Korwil UPT SD Kecamatan Karang Tengah Turut Serta Meriahkan HUT Kota Tangerang Ke-30

- Jurnalis

Jumat, 24 Februari 2023 - 09:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang, Tenarnews.com,-Tangerang,- Korwil UPT SD.Negeri Dan Swasta Kecamatan Karang Tengah H.Surohman,MPd. Turut memeriahkan Acara HUT Kota Tangerang Yang bertempat di Taman Elektrik Puspem Kota Tangerang Jumat (24/2).

Surohman mengatakan Pihaknya menampilkan karya Anak Anak SD di Korwil Kecamatan Karang Tengah seperti, Kaligrafi, membuat Replika Planet, Lukisan dan Karya kerajinan lainnya.

Belum lama ini kami memenangkan lomba Kreatif berpikir dari dinas pendidikan dalam rangka memeriahkan HUT Kota Tangerang ke-39 Alham dulillah mendapat juara pertama Ujar Surohman.

Surohman Mengapresiasi Dengan adanya lomba berpikir kritis, di diharapkan anak terbiasa berpikir kritis, analytis, sehingga kedepannya mereka bisa lebih menyikapi sesuatu hal bisa berpikir logis, kritis dan analytis dan itu yang dibutuhkan untuk masa sekarang. Kemajuan suatu bangsa membutuhkan orang-orang yang berpikir demikian.

Baca Juga :  Ketua Yayasan Sekolah Bergensi Di Bogor melakukan Penipuan & Asusila Tenarnews- Bogor- B R melalui CV. Sofia Konveksi selaku Vendor menyetujui kerjasama pengadaan seragam untuk yayasan Bogor Center School ( Borcess ) berlokasi Jln.Salabemda raya Parakan Jaya Kec. Kemang yayasan pendidikan milik Mujtahidin. Di dalamnya berdiri lembaga pendidikan SD, SMP, SMK, Kerjasama ini berawal sekitar tahun 2015 bersama M selaku ketua yayasan. Barang seragam Borcess mulai di produksi dalam jumlah besar 1000 stel ke atas. Memasuki tahun 2016, seragam yang masuk dengan jumlah yang besar, dalam realisasi pembayaran sering tertunda. Sehingga pihak vendor terus dirugikan karena harus membayar bunga pinjaman ke pemberi pinjaman. Karena, sering telat bayar oleh pihak Muztahidin. Memasuki tahun 2017 akibat pembayaran M... yang Morat marit, kondisi keuangan vendor semakin melemah. Atas kesanggupan yayasan dari lisan M... B R memberanikan menyediakan asetnya sendiri ke bank BRI Syariah Kebon Jeruk untuk tambahan suntikan modal guna terus memproduksi seragam yayasan pendidikan milik M.. Dari sinilah awal petaka dimulai hingga tahun 2024 perjanjian kerjasama yang saling menguntungkan tidak terjadi. Pihak CV Sofia Konveksi gulung tikar dibuat M.. karena pembayaran yang amburadul. Sementara bank terus menagih, aset pihak vendor pun melayang. Saat ini pihak CV. Sofia Konveksi menuntut agar aset dapat dikembalikan. Yang lebih mengerikan menurut penuturan lansung B R, CV. Sofia Konveksi selaku pihak Vendor setiap menagih pembayaran saudara inisial M melakukan tindakan keji menyekapnya dan memaksa melayani nafsu bejatnya di ruangan kantor kerjanya sendiri. Ketua yayasan pendidikan yang di dalamnya terdapat ribuan anak bangsa menimba ilmu akan sangat berbahaya melihat kekejaman ketua yayasannya berani dengan sadar melakukan pelecehan terhadap seorang perempuan yang telah banyak membantu atas kemudahan yayasannya mendapatkan seragam sekolah. Perempuan yang tidak berdaya dimanfaatkan sebagai budak nafsu jahatnya. M Al Ayyubi begitulah dikenal banyak orang sebagai pemilik yayasan juga menurut penuturan beberapa sumber yang siap bersaksi telah banyak melakukan pelecehan seksual terhadap anak muridnya. Mereka yang telah dijadikan budak nafsunya enggan melapor karena sebagian diancam dan sebagian sudah dapat dibungkam dengan kekuatan uang sogokan. Saat ini B R bersama pengacara nya telah menempuh jalur hukum untuk mencari keadilan atas perkara yang menimpanya agar M... mau melunasi dan bertanggung jawab mengembalikan aset yang sudah dijaminkan ke bank BRI. Pihak kami sudah semua dipanggil oleh penyidik dan dimintai keterangan tinggal pihak M.. Sudah puluhan tahun saya mencari keadilan agar semua kerugian dan aset saya saudara M.. tanggung jawab. Saya percaya Presiden Indonesia sangat mencintai rakyatnya masih melindungi warganya yang dizolimi". Tutur nya pada media.

Saya berharap anak semakin kritis semakin kreatif dalam berpikir sehingga profil Pancasila benar benar melekat pada anak baik ketika dia sekolah maupun ada di lingkungan masyarakat atau dirumah masing masing bagaimana anak beriman dan bertaqwa kepada Tuhan yang maha Esa serta ber akhlak mulia, bisa mandiri, bergotong royong.

Berpikir dan nalar kreatif itu yang kita harapkan sehingga pameran ini memberi kesan bahwa anak memang harus berlomba untuk berpikir dan berbuat lebih banyak dan lebih maksimal.

Baca Juga :  Sistem Inventaris Berbasis Web Sederhana dengan Integrasi Spreadsheet Otomatis pada Toko Ikan untuk Otomatisasi Pencatatan Stok

Karena mereka harapan kita dalam hidup berbangsa dan bernegara

Mengenai Kenakalan dan pengaruh HP terhadap anak kami Sudah melakukan kegiatan kagiatan Keagamaan selain itu dari pihak Kepolisian juga sering mengadakan penyuluhan dan Jumat Curhat kesekolah sekolah mengenai Bahayanya Tawuran, narkoba, dll.

Selain pendidikan disekolah pengawasan di rumah juga sangat penting bagaimana orang tua bisa mendidik anak anaknya dengan baik, tutup Surohman. (GH)

Berita Terkait

Halal Bihalal UMKM Kelurahan Paninggilan Utara” UMKM Semakin Solid”
Puluhan Tokoh Sepakat Lanjutkan Gagasan Try Sutrisno, Kembali ke UUD 1945 dan Haluan Negara*
Dewan Pers Gelar Diskusi Kasus Magdalene.id, SMSI Dorong Penguatan Mekanisme Sengketa
Dewan td Kasus Magdalene.id, SMSI Dorong Penguatan Mekanisme Sengketa Jurnalistik
Dari Jakarta ke Dunia: Mengapa UU Penistaan Agama Indonesia Tertinggal dari Standar
Korban Banjir,” Warga RT 7/8 terima rembako dari Kades Warujaya
Dunia Harus Bersatu Melucuti Amerika Israel Untuk Kehidupan Yang Lebih Damai
Ir.Tinte Rosmiati Kabag Humas DPRD Terima Usulan Program Forum DPRD – Media
Berita ini 105 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 18:30 WIB

Halal Bihalal UMKM Kelurahan Paninggilan Utara” UMKM Semakin Solid”

Kamis, 16 April 2026 - 14:17 WIB

Puluhan Tokoh Sepakat Lanjutkan Gagasan Try Sutrisno, Kembali ke UUD 1945 dan Haluan Negara*

Kamis, 16 April 2026 - 14:07 WIB

Dewan Pers Gelar Diskusi Kasus Magdalene.id, SMSI Dorong Penguatan Mekanisme Sengketa

Kamis, 16 April 2026 - 13:56 WIB

Dewan td Kasus Magdalene.id, SMSI Dorong Penguatan Mekanisme Sengketa Jurnalistik

Kamis, 16 April 2026 - 09:00 WIB

Dari Jakarta ke Dunia: Mengapa UU Penistaan Agama Indonesia Tertinggal dari Standar

Berita Terbaru