JK: Jangan Bangga Indonesia Kaya Nikel Kalau Faktanya China Yang Menguasai!

- Jurnalis

Senin, 13 Februari 2023 - 00:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


JK: Jangan Bangga Indonesia Kaya Nikel Kalau Faktanya China Yang Menguasai!

Jakarta Tenarnews.com.- Kericuhan di smelter nikel milik PT Gunbuster Nickel Industry (GNI) di Morowali Utara, Sulawesi Tengah, Sabtu (14/1/2023) yang lmenewaskan 3 pekerja, karena Indonesia terlalu memberikan karpet merah terhadap investasi China.

Dalam acara Silaturahmi dari Pengusaha ke Pengusaha untuk Masa Depan Indah di Wisma Kalla Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), belum lama ini, mantan Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) menyarankan pemerintah untuk merubah paradigma terkait keberadaan investor asing di sektopr pertambangan.

Langkah ini, menurut JK, perlu dilakukan. 

Agar, konflik antar pekerja seperti yang terjadi di GNI, yang menewaskan dua pekerja lokal dan 1 pekerja asing, tidak terulang di masa depan. 

Baca Juga :  Bisnis UMKM Digital Perlu Layanan Real Time

“Pak Gubernur, tenggara, utara harus dikembalikan (tambang) ke masyarakat. Supaya jangan terulang lagi yang lebih besar, konflik yang terjadi di Morowali,” kata JK.

Sejatinya, saat peringatan HUT 70 Tahun Kalla Group di Grand Ballroom Kempinski Jakarta, tahun 2022 lalu ,mantan Ketum Partai Golkar ini, sudah memperingatkan begitu berkuasanya investor China di industri nikel. 

Yang bikin resah adalah pekerjanya mayoritas tenaga kerja asing (TKA). 

“Ini daerah kaya nikel, tapi yang kerja semua China dari daratan sampai tukang las,” ujar JK.

Baca Juga :  PWI Pusat Gelar Kick-Off HPN 2025 Riau di Anjungan TMII

Saat ini, Kalla Group tengah membangun

Nilai investasinya tak main-main, mencapai Rp10 triliun. 

Smelter ini dikelola putra-putri terbaik Indonesia dan mempekerjakan warga sekitar smelter. 

“Kita bikin smelter. Kita belajar sendiri, Insha Allah tahun depan smelter pertama milik nasional beroperasi,” kata JK.

Menariknya, smelter nikel milik pribumi yang pertama ini, menggunakan energi bersih. 

Untuk listriknya dipasok dari pembangkit listrik tenaga air (PLTA). 

“Smelter buatan Indonesia, harus bersumber dari energi bersih,” tegasnya.( Az,red ) Tenarnews.com

Berita Terkait

Tim Penyuluh Kanwil Kementerian Hukum DK Jakarta Laksanakan Monitoring dan Pembinaan Posbankum di Kelurahan Ragunan Jakarta Selatan
Merdeka ! Perjalanan 81 Tahun Menjadi Diri Sendiri sebagai Negara Kesatuan Republik Indonesia 
Pelantikan Pengurus PCNU Kota Tangerang Selatan Masa Hidmat 2026-2031 di Tandai MOU Dengan Mitra Strategis PT Wahana Anugerah Energi
_Reflective Thinking_ *Hukum Tata Negara Paradoks Ambigu
Ijazah Presiden Berstatus Arsip Negara Seharusnya Ada di ANRI, Subhan Palal Laporkan Jokowi Tindak Pidana Kearsipan⁰
Babak baru,” Sidang Bantahan Eksekusi, Hakim”tolak” gugatan?
Kanwil Kementerian Hukum DK Jakarta Laksanakan Monitoring dan Pembinaan Posbankum di Kelurahan Bangka Jakarta Selatan
Kanwil Kementerian Hukum DK Jakarta Laksanakan Monitoring dan Pembinaan Posbankum di Kelurahan Pondok Pinang Jakarta Selatan
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 08:44 WIB

Tim Penyuluh Kanwil Kementerian Hukum DK Jakarta Laksanakan Monitoring dan Pembinaan Posbankum di Kelurahan Ragunan Jakarta Selatan

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:36 WIB

Merdeka ! Perjalanan 81 Tahun Menjadi Diri Sendiri sebagai Negara Kesatuan Republik Indonesia 

Minggu, 9 Agustus 2026 - 10:32 WIB

Pelantikan Pengurus PCNU Kota Tangerang Selatan Masa Hidmat 2026-2031 di Tandai MOU Dengan Mitra Strategis PT Wahana Anugerah Energi

Minggu, 9 Agustus 2026 - 09:21 WIB

_Reflective Thinking_ *Hukum Tata Negara Paradoks Ambigu

Jumat, 7 Agustus 2026 - 21:01 WIB

Ijazah Presiden Berstatus Arsip Negara Seharusnya Ada di ANRI, Subhan Palal Laporkan Jokowi Tindak Pidana Kearsipan⁰

Berita Terbaru

Tenar News

_Reflective Thinking_ *Hukum Tata Negara Paradoks Ambigu

Minggu, 9 Agu 2026 - 09:21 WIB