Pemborong dan Anak Buah Terkatung Diproyek Kantor KelurahanPondok Petir Depok Jabar

- Jurnalis

Senin, 19 Desember 2022 - 02:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Depok, Tenarnewstv9: Pemborong dan beberapa anak buahnya dengan terpaksa tidak bisa pulang Kampung di Blora Jawa Tengah (Jateng) lantaran borongan kerjaannya belum dibayar oleh Kontraktor proyek pembangunan Gedung Kantor Kelurahan Pondok Petir, Kecamatan Bojongsari Kota Depok. Demikian dikatakan pemborong proyek.

“Saya bersama sejumlah anak buah sudah seminggu lebih terkatung-katung disini lantaran borongan Pekerjaan saya sampai hari ini belum dibayar padahal kerjaan sudah selesai,
” terang kepala pemborong tersebut kepada media ini.

Baca Juga :  Jelang Hari Ke bebasan Pers Sedunia SWI Depok Gelar Dialog Publik

“Kami diombang ambing oleh mereka, lempar sana sini. masih untung ada warung makan yang boleh ngutang Kalau tidak, Kami bisa mati kelaparan disini,” tambahnya.

Lebih jauh dia mengungkapkan, sebagian kecil memang sudah di bayarkan oleh pihak kontraktor, namun selebihnya yang untuk di bawa pulang ke kampung belum dibayar, ungkapnya.

Terkait Polemik diproyek pembangunan gedung Kelurahan Pondok Petir ini, pihak lurah siap membantu untuk menanyakan Kepada pihak kontraktor proyek.

“Saya tidak mau ada pekerja yang terlantar diproyek kantor kelurahan Pondok Petir,” tegas Lurah Pondok Petir, Suhendar, Senin (19/12/2022)

Baca Juga :  Dewan Pers: Bukan Soal Status Kompeten dan Terverifikasi, Paling Penting Wartawan Harus Pedomani KEJ

Lebih lanjut dikatakannya, selaku Kepala kantor Kelurahan Pondok petir, dirinya sudah bertanya kepada pihak konsultan.

“Kata Konsultannya, Imam sudah diselesaikan. Kalau dia bohong ya ramein aja bang, ” tegas Lurah Kepada awak media

Sementara itu hingga berita ini ditayangkan belum ada respon dari pihak Pemenang lelang proyek senilai RP. 5 miliar lebih tersebut. ( tim Tenarnews)

Berita Terkait

Sistem Notulen Rapat Berbasis _Speech-to-Text_ untuk Meningkatkan Efisiensi Dokumentasi Rapat di Sekretariat DPRD Kabupaten Lebak
Warga Warujaya Keluhkan Banjir Tahunan, Minta Pemkab Bogor Segera Bertindak
SMAN 01 Depok buka sekolah murid prestasi manusia unggul (MAUNG)
Forum Wartawan Kebangsaan Gelar Diskusi Soroti Janji Presiden Benahi MBG
Dari Meja Hukum ke Panggung Organisasi: Kiprah H. Haikal S, SH Mulai Diperhitungkan di Jakarta
Prabowo di Museum Marsinah: Saya Sedih Lihat Pejabat Nyeleweng
Prof Harris Arthur Hedar Kembali Dipercaya Jadi Komisaris Independen WIKA
Ase Edi Masturo, SE dan Kepala Kecamatan Beji Agus Sofan, ST,.MT, Lurah Kukusan, serta para Ketua RT/RW dan warga sekitar.
Berita ini 493 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 08:59 WIB

Sistem Notulen Rapat Berbasis _Speech-to-Text_ untuk Meningkatkan Efisiensi Dokumentasi Rapat di Sekretariat DPRD Kabupaten Lebak

Sabtu, 6 Juni 2026 - 20:58 WIB

Warga Warujaya Keluhkan Banjir Tahunan, Minta Pemkab Bogor Segera Bertindak

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:54 WIB

SMAN 01 Depok buka sekolah murid prestasi manusia unggul (MAUNG)

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:55 WIB

Forum Wartawan Kebangsaan Gelar Diskusi Soroti Janji Presiden Benahi MBG

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:45 WIB

Dari Meja Hukum ke Panggung Organisasi: Kiprah H. Haikal S, SH Mulai Diperhitungkan di Jakarta

Berita Terbaru

Tenar News

SMAN 01 Depok buka sekolah murid prestasi manusia unggul (MAUNG)

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:54 WIB