LPQQ Tangsel hadir sebagai solusi berantas buta. Aksara. alquran di Tangsel

- Jurnalis

Minggu, 10 September 2023 - 00:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangsel , Tenarnews tv9,-Gerakan Nasional pengentasan buta aksara al-Qur’an merupakan upaya penting dan strategis dalam mewujudkan masyarakat Muslim yang mampu membaca dan mencintai al-Qur’an.

Ketua DPD LPQQ Kota Tangerang Selatan Ahmad Himawan,MA.MM, menyebut, Gerakan Nasional adalah upaya bersama yang terorganisir dan terstruktur untuk merubah keadaan, yang dilakukan secara serentak, bertahap dan berkelanjutan, guna memberikan kemampuan dasar dalam beragama yaitu kemampuan membaca al-Qur’an, sehingga yang beriman bisa mempelajari dan mengamalkan ajaran agama Islam.

Ahmad Himawani mengatakan, dengan adanya fakta 65% ( + 154 juta ) muslim di Indonesia yang masih belum mampu membaca al-Qur’an, LPQQ Indonesia coba memberikan solusi dengan Gerakan Pembelajaran Membaca Al-Qur’an secara Klasikal yang hanya membutuhkan waktu selama 2 sampai 3 hari (Hari libur) saja untuk bisa membaca al-Qur’an, yaitu dengan Metode Ishlah sebuah metode aktual dan inovatif untuk belajar dan mengajarkan membaca al-Qur’an secara Klasikal bagi kalangan remaja, dewasa dan lansia, serta bagi pelajar dan mahasiswa.

“Sebanyak 65% ( + 154 juta ) muslim di Indonesia yang masih belum mampu membaca al-Qur’an tersebut adalah dikarenakan pada saat ini mereka berada di lingkungan kehidupan yang sudah sibuk dengan tugas dan aktivitas sesuai profesinya, sehingga sudah tidak memiliki waktu luas untuk belajar setiap hari. Dan LPQQ hadir dengan solusi alternatif mengunakan metode klasikal dalam pembelajaran Al-Quran, dengan estimasi waktu selama 2 sampai 3 hari (Hari libur) saja untuk bisa membaca al-Qur’an”, -ucap Himawan.

Baca Juga :  MOU PANGLIMA TNI DENGAN PBNU DALAM MENJAGA STABILITAS KEAMANAN NEGARA

Gerakan Nasional LPQQ memfokuskan kepada upaya membangun komunikasi, koordinasi, kolaborasi dan kerjasama dengan semua elemen dan komponen masyarakat muslim untuk membentuk Kelompok-kelompok Belajar Membaca Al-Qur’an (KBMA) atau Rumah Qur’an dengan jumlah peserta sebanyak 40 – 50 orang disetiap KBMA yang dibentuk disetiap Desa/ Kelurahan dan di kampus pelajar kelas 6, Kelas 9 dan kelas 12 serta di kampus-kampus mahasiswa.

No

Selain itu terdapat juga, program pengabdian para mahasiswa kepada masyarakat dapat dibekali juga dengan pemahaman terhadap metode Ishlah klasikal ini, sehingga dalam pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) dapat ikut serta dalam gerakan ini, yaitu dengan melakukan pembentukan dan pembelajaran membaca alQur’an pada KBMA bagi kalangan remaja, dewasa bahkan lansia

Pembelajaran dilaksanakan pada hari libur sehingga tidak mengganggu aktivitas Gerakan Nasional ini apabila dilakukan sekali dalam setahun, maka akan dapat mengentaskan sebanyak 16,758,800 muslim Indonesia menjadi mampu membaca al Qur’an. Dengan jumlah Mu’alim Al-Qur’an sebanyak 1.675.880 orang. Sehingga dalam kurun waktu 10 tahun, masyarakat muslim di Indonesia akan bebas dari buta aksara al-Qur’an.

Baca Juga :  Danrem 031/Wirabima dan PWI Bersinergi Sukseskan HPN 2025 di Riau

Peluang untuk dapat melakukan pembelajaran membaca al-Qur’an secara Klasikal pada KBMA sebanyak 2 (Dua) gelombang dalam setahun sangatlah besar, karena pelaksanaan pembelajaran dengan sistim klasikal ini hanya membutuhkan waktu selama 2 – 3 hari saja.

Lembaga Pembinaan Qiroatil Qur’an Indonesia (LPQQ INDONESIA) dengan segala aspek programnya mempunyai tugas, fungsi dan peranan penting dalam membangun masyarakat yang bebas buta aksara al-Qur’an guna memberikan kontribusi yang nyata dalam mengentaskan buta aksara al-Qur’an di tanah air.

LPQQ Indonesia sendiri adalah wadah terhimpunnya para aktivis dari berbagai disiplin ilmu dan kepakaran yang terorganisir dan terstruktur dibawah bimbingan para tokoh ulama, tokoh Pondok Pesantren, Tokoh Akademisi dan Tokoh Masyarakat Muslim yang memiliki komitmen dan kepedulian terhadap pengentasan buta aksara al-Qur’an di Indonesia.
(Aziz)

Berita Terkait

Pernyataan Dewan Pers Tentang Tindakan yang Bernada Merendahkan Profesi Wartawan
Sidang Perdana Gugatan JPT Tangsel: DPP GHARIS Desak Pemerintah Kota Tangsel Terapkan Transparansi dan AUPB
KPK OTT Bupati Lombok Barat, 19 Orang Diamankan
Eksekusi Lahan di Serua Depok Diwarnai Perdebatan, Kuasa Hukum Termohon Sebut Batas Tanah Tak Jelas
Tingkatkan Kesadaran Mahasiswa, Kemenkum DK Jakarta Sosialisasikan Tindak Pidana Narkoba dalam KUHP Baru
Kanwil Kementerian Hukum DK Jakarta Bekali Siswa Baru SMKN 32 dengan Pemahaman Kenakalan Remaja dan Konsekuensi dalam KUHP Baru
Pengajian rutin mingguan Majlis ta’lim Bangun Lestari Pisangan Ciputat Timur 
Menko Yusril Ihza Mahendra di UIN Jakarta Soroti Pentingnya Etika Peradaban dalam Penegakan Hukum
Berita ini 262 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:06 WIB

Pernyataan Dewan Pers Tentang Tindakan yang Bernada Merendahkan Profesi Wartawan

Selasa, 21 Juli 2026 - 08:43 WIB

Sidang Perdana Gugatan JPT Tangsel: DPP GHARIS Desak Pemerintah Kota Tangsel Terapkan Transparansi dan AUPB

Senin, 20 Juli 2026 - 22:51 WIB

KPK OTT Bupati Lombok Barat, 19 Orang Diamankan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 18:30 WIB

Eksekusi Lahan di Serua Depok Diwarnai Perdebatan, Kuasa Hukum Termohon Sebut Batas Tanah Tak Jelas

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:10 WIB

Tingkatkan Kesadaran Mahasiswa, Kemenkum DK Jakarta Sosialisasikan Tindak Pidana Narkoba dalam KUHP Baru

Berita Terbaru

Tenar News

KPK OTT Bupati Lombok Barat, 19 Orang Diamankan

Senin, 20 Jul 2026 - 22:51 WIB