DIANTAR KETUA MUI PAPUA DUA KADER DAI ASAL PAPUA PERDALAM ISLAM DI PMI DEA MALELA

- Jurnalis

Senin, 28 Juni 2021 - 05:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, TenarNews –
Payage adalah muallaf asal Papua. Setelah masuk Islam berganti nama Saiful Islam Payage. Kini populer disebut Ustadz Payage. Ia dai, sekaligus Ketua Umum Majlis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Papua. Malam Minggu tadi, 26 Juni 2021, ia tiba di Pesantren Modern Internasional Dea Malela (PMI Dea Malela) beserta istri dan dua kader mujahid mujahidah dari Papua untuk menuntut ilmu di pesantren di bawah pengasuh Din Syamsuddin.

Kunjungannya disambut spesial oleh Pimpinan PMI Dea Malela, Dea Guru Ahmad Nahid, dalam suasana penuh kekeluargaan.

Ustadz Payage sebelumnya penganut Kristen Protestan, bahkan ayahnya hingga kini masih mengemban misi Nasrani, seorang pendeta ternama di bumi paling timur Indonesia.

Baca Juga :  Tokoh Pers Nasional Prof.Dr H. Salim Said Meninggal Dunia, PWI: Indonesia Kehilangan Tokoh Pers
Ustadz Payage bersama istri dan dua kader dai papua foto bersama pimpinan PMI Dea Malela

Karirnya mulai dikenal luas, saat mewakili Papua dalam ajang Lomba Dai di salah satu stasiun TV swasta pertama di Indonesia.

Meskipun hanya sebentar untuk mengantar ke 2 kader tersebut, namun Ustadz Payage sempat memberikan tausiyah dan motivasi di hadapan para santri satriwati usai sholat shubuh berjamaah di masjid.

Dalam pesannya, Payage menyampaikan yang pertama, sebagai santri harus bangga menjadi pemeluk agama Islam sebagai “Din” (agama) terakhir yang sempurna. Para santri harus memiliki gairah semangat dalam menjunjung tinggi nilai nilai ajaran Islam dan menerapkannya dalam kehidupan sehari hari.

Baca Juga :  Majelis Tak'lim Wartawan Kota Depok Gelar Bukber dan Santunan Yatim di balai wartawan

Yang kedua, manfaatkanlah luasnya lautan ilmu dalam ajaran Islam melalui pesantren, untuk digali dan dipelajari sebagai bekal menghadapi masa depan sebagai khalifah fil ardhi.

Kampus PMI Dea Malela di Pemangong, Sumbawa

Sebelum meninggalkan kampus Olat Utuk, Ust Payage berharap dua kader Papua ini dapat mengikuti proses pendidikan dan pengajaran di PMI Dea Malela dengan baik dan istiqomah.

Selanjutnya, ia juga ingin agar di tahun tahun yang akan datang, bisa mengirim kader lebih banyak di PMI Dea Malela yang berlokasi di kawasan Olat Utuk, Dusun Pemangong, Lenangguar, 40 kilometer di belasahan selatan Sumbawa Besar, ibukota Kabupaten Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat. (DM 02)

Berita Terkait

Warga Warujaya Keluhkan Banjir Tahunan, Minta Pemkab Bogor Segera Bertindak
SMAN 01 Depok buka sekolah murid prestasi manusia unggul (MAUNG)
Forum Wartawan Kebangsaan Gelar Diskusi Soroti Janji Presiden Benahi MBG
Dari Meja Hukum ke Panggung Organisasi: Kiprah H. Haikal S, SH Mulai Diperhitungkan di Jakarta
Prabowo di Museum Marsinah: Saya Sedih Lihat Pejabat Nyeleweng
Prof Harris Arthur Hedar Kembali Dipercaya Jadi Komisaris Independen WIKA
Ase Edi Masturo, SE dan Kepala Kecamatan Beji Agus Sofan, ST,.MT, Lurah Kukusan, serta para Ketua RT/RW dan warga sekitar.
Abah Uhel: Kejatuhan Seorang Teladan, Presiden Forum Kebangsaan
Berita ini 288 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 20:58 WIB

Warga Warujaya Keluhkan Banjir Tahunan, Minta Pemkab Bogor Segera Bertindak

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:54 WIB

SMAN 01 Depok buka sekolah murid prestasi manusia unggul (MAUNG)

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:55 WIB

Forum Wartawan Kebangsaan Gelar Diskusi Soroti Janji Presiden Benahi MBG

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:45 WIB

Dari Meja Hukum ke Panggung Organisasi: Kiprah H. Haikal S, SH Mulai Diperhitungkan di Jakarta

Sabtu, 16 Mei 2026 - 11:31 WIB

Prabowo di Museum Marsinah: Saya Sedih Lihat Pejabat Nyeleweng

Berita Terbaru

Tenar News

SMAN 01 Depok buka sekolah murid prestasi manusia unggul (MAUNG)

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:54 WIB

Tenar News

Prabowo di Museum Marsinah: Saya Sedih Lihat Pejabat Nyeleweng

Sabtu, 16 Mei 2026 - 11:31 WIB