Gegara Wartawan ukur tiang proyek Puskesmas, pelaksana proyek emosi”intimidasi” wartawan ?

- Jurnalis

Kamis, 14 September 2023 - 07:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Depok, Tenarnewstv9: Tugas sosial kontrol wartawan dilapangan nampaknya tidak semulus yang di bayangkan, terlebih bagi wartawan idialis kadang menerima perlakuan yang kurang patut,

seperti yang diterima Antony salah satu wartawan yang sedang menjalankan tugas sosial kontrolnya di proyek pekerjaan gedung Puskesmas Kalimulya, saat wartawan tersebut melakukan pengukuran di beberapa tiang pembangunan puskesmas, tiba tiba mandor pelaksana ( Sinaga ) medatangi wartawan sambil emosi dengan nada keras dia perintahkan pekerjanya untuk panggil sapam dan tutup pintu gerbang serta ambil foto wartawan, sementara wartawan tersebut masih didalam proyek, demikian aku wartawan kepada media ini

Baca Juga :  Menteri Fadli Zon Akan Letakkan Batu Pertama Museum Siber di Banten

Dia menuturkan, atas perlakuan pelaksana proyek itu jelas saya merasa di intimidasi oleh nya pada saat saya menjalankan tugas sosial kontrol pada proyek pekerjaan Puskesmas itu, terang wartawan tersebut,
dia juga mengatakan, pelaksana itu emosi yang langsung perintahkan pekerjanya untuk panggil sapam serta menyuruh tutup gerbang sambil memoto saya sementara saya masih didalam proyek itu, dan ini jelas saya merasa di intimidasi ? terang wartawan tersebut

Baca Juga :  KPK umumkan Mantan Dirut Pertamina 2009-2014 Karen Agustiawan sebagai tersangka dugaan korupsi pengadaan liquefied natural gas (LNG) Tahun 2011-2021.

Ditempat terpisah, pelaksana proyek ketika dihubungi melalui Wa nya dia membatah, saya tidak mengitimidasi malah saya suruh ukur semua, aku pelaksana yang sering dipanggil bang Sinaga itu,

terkait bantahan itu, wartawan yang merasa di intimidasi mengatakan, untuk apa saya ukur semua, dengan dua Ting yang saya ukur saja sudah di duga ada yang kurang satu cm dan dua cm ga perlu semua tiang saya ukur, terang wartawan tersebut. (Tim)

Berita Terkait

Sistem Notulen Rapat Berbasis _Speech-to-Text_ untuk Meningkatkan Efisiensi Dokumentasi Rapat di Sekretariat DPRD Kabupaten Lebak
Warga Warujaya Keluhkan Banjir Tahunan, Minta Pemkab Bogor Segera Bertindak
SMAN 01 Depok buka sekolah murid prestasi manusia unggul (MAUNG)
Forum Wartawan Kebangsaan Gelar Diskusi Soroti Janji Presiden Benahi MBG
Dari Meja Hukum ke Panggung Organisasi: Kiprah H. Haikal S, SH Mulai Diperhitungkan di Jakarta
Prabowo di Museum Marsinah: Saya Sedih Lihat Pejabat Nyeleweng
Prof Harris Arthur Hedar Kembali Dipercaya Jadi Komisaris Independen WIKA
Ase Edi Masturo, SE dan Kepala Kecamatan Beji Agus Sofan, ST,.MT, Lurah Kukusan, serta para Ketua RT/RW dan warga sekitar.
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 08:59 WIB

Sistem Notulen Rapat Berbasis _Speech-to-Text_ untuk Meningkatkan Efisiensi Dokumentasi Rapat di Sekretariat DPRD Kabupaten Lebak

Sabtu, 6 Juni 2026 - 20:58 WIB

Warga Warujaya Keluhkan Banjir Tahunan, Minta Pemkab Bogor Segera Bertindak

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:54 WIB

SMAN 01 Depok buka sekolah murid prestasi manusia unggul (MAUNG)

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:55 WIB

Forum Wartawan Kebangsaan Gelar Diskusi Soroti Janji Presiden Benahi MBG

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:45 WIB

Dari Meja Hukum ke Panggung Organisasi: Kiprah H. Haikal S, SH Mulai Diperhitungkan di Jakarta

Berita Terbaru

Tenar News

SMAN 01 Depok buka sekolah murid prestasi manusia unggul (MAUNG)

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:54 WIB