BANGUNAN INFRASTRUKTUR JEMBATAN DI DESA SUKAU DATANG BELUM SELESAI

- Jurnalis

Kamis, 13 Januari 2022 - 02:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TENARNEWS. TV9-Bengkulu- Pembangunan infrastruktur jembatan di desa Sukau Datang kec. Plabai kab.Lebong provensi Bengkulu belum rampung di kerjakan kendati ada penambahan waktu penyelesaian selama limo puluh hari kedepan. Proyek dilaksanakan rekanan kerja oleh CV TUAN RAJO BINTANG ( TRB ) dengan sumber dana berasal dari dana APBD DAU kabupaten Lebong tahun anggaran 2021. 13/1/21

Nilai kontrak proyek sebesar

.1.443.954.100,00, (Satu milyar empat ratus empat puluh tiga juta sembilan ratus lima puluh empat ribu seratus rupiah). Terpantau awak media ini di lokasi pengerjaan 22-Desember-2021 lalu para pekerja masih terus bekerja memasang rangka besi jembatan dan penimbunan jalan baik depan maupun belakang di sekitar jembatan yang lagi masa pengerjaan.

Baca Juga :  Lebaran Depok di Perumahan SHILA Sepi Pengujung, Panitia Sebut Tidak Ada Kaitan Dengan Tanah "Sengketa" ?

Kepala Dinas PUPR Lebong melalui kepala Bidang Bina Marga Hari Santoso, yang di temui di ruangan kerja beberapa waktu sebelumnya mengatakan. “Mengenai pengerjaan jembatan desa Sukau Datang belum selesai di kerjakan”. Ungkapnya.

Lanjutnya “walaupun masa pengerjaan sesuai dengan kesepakatan sudah berakhir dan kini telah habis masanya. akan ada penambahan waktu pengerjaanya hingga sampai lima puluh ( 50 ) hari kedepan, terhitung mulai kontrak berakhir-23 Desember 2021 lalu. Karena sesuai dengan usulan pihak rekanan kerja ( pihak kontraktor ) Kepada kami. Dengan regulasi perpanjangan masa pekerjaan( 50 )hari kedepan”. Ungkapnya.

Baca Juga :  MoU Beasiswa Ganesha dengan DPP KNPI Untuk Indonesia.

“Pekerjaan sedang berlangsung dan akan terus dipantau sampai selesai, apabila ada perbedaan pekerjaan yang tidak esui kontrak tentu akan dikenai denda dan atau perbaikan”. Jelasnya (Jon/sul)

Berita Terkait

Disoal,” Bangunan Indomaret ditanah “sengketa”?
Tajudin Tabri Desak Program UHC Kembali di Berlakukan Tahun 2026 .
*Rancang Bangun Sistem Inventaris Barang Berbasis Android Menggunakan React Native pada Warkop Meteora Pamulang*
Kejagung Tahan Tikus Pengendali SPPG, Diduga Perjualbelikan Titik Dapur MBG
Yayasan Rumah Anak Pancasila (RAP) Gelar Festival Kebudayaan Akbar Bertajuk “Festival Anak Pancasila 2026”.
Firdaus Ajukan SMSI sebagai Penanggung Jawab HPN 2027
Pengajian MT. Balai Wartawan Kota Depok Hijrah Menuju Kebaikan dan Menebar Kebenaran
Membaca Pesan Moral Diskusi Kebangsaan FWK: Mengenang Rasa Aman di Era Soeharto
Berita ini 55 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 10:56 WIB

Disoal,” Bangunan Indomaret ditanah “sengketa”?

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:46 WIB

Tajudin Tabri Desak Program UHC Kembali di Berlakukan Tahun 2026 .

Selasa, 23 Juni 2026 - 11:09 WIB

*Rancang Bangun Sistem Inventaris Barang Berbasis Android Menggunakan React Native pada Warkop Meteora Pamulang*

Senin, 22 Juni 2026 - 15:39 WIB

Kejagung Tahan Tikus Pengendali SPPG, Diduga Perjualbelikan Titik Dapur MBG

Sabtu, 20 Juni 2026 - 23:00 WIB

Yayasan Rumah Anak Pancasila (RAP) Gelar Festival Kebudayaan Akbar Bertajuk “Festival Anak Pancasila 2026”.

Berita Terbaru

Tenar News

Disoal,” Bangunan Indomaret ditanah “sengketa”?

Selasa, 30 Jun 2026 - 10:56 WIB