Menu

Mode Gelap
Pemkab Serang Diduga Serobot Lahan Eks Pasar Kragilan Sambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1445 H,Warga Himalo Diaspora Gelar Doa Bersama Peradi Nusantara Berkomitmen untuk Menjadi Advokat Spesialis dengan Dukungan Ombudsman RI Konsolidasi dan Silaturahmi antara DPN dan DPD Peradi Nusantara Provinsi Jawa Barat Taufik Bagus Murdianto Calek NasDem Dapil III DKI Jakarta Konsen Terhadap Kesehatan

Ekonomi · 28 Des 2021 02:37 WIB ·

TELAN DANA MILYARAN, DIDUGA PROYEK JEMBATAN DESA LUBUK ULAK BELUM MENCAPAI 80%


 TELAN DANA MILYARAN, DIDUGA PROYEK JEMBATAN DESA LUBUK ULAK BELUM MENCAPAI 80% Perbesar

TENARNEWS TV9
Empat Lawang./SUMSEL. Sumatera Selatan. Telan Dana Milyaran Jembatan Gantung Wilayah II (dua) Provinsi Sumatera Selatan, Kabupaten Empat Lawang tepatnya di Desa Lubuk Ulak Kecamatan Muara Pinang. Diduga baru mencapai lebih kurang 70%, berdasarkan hasil temuan di lapangan, Minggu 26 – Desember 2021.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Lembaga Komunitas Pengawas Korupsi (L-KPK) Kabupaten Empat Lawang didampingi oleh anggota Satgas Intel dan Investigasi Provinsi Sumatera Selatan. Karena mendapat informasi keluhan dari masyarakat tentang pembangunan Jembatan Gantung yang berada di Desa Lubuk Ulak. Mulai dari lambannya pekerjaan karena sudah tiga (3) kali pergantian tukang, pemasangan beronjong dan perapian jalan menuju jembatan yang digunakan warga menuju perkebunan.

Informasi itu menghantarkan kami untuk membuktikan, sehingga berdasarkan hasil temuan kontrol sosial di lapangan bahwasannya keluhan tersebut tentang kegiatan pembangunan Jembatan Gantung Wilayah II (dua) Provinsi Sumatera Selatan, Kabupaten Empat Lawang, tepatnya berada di Desa Lubuk Ulak, Kecamatan Muara Pinang, diduga baru mencapai 70%” Papar Yulizar.

Sambung dia, pembangunan jembatan dengan nomor kontrak HK 0201-PJN2SS.4/70.5. Tanggal Kontrak 12 April 2021, Nilai Kontrak Rp. 3.011.257.000.00’ (Tiga Milyar Sebelas Juta Dua Ratus Lima Puluh Tujuh Juta Rupiah). Waktu Pelaksanaan 240 (Dua Ratus Empat Puluh) Hari Kalender” Jelas Ketua Lembaga KPK.

Sekarang sudah tanggal 26 Desember, namun di lapangan untuk pemasangan lantai baru sebagian, kemudian untuk pagar jembatan kiri kanan satu pun belum ada yang terpasang, tembok penahan Bronjong untuk pondasi masih juga belum selesai dan jalan penghubung menuju jembatan belum selesai dirapikan” Tegas Yulizar.

Penyedia jasa PT. DAWAS GEMILANG MANDIRI dengan Konsultan Supervisi PT. SEECONS KSO saat dikonfirmasi melalui Pelaksana Kegiatan (PK) saat dimintai keterangan ia menerangkan bahwa progres saat ini mencapai 90% dan perpanjangan waktu per 31 Desember akan mencapai 95% dan sisanya pakai jaminan pelaksanaan” Terang yang menyebut dirinya selaku PK.

Lembaga Komunitas Pengawas Korupsi (L-KPK) meminta agar pihak terkait yaitu PUPR melalui PPTK Wilayah II (dua) Provinsi Sumatera Selatan untuk dapat mengroscek langsung ke lapangan. Dan kami selaku Lembaga KPK bersama rekan awak media akan selalu mengawal pekerjaan ini karena jembatan ini azas manfaatnya untuk kepentingan masyarakat banyak menuju perkebunan supaya kualitas jembatan ini bertahan dengan jangka panjang sesuai yang diharapkan masyarakat.

Jurnalis (APRIANTO, ST)

Artikel ini telah dibaca 65 kali

Baca Lainnya

Proyek Renovasi Kantor Gubernur NTB Dikerjakan Awal Agustus

22 Juli 2024 - 16:25 WIB

KOPERASI HKTI MINTA KORPORASI PERKEBUNAN TIDAK SEMENA MENA TERHADAP PETANI

17 Juli 2024 - 15:03 WIB

“SANG MUALLAF ” KISAH MENARIK UNTUK DI BACA DAN DI RENUNGKAN.

17 Juli 2024 - 05:46 WIB

DPRD Depok Gelar Rapat Paripurna, Persetujuan Raperda LPJ Anggaran 2023

16 Juli 2024 - 14:32 WIB

TRAMP Siap Hijaukan Dan Bersihkan Bantaran Sungai

16 Juli 2024 - 06:14 WIB

Daftar Kekayaan 34 Kapolda se-Indonesia, Ada yang 23 Miliar, Cek Sekarang

15 Juli 2024 - 12:14 WIB

Trending di Tenar News