SMAN 01 Depok buka sekolah murid prestasi manusia unggul (MAUNG)

- Jurnalis

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

­l

Depok- Tenarnewstv9 Media Siber Indonesia:
Sekolah manusia unggul (Maung) merupakan Program Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk SMA/SMK di Kota Depok lokasi Sekolah Maung berada di SMAN 1 Depok, Jalan Nusantara Raya, Depok
Patut mendapat dukungan warga Depok

Kepala SMA Negeri 1 Dede Agus Suherman memperkenalkan tentang Sekolah Maung dan kenapa ada Sekolah Maung pada kegiatan Sosialisasi Sekolah Maung yang berlangsung di Aula SMP Negeri 2 Depok dengan dihadiri seluruh Kepala Sekolah Negeri, Orangtua SMPN 2 Depok, perwakilan Kelurahan, Kecamatan dan Babinsa, Rabu (20/05/2026).

Dede Agus Suherman mengatakan, bahwa dinegara kita ini ada 12 Sekolah Garuda, oleh karena itu Gubernur Jawa Barat melihat bahwa di Jawa Barat itu harus ada sekolah-sekolah unggulan, maka dibuatlah Sekolah Maung (Manusia Unggul) dan ada perbedaannya dengan sekolah reguler, baik dalam cara penerimaan siswa dan kegiatan kurikulumnya.

Sekolah Maung bukan berarti membangun sekolah baru. Program ini fokus pada penguatan sekolah negeri yang dinilai memiliki potensi besar dalam pembinaan siswa, baik di bidang akademik maupun non-akademik. Pola seleksi penerimaannya pun berbeda dari jalur reguler biasa.“Untuk penerimaan sekolah reguler itu sama dengan tahun-tahun yang lalu, sedangkan untuk Sekolah Maung berbeda penerimaannya dan harus memenuhi Tiga Kriteria Kompetensi, yaitu Prestasi Akademik, Non Akademik dan CBI (Cerdas Berbakat Istimewa) dan tidak ada lagi yang namanya domisili dan sebagainya, cukup tiga kriteria tersebut,” ujar Dede Agus Suherman

Baca Juga :  Kubu Rizieq Tuntut Jokowi Minta Maaf dan Ganti Rugi Rp 5,2 T sebagai Syarat Damai Gugatan

 

Susasna Sosialisasi Sekolah Maung
Menurut Pak Gubernur dikatakan Dede, manusia yang unggul itu adalah manusia yang cerdas berbakat istimewa, ada prestasi rapor, prestasi akademik dan non akademik.
Untuk itu Sekolah Maung di Kota Depok ini ada 10 Kelas dan per kelasnya hanya 20 siswa, total ada 200 siswa yang sudah benar-benar terseleksi dengan baik.

“Jadi untuk disetiap kabupaten kota itu harus ada sekolah unggulan, Sekolah Maung ini untuk mendongkrak prestasi, tetapi sekolah reguler juga harus berprestasi. Dan di Depok cikal bakal Sekolah Maung ada di SMAN 1 Depok,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala SMP Negeri 2 Depok, Sumarno mengatakan, Sosialisasi Sekolah Maung ini merupakan inisiatif SMP Negeri 2 Depok mengundang Kepala SMA Negeri 1 Depok secara langsung agar para orangtua mendapat penjelasan langsung dari narasumber yang melaksanakan Sekolah Maung. Dirinya juga mengatakan, pada prinsipnya Sekolah Maung ini sekolah unggulan yang esensinya mencetak sebuah sarana untuk menampung anak-anak yang memikiki potensi lebih, sehingga bakat dan minatnya bisa tersalurkan secara proposional.

Baca Juga :  Hendry Ch Bangun, Penuhi Panggilan Polisi Terkait Kasus Dugaan Penggelapan 

“Kami dari SMP Negeri 2 Depok berinisiatif mengundang narasumber secara langsung agar para orangtua nanti bisa memberi kebijakan terhadap kelanjutan nasib kepada anaknya, apakah nanti akan memilih Maung dengan konsekwensinya ataukah mau memilih sekolah reguler setelah mendapat informasi dari narasumber langsung,” kata Sumarno.
Ia juga menambahkan, dengan adanya Sekolah Maung untuk siswa SMP Negeri 2 Depok ini merupakan kesempatan untuk anak-anak bersaing secara sehat, karena bagaimanapun juga persaingan dan kompetitor itu perlu untuk mengukur kemampun anak-anak dari SMP Negeri Depok.

Secara umum, ini yang memang saya sampaikan pada pihak lain, kalau pendidikan itu tidak ada sekolah unggulan, maka makna kompetitor persaingan itu tidak ada wadahnya, tetapi dengan adanya Sekolah Maung ini mudah-mudahan menjadi cikal bakal memupuk kemampuan anak yang memiliki kelebihan sehingga kompetisi anak itu bisa terukur,” pungkasnya.
( M. Murod )

Berita Terkait

Warga Warujaya Keluhkan Banjir Tahunan, Minta Pemkab Bogor Segera Bertindak
Forum Wartawan Kebangsaan Gelar Diskusi Soroti Janji Presiden Benahi MBG
Dari Meja Hukum ke Panggung Organisasi: Kiprah H. Haikal S, SH Mulai Diperhitungkan di Jakarta
Prabowo di Museum Marsinah: Saya Sedih Lihat Pejabat Nyeleweng
Prof Harris Arthur Hedar Kembali Dipercaya Jadi Komisaris Independen WIKA
Ase Edi Masturo, SE dan Kepala Kecamatan Beji Agus Sofan, ST,.MT, Lurah Kukusan, serta para Ketua RT/RW dan warga sekitar.
Abah Uhel: Kejatuhan Seorang Teladan, Presiden Forum Kebangsaan
Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan Lantik Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Jawa Barat Dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN Se-Jawa Barat
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 20:58 WIB

Warga Warujaya Keluhkan Banjir Tahunan, Minta Pemkab Bogor Segera Bertindak

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:54 WIB

SMAN 01 Depok buka sekolah murid prestasi manusia unggul (MAUNG)

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:55 WIB

Forum Wartawan Kebangsaan Gelar Diskusi Soroti Janji Presiden Benahi MBG

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:45 WIB

Dari Meja Hukum ke Panggung Organisasi: Kiprah H. Haikal S, SH Mulai Diperhitungkan di Jakarta

Sabtu, 16 Mei 2026 - 11:31 WIB

Prabowo di Museum Marsinah: Saya Sedih Lihat Pejabat Nyeleweng

Berita Terbaru

Tenar News

SMAN 01 Depok buka sekolah murid prestasi manusia unggul (MAUNG)

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:54 WIB

Tenar News

Prabowo di Museum Marsinah: Saya Sedih Lihat Pejabat Nyeleweng

Sabtu, 16 Mei 2026 - 11:31 WIB