PROYEK HILIRISASI PRODUK FREEPORT JADI KENYATAAN

- Jurnalis

Rabu, 20 Juli 2022 - 01:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: Dahlan Iskan


Senin 18-07-2022,04:00 WIB

INILAH salah satu monumen besar Presiden Jokowi: proyek hilirisasi produk Freeport. Jadi kenyataan.

Saya ke lokasi proyek itu pekan lalu. Saya ingin tahu apakah rencana besar itu benar-benar dilaksanakan.

Dari proyek ini akan dihasilkan 30 ton emas murni. Juga 600.000 ton tembaga. Dengan kemurnian 99,9 persen. Lalu perak, 200 ton. Masih banyak produk lain seperti platinum dan paladium. Hampir semua produk kimia tambang dihasilkan di situ. Kecuali lithium.
Lokasi proyek ini di Gresik, dekat Surabaya. Yakni di kawasan industri Jiipe: Java Integrated Industrial Port Estate. Di pinggir laut. Di bibir Selat Kamal.

Dari Jiipe ini bisa terlihat, dengan jelas, sisi barat Pulau Madura.

Proyek Jiipe ini seluas 3.000 hektare. Dulunya tambak tradisional. Ditambah hasil reklamasi seluas 400 hektare. Di tanah reklamasi inilah pelabuhan Jiipe dibangun. Pelabuhannya dalam: draftnya 14 meter. Kapal kelas Panamax bisa sandar di sini.

Tahap pertama pelabuhan itu sudah jadi. Bahkan sudah difungsikan. Material proyek banyak yang didatangkan lewat pelabuhan baru ini.
Berarti, ke depan, seluruh kondensat dari Freeport di Papua dikapalkan ke lokasi ini. Tidak lagi dikirim ke berbagai negara seperti Jepang dan Korea.
Di Jiipe, kondensat itu diproses. Menghasilkan emas. Juga tembaga. Juga perak. Juga hasil tambang lainnya.
Kapan semua itu bisa dilakukan di Jiipe Gresik? Paling lambat pertengahan 2024. Sebelum Pilpres. Kalau terus dikebut.

Presiden Jokowi masih akan sempat meresmikannya.
Presiden Jokowi sudah tiga kali ke Jiipe. Sejak peletakan batu pertama. Perkembangan proyeknya terus dimonitor. Tentu Presiden Jokowi sendiri yang akan meresmikannya kelak.

Proyek itu kini memang lagi dikebut. Tiang-tiang pancang lagi dihujamkan ke bumi. Diperlukan 22.000 titik pancang di proyek itu. Tiap titik tidak hanya satu tiang pancang. Bisa tiga atau empat. Betapa larisnya produk tiang pancang Adhi Karya maupun Wijaya Karya. Apalagi kedalaman pancang itu bisa 45 meter.
Tidak semua lahan Jiipe untuk Freeport. Tapi lahan untuk hilirisasi produk Freeport itu luas sekali. Seluas 1 km2. Atau 100 hektare. Tahun depan, ketika proyek mencapai tahap puncak, sekitar 14.000 karyawan akan bekerja di situ.
Intinya, hilirisasi Freeport ini tidak lagi hanya gagasan atau keputusan. Sudah sedang dilaksanakan.

Baca Juga :  Presiden RI: Kejaksaan Menunjukkan Taringnya Dalam Penyelesaian Kasus Korupsi Besar

Keputusan hilirisasi semua produk tambang itu sebenarnya sudah diputuskan tahun 2008. Waktu itu Freeport sudah lebih ”maju” dari sektor nikel atau bauksit. Setidaknya Freeport sudah mengolah tanah Papua yang dikeruk itu (ore) menjadi kondensat. Pengolahannya dilakukan di dekat Timika. Kondensat itu diekspor. Lewat pelabuhan Timika.
Waktu itu, nikel dan bauksit masih ekspor dalam bentuk tanah dan air (ore). Hanya sebagian kecil yang diolah oleh PT Antam.
Dunia nikel terus berusaha mengulur waktu, agar tetap dibolehkan ekspor ore. Pemerintah awalnya gentar. Takut kehilangan penghasilan devisa.
Kini setelah dipaksakan, hilirisasi nikel harus dicatat sebagai sukses besar. Meninggalkan Freeport.
Lalu giliran Freeport yang harus mengejar. Awalnya Freeport berusaha mengulur waktu. Agar tetap diizinkan ekspor dalam bentuk kondensat. Alasannya: Freeport kan sudah mengolah ore menjadi kondensat.
Dalam proses ore menjadi kondensat ini Freeport hanya mengambil sekitar 30 persennya. Sisanya ditinggal di Papua. Dalam bentuk limbah hasil cucian.

Setelah saham Freeport dikuasai Indonesia (51 persen) keputusan hilirisasi itu pindah ke tangan pemegang saham mayoritas.
Done!
Diputuskanlah hilirisasi 100 persen. Dilakukan di dalam negeri. Di Gresik. Di Jiipe.
Kawasan industri Jiipe ini milik dua kongsi: PT AKR Group (60 persen) dan BUMN Pelindo (40 persen). Tapi kepemilikan kawasan pelabuhannya dibalik: Pelindo 60 persen, AKR 40 persen.
Kini sudah banyak industri yang masuk ke Jiipe. Sari Roti pun sudah punya pabrik di sana. Saya baru tahu bahwa Sari Roti itu perusahaan Jepang. Berkongsi dengan Salim Group.
Bank Indonesia juga akan membangun gedung di sini: lahannya 17 hektare. Grup Djarum pun sudah masuk. Mungkin untuk masa depan industri elektroniknya yang maju pesat.
“Dengan adanya bahan baku seperti emas, tembaga, dan perak di sini, pabrik-pabrik yang terkait bahan baku itu baiknya ke sini,” ujar Naresh Anchalia, direktur operasi Jiipe. Ke hilirnya banyak sekali turunannya.
Tentu hasil terbanyak proyek Freeport itu nanti adalah slak. Jumlahnya bisa 1,1 juta ton/tahun. Sebenarnya ini jenis limbah. Tapi limbah itu ada harganya. Pabrik semen sangat membutuhkan. Industri konstruksi memerlukannya: 1,1 juta ton tahun.
AKR adalah perusahaan lama. Milik orang Surabaya: Soegiarto Adikoesoemo. Di tahun 1970-an Soegiarto sudah mendirikan pabrik sorbitol: PT Sorini. Itu pabril sorbitol pertama di Indonesia. Bahan bakunya singkong. Sorbitol adalah bahan baku pasta gigi. Juga bahan baku obat-obatan. Agar mencapai level food grade.
Sorini lantas ekspansi ke Tiongkok. Ia mendirikan pabrik sorbitol yang lebih besar di Liuzhou, dekat Guilin.
Grup AKR terus ekspansi ke bidang kimia. Berdirilah Aneka Kimia Raya. Lalu masuk ke bahan bakar minyak. Pompa bensin terbanyak setelah Pertamina adakah milik AKR.

Baca Juga :  Operasi Ketupat Jaya Digelar mulai 23 Maret hingga 8 April 2025 Tenarnews.com, Jakarta,-Polda Metro Jaya mengerahkan 4.000 personel dalam rangka Operasi Ketupat Jaya 2025 untuk mengamankan mudik Lebaran. Sebanyak puluhan pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu didirikan di sepanjang jalur mudik "Itu semua ada pospam, maupun posyan, dan pos terpadu yang kita buat, sehingga bisa melayani masyarakat semuanya," kata Karo Ops Polda Metro Jaya Kombes Torry Kristianto kepada wartawan, Senin (17/3/2025). Torry merinci ada puluhan pospam yang didirikan petugas. Tidak hanya mengamankan jalur mudik, personel tersebut juga akan mengamankan stasiun hingga tempat wisata. "Mengantisipasi segala kemungkinan, baik itu arus mudik maupun arus balik, termasuk beberapa kegiatan ibadah kegiatan salat Id, termasuk juga kegiatan tempat-tempat rekreasi yang nantinya menjadi tujuan daripada masyarakat ketika sedang melaksanakan liburan," ujarnya. Berikut sebaran pos pengamanan jalur mudik lebaran 2025: A. Pos Pengamanan Arus Mudik Jalur Tol 1. KM 10 Tol Jakarta-Cikampek 2. Rest Area KM 19 Tol Jakarta-Cikampek 3. Simpang Cibitung KM 24 4. Cikarang Utara KM 29 5. Rest Area 39 Tol Jakarta-Cikampek 6. Rest Area Pinang KM 13.5 7. Rest Area Kunciran KM 14 8. Rest Area KM 10 Arah Bogor B. Pos Pengamanan Arus Balik Jalur Tol 1. Simpang Cibitung KM 24 2. Rest Area KM 19 B 3. Pos GT Cikunir 4. Rest Area KM 6 5. Rest Area Pinang KM 13.5 6. Rest Area Kunciran KM 14 7. KM 21 Arah Jakarta C. Pos Pengamanan Jalan Arteri 1. Arah Merak Jakarta Barat di Pospam Pos Lantas Kalideres 2. Arah Karawang a. Jakarta Timur di Pospam Hj Naman b. Bekasi Kota 1) Pospam Jl. Nur Ali Sumber Arta 2) Pospam Jl. Sultan Medan Satria 3) Pospam GT Bekasi Timur 4) Pospam Mal Ciputra b. Bekasi Kabupaten 1) Pospam Pasar Tambun atau Gedung Juang 2) Pospam Pasar Induk Cibitung 3) Pospam SGC 4) Pospam Kedungwaringin 3. Arah Bogor a. Jakarta Timur di Pospam Panasonic b. Depok 1) Pospam Terminal Jatijajar 2) Pospam Margonda 9 D. Pos Pelayanan Jalan Arteri 1. Arah Merak a. Tangerang Selatan di Posyan Bitung atau exit Tol Bitung b. Tangerang Kota di Posyan Mal Tangerang City 2. Arah Karawang Bekasi Kota a. Posyan STKA Bekasi b. Posyan Mal Giant exit Tol Bekasi Barat E. Pos Pantau Jalan Arteri 1. Arah Karawang a. Jakarta Timur 1) Pos Pantau Halim Baru 2) Pos Pantau Interchange Cawang b. Bekasi Kabupaten 1) Pos Pantau Cikarang Barat 2) Pos Pantau Telaga Asih 2. Arah Bogor Depok di Pos Pantau Bogor 9 atau exit Tol Cijago F. Pos Pengamanan Terminal 1. Terminal Bus Kampung Rambutan 2. Terminal Bus Pulogebang 3. Terminal Bus Kalideres G. Pos Pengamanan Stasiun 1. Stasiun Gambir 2. Stasiun Senen H. Pos Pengamanan Bandara 1. Bandara Soekarno-Hatta 2. Bandara Halim Perdanakusuma I. Pos Pengamanan Pelabuhan Pelabuhan Tanjung Priok J. Pos Pengamanan Tempat Wisata 1. Kebun Binatang Ragunan 2. Taman Mini Indonesia Indah (TMII) 3. Ancol 4. Monas 5. Kota Tua 6. PIK Aloha Operasi Ketupat Jaya sendiri digelar mulai 23 Maret hingga 8 April 2025. Kombes Torry berharap kegiatan Operasi Ketupat Jaya 2025 bisa berjalan lancar. Dia menegaskan operasi tersebut merupakan operasi kemanusiaan unjuk memastikan rangkaian Lebaran 2025 berjalan kondusif.(Gh)

Pabriknya yang di Tiongkok lantas dijual. Total. Soegiarto fokus usaha di Indonesia. Ia mengembangkan industrial estate di Gresik itu.
Kini manajemen AKR di tangan generasi kedua. Soegiarto punya menantu yang hebat: Haryanto Adikoesoemo. Pimpinan puncak grup ini dipegang oleh sang menantu.
Keluarga ini adalah simbol tertinggi hubungan kerukunan dan kepercayaan antara menantu-mertua. Soegiarto adalah mertua terbaik. Haryanto adalah menantu terbaik. Dan sukses besar. (Dahlan Iskan)( Red )

Berita Terkait

Mengunakan Medsos Tetap Menjaga Etika Publik
Pemkab Bogor Relokasi Ratusan PKL pasar Parung
Halal Bihalal UMKM Kelurahan Paninggilan Utara” UMKM Semakin Solid”
Puluhan Tokoh Sepakat Lanjutkan Gagasan Try Sutrisno, Kembali ke UUD 1945 dan Haluan Negara*
Dewan Pers Gelar Diskusi Kasus Magdalene.id, SMSI Dorong Penguatan Mekanisme Sengketa
Dewan td Kasus Magdalene.id, SMSI Dorong Penguatan Mekanisme Sengketa Jurnalistik
Dari Jakarta ke Dunia: Mengapa UU Penistaan Agama Indonesia Tertinggal dari Standar
Korban Banjir,” Warga RT 7/8 terima rembako dari Kades Warujaya
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 21:34 WIB

Mengunakan Medsos Tetap Menjaga Etika Publik

Sabtu, 18 April 2026 - 17:32 WIB

Pemkab Bogor Relokasi Ratusan PKL pasar Parung

Kamis, 16 April 2026 - 18:30 WIB

Halal Bihalal UMKM Kelurahan Paninggilan Utara” UMKM Semakin Solid”

Kamis, 16 April 2026 - 14:17 WIB

Puluhan Tokoh Sepakat Lanjutkan Gagasan Try Sutrisno, Kembali ke UUD 1945 dan Haluan Negara*

Kamis, 16 April 2026 - 14:07 WIB

Dewan Pers Gelar Diskusi Kasus Magdalene.id, SMSI Dorong Penguatan Mekanisme Sengketa

Berita Terbaru

Tenar News

Mengunakan Medsos Tetap Menjaga Etika Publik

Senin, 20 Apr 2026 - 21:34 WIB

Tenar News

Pemkab Bogor Relokasi Ratusan PKL pasar Parung

Sabtu, 18 Apr 2026 - 17:32 WIB