekarnoputri telah terpancing khittah NU, sebaiknya Hasyim Muzadi mundur dari Ketua Umum PBNU , dan suatu ironi besar jika Ketumnya melawan Khittah itu, demikian pendapat Nurcholis Madjid ( Cak Nur )._
NU sebagai Ormas Islam yg terbesar di dunia tentu sangat berpengalaman, dan tertua setelah Ormas Muhammadiyah tidak mudah untuk diintervensi dari pihak luar, maka sikap istikomah committed to Ummat ini jangan pernah bergeser._
Dari sudut ke-Aswaja-an nyaris tidak ada masalah dengan pemahaman Ahlusunnah Waljamaah._
Namun demikian tetap waspada terhadap syahwat politik NU terkadang susah dikontrol lantaran NU pernah sebagai Parpol dan terjun bebas pada Pemilu pertama pada 29 september 1955 dengan multi partainya._
NU berada pada urutan ke 3 dengan perolehan suara 7 ( tujuh ) juta lebih kurang, sebuah perolehan suara yg signifikan._
Pasca bergabung dengan PPP selanjutnya NU menahan diri, lempar handuk meninggalkan gelanggang politik._
Juli 1998 Gusdur mengumumkan pembentukan PKB,Partai
Kebangkitan Bangsa, terbawa arus euforia reformasi setengah mateng itu. Dan ternyata butiran benih-benih politik kekuasaan memang tidak semuanya tersapu bersih masih ada yang tercecer._
Kembali ke khittah 26 adalah pilihan tepat dan mulia, merupakan momentum penting utk menafsirkan kembali ajaran ASWAJA serta merumuskan kembali metode berfikir dalam bidang Fiqh , Muamalah dan sosial, merumuskan kembali hubungan NU dengan negara._
Nahdlatul Ulama yang dinakhodai KH. Yahya Cholil Staquf, sebagai kader Gusdur , NU akan tampil ke depan dalam bentuk pembelaan kepada kaum marginal, menjadikan NU lebih peduli terhadap kaum mustadh’afin ._
Merujuk pada tagline KH.Yahya Cholil Staquf pada saat pencalonan Ketua Umum NU di Muktamar NU Lampung yaitu, Menghidupkan Kembali Gus Dur dapat dimaknai bahwa kiprah NU dibawah asuhan KH. Yahya Cholil Staquf akan mengikuti jejak Gus Dur._
Gus Dur, sebagai pejuang kemanusiaan no. wahid itu . Legasi Gus Dur membela kaum mustad’afin pantas untuk terus dilanjutkan oleh PBNU._
Jagat negeri ini tidak hanya sebatas pengawalan dan pemantauan belaka tapi lebih pebting lagi ambil peran action konktit._
Peradaban dapat dibangun manakala umat tidak keroncongan lagi perutnya, terlebih lagi jika perahu besar Republik ini bocor dan retak untuk itu NU harus bisa menangkal dan mengantisipasi gejolak dan keterbelahan umat untuk menuju suasana yang kondusif, kondisi aman dan nyaman._
والله اعلم باالصواب
(Ciputat 180123)
Tabik 🙏

