Tas Tenun Sultra Hadir di Kreasi Bhayangkari Nusantara 2025 di JICC

- Jurnalis

Sabtu, 26 Juli 2025 - 09:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta,TeNarnews.Com. Ketua serta Pengurus Daerah Bhayangkari Provinsi Sulawasi Tenggara (Sultra) turut ambil bagian di Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara (KBN) 2025.

Agenda yang mengusung tema, “Sinergitas Bhayangkari bersama UMKM mendorong bersama Ekonomi Bangsa” yang di gelar di Jakarta Internasional Convention Center (JICC) Senayan, Kamis 24 juli 2025.

Pengurus Daerah Bhayangkari Sultra di Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara kesempatan ini, menampilkan sejumlah produk kerajinan unggulan seperti Tas tenun Sultra, kain tradisional batik tenun khas sultra, aksesoris dan cemilan berupa kripik kripik yang di datangkan langsung dari daerah sultra.

Salah satunya adalah tas tenun yang menonjolkan lebih kepada khas tenun konawe dan tenun konawe selatan yang kaya akan nilai filosofinya membuat simbol kearifan lokal yang membawa nilai budaya.

Dengan motif etnik, bahwa setiap motif memiliki keindahan dan estetika yang memberikan nilai nilai adat dan kepercayaan suku di daerah sultra.

Ketua Bhayangkari daerah Sultra, Ibu Yani DA Widjanarko kepada media menyatakan, produk tas tenun wanita yang di tampilkan di Bazar KBN kali ini adalah salah satu produk unggulan (tas) tenun yang belum pernah sebelumnya di tampilkan dengan gambar sepasang pengantin adat kendari.

Baca Juga :  KETUA WN 88 SUB UNIT 02 BOGOR RAYA ,PEDULI ANAK YATIM & DHUAFA

Produk unggulan (tas) terbuat dari bahan kain tradisional atau tenun yang simple namun roomy, dengan kualitas jahit yang kuat dan rapi.

Kemudian bagi kalangan pencinta fashion tas ini dapat digunakan di luar rumah atau sekadar haging out karena desain yang unik kaya akan budaya dan menjadi pilihan tepat bagi yang ingin tampil modis dan melestarikan budaya Indonesia.

Selain tas tenun, lanjut Isteri Kapolda Sultra, boothnya juga memperkenalkan beberapa corak kain batik tenun yang di miliki dari masing masing Kab/kota yang ada di daerah sultra yang tentunya tidak kalah indah dari daerah lain di negeri ini.

Seperti, kain tenun dari kab bombana yang terkenal dengan motif cengkeh, kemudian kain tenun kab muna yang lebih condong ke motif hasil laut serta kain tenun tolaki dengan motif bintang bintang.
Kemudian ada juga aksesoris (kalung) dari baubau atau buton dengan motif dominan garis dan kotak.

Baca Juga :  DPRD BENGKULU SEGERA BERTINDAK

Selain itu ada juga di perkenalkan produk unggulan lainnya berupa kuliner atau cemilan ringan khas daerah sultra seperti kacang mete, kripik mete, kripik jagung keju, kripik pisang yang semuanya di kemas dalam berbagai varian rasa yakni gurih, pedas dan manis dengan harga jual yang terjangkau.

Menurut Ibu Yani DA Widjanarko, beberapa desainer Indonesia menggunakan kain batik tenun sultra dalam rancangannya, namun tidak di produksi oleh pengrajin di sultra.

Untuk itu pihaknya saat ini membangun kerjasama dengan Dekranasda Provinsi sultra agar bisa membantu mengembangkan pertumbuhan produk kerajinan masyarakat daerah sultra yang memiliki kekayaan seni dan budaya lokal yang kemudian harus di promosikan agar lebih di kenal.

“Dengan adanya bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara seperti saat ini, kami berharap masyarakat Indonesia tahu bahwa daerah sultra memiliki kain tradisional tenun dengan ragam corak dan motif unik khas daerah sultra yang tidak kalah bagus dengan daerah lain di negeri ini, ” pungkas Ibu Yani.(dp)

Berita Terkait

Sistem Notulen Rapat Berbasis _Speech-to-Text_ untuk Meningkatkan Efisiensi Dokumentasi Rapat di Sekretariat DPRD Kabupaten Lebak
Warga Warujaya Keluhkan Banjir Tahunan, Minta Pemkab Bogor Segera Bertindak
SMAN 01 Depok buka sekolah murid prestasi manusia unggul (MAUNG)
Forum Wartawan Kebangsaan Gelar Diskusi Soroti Janji Presiden Benahi MBG
Dari Meja Hukum ke Panggung Organisasi: Kiprah H. Haikal S, SH Mulai Diperhitungkan di Jakarta
Prabowo di Museum Marsinah: Saya Sedih Lihat Pejabat Nyeleweng
Prof Harris Arthur Hedar Kembali Dipercaya Jadi Komisaris Independen WIKA
Ase Edi Masturo, SE dan Kepala Kecamatan Beji Agus Sofan, ST,.MT, Lurah Kukusan, serta para Ketua RT/RW dan warga sekitar.
Berita ini 44 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 08:59 WIB

Sistem Notulen Rapat Berbasis _Speech-to-Text_ untuk Meningkatkan Efisiensi Dokumentasi Rapat di Sekretariat DPRD Kabupaten Lebak

Sabtu, 6 Juni 2026 - 20:58 WIB

Warga Warujaya Keluhkan Banjir Tahunan, Minta Pemkab Bogor Segera Bertindak

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:54 WIB

SMAN 01 Depok buka sekolah murid prestasi manusia unggul (MAUNG)

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:55 WIB

Forum Wartawan Kebangsaan Gelar Diskusi Soroti Janji Presiden Benahi MBG

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:45 WIB

Dari Meja Hukum ke Panggung Organisasi: Kiprah H. Haikal S, SH Mulai Diperhitungkan di Jakarta

Berita Terbaru

Tenar News

SMAN 01 Depok buka sekolah murid prestasi manusia unggul (MAUNG)

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:54 WIB