lombok ,TENARNEWS /MEDIA SIBER INDONESIA ,- Kasta NTB bersama Perhimpunan Pemuda Sasak selasa 28 april 2026 mendatangi Kantor Badan Kepegawaian Daerah propinsi NTB. Kedatangan mereka dalam rangka hearing publik terkait mutasi pejabat pemprov NTB beberapa waktu yang lalu menurut Kasta NTB dan Persatuan Pemuda sasak mengandung masalah administrasi dan pelanggaran aturan
Pada hearing yang diterima langsung Kepala BKD NTB Tri budiprayitno beserta jajarannya, juga dihadiri Oleh Kepala Dinas Kominfo Prov NTB Dr. Ahsanul khalik, presiden Kasta NTB Lalu Wink Ha ER PERris membeberkan beberapa temuan dalam proses mutasi tersebut Kepala BKD NTB dalam mengkoordinasikan promosi pejabat pemprov melakukan beberapa kesalahan diantaranya, Melakukan mutasi pejabat OPD satu ke pejabat OPD lain sebelum memasuki masa kerja dua tahun kecuali ada alasan khusus dan kebutuhan organisasi sesuai Peraturan BKN nomor 5 tahun 2019 dimana pelanggaran tersebut berimplikasi pada disiplin dan kesalahan administrasi, Mengangkat pejabat di dalam ruang lingkup pemprov NTB yang berasal dari eselon IV ke eselon II dimana asn tersebut berasal dari salah satu kabupaten di NTB menjadi staf di pempeov kemudian langsung diangkat menjadi pejabat eselon IV, hal tersebut berpotensi melanggar aturan yakni Peraturan Pemerintah nomor 13 tahun 2003 ttg perubahan atas PP nomor 100 tahun 2000 ttg pengangkatan pegawai negeri sipil dalam jabatam struktural yang mengatur tentang mutasi.dan promosi jabatan struktural, permenPAN/RB nomor 13 tahun 2019 ttg pedoman pengembangan karir pegawai negeri sipil. Pelanggaran lainnya adalah Kepala BKD NTB melakukan mutasi dan promosi seorang pejabat eselon 4 ke jabatan eselon IV lainnya tanpa melalui pelantikan dan sumpah jabatan hal tersebut melanggar PP no 53 tahun 2010 ttg disiplin PNS dan peraturan Kepala BKN nomor 21 tahun 2010 ttg kriteria kategori dan tingkat hukuman disiplin PNS.
Adapun pelanggaran lainnya adalah mengumumkan pejabat eselon semaunya dengan tanpa melalui proses lelang jabatan atau beauty contest dimana hal tersebut melanggar pasal 53 UU no 5/2024 tentang ASN
Menanggapi beberapa temuan Kasta NTB tersebut Kepala BPKAD Tri budiprayitno menyatakan bahwa kebijakan SOTK atau penyederhanaan jumlah jabatan di banyak OPD berimbas kepada jabatan ratusan asn di pemprov NTB dan sevara aturan dibolehkan untuk melakukan demosi akibat perampingan jabatan tersebut, menanggapi pernyataan tersebut Presiden Kasta NTB lalu wink menyarankan kepada kepala BKD NTB agar memberikan pernyataan berbasis aturan yang jelas bukan sekedar opini tanpa regulasi
Pada akhir pertemuan Kasta NTB dan Persatuan pemuda sasak menyepakati dari hasil penjelasan Kepala BKD NTB tersebut tidak memuaskan dan justru semakin membuka peluang permainan dalan promosi reposisi dan demosi asn pemprov NTB tahun 2026, sehingga mereka.meminta secara tegas kepada.Gubernur NTB agar mengevaluasi bahkan memecat kepala BKD NTB karena dituding sebagai otak permainan.dan segala kisruh birokrasi di NTB, kami agwndakan akan mengadakan aksi damai minggu depan ke Kantor BKD NTB utk memastikan kalau kepala BKD NTB dievaluasi tegas Taupik hidayat ketua Pasek Sasak ( Red )

