Unilever Menarik Sejumlah  Sampo Karena Dapat Menyebabkan Kanker

- Jurnalis

Kamis, 27 Oktober 2022 - 06:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TenarNews, Jakarta – Unilever menarik sejumlah  sampo kering yang bersifat aerosol karena memiliki kandungan benzena yang melebihi batas. Zat tersebut diketahui berpotensi menyebabkan kanker pada manusia.

Melansir USA Today, berdasarkan informasi yang dirilis oleh Food and Drug Administration (FDA) pada Jumat (21/10), ada sekitar 19 produk dry shampoo yang ditarik dari pasaran oleh Unilever AS.
Produk-produk tersebut diproduksi sebelum Oktober 2021 dan dikeluarkan oleh brand-brand seperti sampo Dove, Nexxus, Suave, TIGI, dan TRESemme. Lantas, bagaimana di Indonesia?

Baca Juga :  Pengurus Himalo ,Laskar Sasak Jabodetabek Bantu Pemulangan 19 PMI Korban Trafficking dan 30 TKW Ilegal

Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan, dan Kosmetik, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Reri Indriani mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan pengecekan beberapa bulan lalu, dan hasilnya produk yang ditarik Unilverd dari pasar AS tidak ditemukan di Indonesia.

“Produk-produk tersebut tidak ditemukan beredar di Indonesia,” ujar Reri, dikutip dari Liputan6.com, Selasa (25/10).
Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), paparan benzena dalam waktu yang lama bisa menyebabkan beberapa gangguan kesehatan. Seperti di antaranya gangguan darah, kerusakan sumsum dan kanker terutama leukimia. Tingkat keparahan dari keracunan benzena tergantung pada jumlah dan lamanya paparan.

Baca Juga :  Di Kantor Polisi Pelaku Dianiaya Oleh Delapan Polisi

Paparannya sendiri bisa terjadi melalui pernapasan, tertelan, dan kontak pada kulit. CDC mencatat, tanda-tanda langsung dari paparan tingkat tinggi termasuk pusing, muntah, kehilangan kesadaran, hingga kematian.

Sementara itu, masyarakat yang terlanjur membeli produk dry shampoo Dove hingga TRESemme di AS diimbau untuk berhenti menggunakannya dan menghubungi Unilever melalui situs UnileverRecall.com untuk proses ganti rugi.
(Red)

Berita Terkait

Lurah Paninggilan” Beri Bingkisan Kepada Anak Balita Program Makanan Tambahan Stunting”
Belanda telah mengembalikan ratusan benda bersejarah Indonesia, termasuk ‘harta karun asal Lombok’, yang dijarah pada masa penjajahan
PELANTIKAN PIMPINAN BANK INDONESIA (BI), SEMUANYA “O̲R̲A̲N̲G̲²̲ ̲C̲H̲I̲N̲A̲”
Dua Anak Lumpuh Di Cipicung Desa Madusari Kecamatan Wanareja Sangat Diperlukan Bantuan Pemerintah.
DEREKTUR LSM GARUDA LAPOR KE LAPAS KELAS DUA MATARAM “DUGAAN KORUPSI BERJAMAAH DI PDAM LOTIM TIGA ORANG TERSANGKA DAN TERUS BERTAMBAH
Kehadiran Mie Gacoan di Kota Depok Cukup di Minati, Masyarakat Antusias
Mie Gacoan Launching di Depok Bojongsari Masyarakat Antusias
GCNI: Ajak Berkolaborasi dengan UMP.
Berita ini 138 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 27 September 2023 - 14:25 WIB

Lurah Paninggilan” Beri Bingkisan Kepada Anak Balita Program Makanan Tambahan Stunting”

Kamis, 13 Juli 2023 - 13:49 WIB

Belanda telah mengembalikan ratusan benda bersejarah Indonesia, termasuk ‘harta karun asal Lombok’, yang dijarah pada masa penjajahan

Selasa, 11 Juli 2023 - 00:32 WIB

PELANTIKAN PIMPINAN BANK INDONESIA (BI), SEMUANYA “O̲R̲A̲N̲G̲²̲ ̲C̲H̲I̲N̲A̲”

Minggu, 9 Juli 2023 - 03:14 WIB

Dua Anak Lumpuh Di Cipicung Desa Madusari Kecamatan Wanareja Sangat Diperlukan Bantuan Pemerintah.

Sabtu, 8 Juli 2023 - 00:28 WIB

DEREKTUR LSM GARUDA LAPOR KE LAPAS KELAS DUA MATARAM “DUGAAN KORUPSI BERJAMAAH DI PDAM LOTIM TIGA ORANG TERSANGKA DAN TERUS BERTAMBAH

Berita Terbaru

Tenar News

Pemkab Bogor Relokasi Ratusan PKL pasar Parung

Sabtu, 18 Apr 2026 - 17:32 WIB