Menteri Karding Kaji Pengiriman PMI ke Arab Saudi karena Gaji Kecil 

- Jurnalis

Jumat, 27 Desember 2024 - 13:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Mataram – Tenarnews. com,-Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PPMI), Abdul Kadir Karding, meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Barat (NTB) mengkaji negara tujuan PMI yang tidak memberikan kesejahteraan memadai kepada pekerja, seperti Arab Saudi. Bila perlu menyetop pengiriman PMI ke sana.
“Ke depan, Arab Saudi kami kaji. Ada dua hal yang mau kami perkuat, pertama, gaji harus tinggi, dan kedua, perlindungan kesehatan serta tenaga kerja minimal seperti di Taiwan dan Hong Kong,” ujar Karding saat kunjungan kerja di Mataram, baru-baru ini ,Menteri PPMI Minta NTB Perbaiki Tata Kelola Pekerja Migran
Jika Arab Saudi tidak menyetujui kenaikan gaji dan perlindungan yang lebih baik, Karding meminta Pemprov NTB menghentikan pengiriman PMI ke negara te

Baca Juga :  Walid” UIN Mataram Dilaporkan ke Polisi, Diduga Cabuli Mahasiswinya

“Kalau Arab Saudi bisa memenuhi syarat, kami kirim lagi. Tapi standarisasi domestik worker harus lebih khusus, dengan perjanjian bilateral yang detail untuk perlindungan maksimal,” jelasnya.

Menurut Karding, perjanjian bilateral dengan negara-negara seperti Arab Saudi, Malaysia, dan Brunei Darussalam perlu dievaluasi karena ketiga negara tersebut dianggap tidak mampu menjamin kesejahteraan dan perlindungan bagi PMI.”Undang-undang sebenarnya melarang kerja sama dengan negara-negara itu. Namun, banyak PMI berangkat secara personal, sehingga pemerintah hanya bisa mensosialisasikan risiko menjadi PMI nonprosedural,” katanya. Kementerian PPMI Dorong Pemda Alokasikan Subsidi Pelatihan Pekerja Migran
Karding menambahkan bahwa meski menghadapi berbagai tantangan, PMI telah berkontribusi besar terhadap pengurangan pengangguran di Indonesia. Saat ini, kebutuhan PMI dengan keterampilan (skill) mencapai satu juta orang per tahun, namun Indonesia baru mampu memenuhi 267 ribu.

Baca Juga :  Mike Tyson berkata dalam buku tentang kisah Hidupnya

“Saya membayangkan jika kita bisa mengirim 500 ribu PMI setiap tahun, banyak pengangguran yang bisa terurai. Apalagi untuk PMI dengan skill tinggi, gajinya sangat sejahtera,” katanya.

Ia mencontohkan gaji PMI di Jepang yang mencapai Rp 20 juta-Rp 25 juta per bulan dan di Korea Selatan sekitar Rp 15 juta-Rp 23 juta per bulan. Menurutnya, besaran gaji tersebut sangat mendukung peningkatan kesejahteraan para pekerja migran. ( Tim )

Berita Terkait

Diskusi Forum Kebangsaan; Pertambangan Harus Dikelola Anak Bangsa
Sekjen PASPROBO: *”Dukung Ketegasan Presiden Prabowo”*
Sistem Notulen Rapat Berbasis _Speech-to-Text_ untuk Meningkatkan Efisiensi Dokumentasi Rapat di Sekretariat DPRD Kabupaten Lebak
Warga Warujaya Keluhkan Banjir Tahunan, Minta Pemkab Bogor Segera Bertindak
SMAN 01 Depok buka sekolah murid prestasi manusia unggul (MAUNG)
Forum Wartawan Kebangsaan Gelar Diskusi Soroti Janji Presiden Benahi MBG
Dari Meja Hukum ke Panggung Organisasi: Kiprah H. Haikal S, SH Mulai Diperhitungkan di Jakarta
Prabowo di Museum Marsinah: Saya Sedih Lihat Pejabat Nyeleweng
Berita ini 142 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 11:16 WIB

Diskusi Forum Kebangsaan; Pertambangan Harus Dikelola Anak Bangsa

Minggu, 7 Juni 2026 - 10:23 WIB

Sekjen PASPROBO: *”Dukung Ketegasan Presiden Prabowo”*

Minggu, 7 Juni 2026 - 08:59 WIB

Sistem Notulen Rapat Berbasis _Speech-to-Text_ untuk Meningkatkan Efisiensi Dokumentasi Rapat di Sekretariat DPRD Kabupaten Lebak

Sabtu, 6 Juni 2026 - 20:58 WIB

Warga Warujaya Keluhkan Banjir Tahunan, Minta Pemkab Bogor Segera Bertindak

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:54 WIB

SMAN 01 Depok buka sekolah murid prestasi manusia unggul (MAUNG)

Berita Terbaru

Tenar News

Sekjen PASPROBO: *”Dukung Ketegasan Presiden Prabowo”*

Minggu, 7 Jun 2026 - 10:23 WIB

Tenar News

SMAN 01 Depok buka sekolah murid prestasi manusia unggul (MAUNG)

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:54 WIB