Kasus Korupsi DLH Tangsel Mandek; Penegakan Hukum Tumpul ke Atas?

- Jurnalis

Kamis, 6 November 2025 - 09:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang Selatan,-Tenarnews-media cyber Indonesia,-Kasus dugaan korupsi proyek pengelolaan sampah di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tangerang Selatan (Tangsel) senilai Rp75,94 miliar masih menggantung. Meskipun Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten telah memeriksa beberapa saksi, belum ada tersangka yang ditetapkan hingga saat ini. Publik mulai curiga dan bertanya-tanya: apa yang sedang terjadi di Kejati Banten?

Proses hukum kasus ini telah dimulai sejak awal 2025, dengan bukti yang menunjukkan adanya praktik korupsi yang merugikan negara senilai Rp25 miliar. Tim Kejati Banten telah melakukan penggeledahan di kantor DLH Tangsel dan menyita dokumen-dokumen terkait. Namun, sampai saat ini, belum ada tindakan tegas seperti menetapkan tersangka atau mengungkap aktor utama dari skandal ini.

Kami, sebagai mahasiswa dan aktivis yang peduli terhadap pemberantasan korupsi, prihatin dengan proses hukum yang berlangsung saat ini. Mengapa kasus ini berjalan sangat lamban dibandingkan dengan kasus-kasus lain yang ditangani oleh Kejaksaan Tinggi Banten?

Baca Juga :  Tanah lokasi Peruntukan Makam umum disoal," Tukino tuntut hak tanahnya

Seringkali, penggeledahan dan pemeriksaan saksi dapat membantu Kejati untuk menetapkan tersangka dalam kasus korupsi. Namun, ada kasus yang membutuhkan lebih banyak waktu dan bukti sebelum keputusan akhir dapat dibuat. Ini bisa membuat masyarakat menjadi gelisah dan mengetuk jari mereka menunggu hasil yang tidak kunjung datang.

Halimah Humayrah Tuanaya, seorang dosen hukum pidana di Universitas Pamulang, menyoroti pentingnya transparansi dalam proses hukum. Menurutnya, masyarakat harus terus memantau perkembangan kasus tersebut dan memastikan bahwa proses hukum berjalan secara transparan dan akuntabel.

Warga Tangsel berhak mengetahui perkembangan kasus ini dan kami tidak ingin melihatnya berakhir dengan impunitas lagi. Kami mendukung semua upaya yang dilakukan untuk mengusut tuntas kasus ini hingga ke akar-akarnya, demi keadilan bagi masyarakat. Seperti banyak kasus korupsi lainnya, pelaku harus diadili sesuai hukum yang berlaku dan kami berharap agar hal ini dapat terjadi dalam kasus ini.

Baca Juga :  "KISAH TUKANG BECAK"

Jika Kejati Banten tidak menunjukkan keseriusan dalam menangani perkara ini, kami akan mengambil tindakan. Mahasiswa dan masyarakat akan terus memperhatikan kasus ini dan bahkan dapat melakukan aksi nyata untuk mendorong pihak berwenang agar bertindak dengan tegas. Tidak ada tempat untuk kelambanan atau ketidaktertarikan dalam penegakan hukum yang adil.

Kami tidak ingin kata-kata kosong belaka tentang keadilan. Kami menuntut agar Kejati Banten segera bertindak dan tidak hanya berbicara saja. Penerapan hukum yang transparan dan adil adalah satu-satunya cara untuk memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap kejaksaan.

Kami akan terus memantau dan memastikan bahwa masalah ini tidak dibiarkan terhenti begitu saja. Jika tidak ada perkembangan yang signifikan dalam waktu dekat, kami siap untuk melakukan protes di jalan-jalan demi mendapatkan keadilan bagi rakyat. Kami akan memastikan bahwa para koruptor tidak bisa terus bersembunyi di balik kekuasaan tanpa pertanggung jawaban! ( Red)

Berita Terkait

Sekjen PASPROBO: *”Dukung Ketegasan Presiden Prabowo”*
Sistem Notulen Rapat Berbasis _Speech-to-Text_ untuk Meningkatkan Efisiensi Dokumentasi Rapat di Sekretariat DPRD Kabupaten Lebak
Warga Warujaya Keluhkan Banjir Tahunan, Minta Pemkab Bogor Segera Bertindak
SMAN 01 Depok buka sekolah murid prestasi manusia unggul (MAUNG)
Forum Wartawan Kebangsaan Gelar Diskusi Soroti Janji Presiden Benahi MBG
Dari Meja Hukum ke Panggung Organisasi: Kiprah H. Haikal S, SH Mulai Diperhitungkan di Jakarta
Prabowo di Museum Marsinah: Saya Sedih Lihat Pejabat Nyeleweng
Prof Harris Arthur Hedar Kembali Dipercaya Jadi Komisaris Independen WIKA
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 10:23 WIB

Sekjen PASPROBO: *”Dukung Ketegasan Presiden Prabowo”*

Minggu, 7 Juni 2026 - 08:59 WIB

Sistem Notulen Rapat Berbasis _Speech-to-Text_ untuk Meningkatkan Efisiensi Dokumentasi Rapat di Sekretariat DPRD Kabupaten Lebak

Sabtu, 6 Juni 2026 - 20:58 WIB

Warga Warujaya Keluhkan Banjir Tahunan, Minta Pemkab Bogor Segera Bertindak

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:54 WIB

SMAN 01 Depok buka sekolah murid prestasi manusia unggul (MAUNG)

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:55 WIB

Forum Wartawan Kebangsaan Gelar Diskusi Soroti Janji Presiden Benahi MBG

Berita Terbaru

Tenar News

Sekjen PASPROBO: *”Dukung Ketegasan Presiden Prabowo”*

Minggu, 7 Jun 2026 - 10:23 WIB

Tenar News

SMAN 01 Depok buka sekolah murid prestasi manusia unggul (MAUNG)

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:54 WIB