Olahraga Padel sangat di minati, menjadi tren gaya hidup kaum urban.

- Jurnalis

Jumat, 7 November 2025 - 10:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta,TeNarnews.Com/ Media Cyber Indonesia. Tren olahraga padel yang semakin berkembang di Indonesia, kepopuleran olahraga ini perlahan namun pasti menjadi gaya hidup baru masa kini seperti di kota kota besar yakni Jakarta, Bali, Surabaya dan Medan.

Mochtar Sarman selaku Wakil Ketua Umum I Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI ) mengungkapkan sekilas olahraga Padel ini mirip mirip dengan tenis, terutama bentuk raket, bola namun lapangan yang lebih kecil dari lapangan tenis yang kemudian di kelilingi kaca atau tembok yang kuat yang tidak akan pecah oleh pantulan bola,” itu perbedaan dasarnya, dari tenis ” Kata Mochtar Sarman di ICE BSD Tangerang pada
(6/11/2025).

Menurut Mochtar Sarman alasan olahraga padel ini sangat diminati, pertama mudah dipelajari jadi semua orang bisa memainkan, kedua padel ini sangat sosial,mainnya tidak single, padel hanya dimainkan dalam format ganda atau oleh empat orang yang menuntut kerjasama tim,otomatis sudah ada komunitas atau lingkaran pertemanan, Kemudian bermainnya di ruang tertutup, dan setelah bermain aktifitas biasanya di lanjutkan dengan kumpul- kumpul atau nongkrong.

Baca Juga :  Bagi Caleg, Capres, dan Parpol Agar Baliho Pemilu 2024 Tidak Dicopot Petugas

 

 Lanjut dia bilang, Olahraga padel contoh nyata dalam tren olahraga terus berkembang tidak heran jika olahraga padel mulai dicintai banyak orang di Indonesia, yang diketahui padel adalah olahraga menyenangkan sekaligus menyehatkan.sehingga olahraga padel memberikan manfaat kesehatan yang luar biasa bagi para pemain dari berbagai kelompok usia, sehingga cocok dimainkan lintas usia dan generasi.
“mulai dari usia anak anak hingga usia lansia bisa bermain olahraga ini “tambah Mochtar rasman.

Olah raga raket yang berasal dari meksiko ini, diakui Mochtar Rasman adalah baru terbit di Indonesia, jadi masih sangat awal kurang lebih satu dua tahun , namun diakuinya lagi pada bulan October lalu, tim nasional padel putri Indonesia berhasil meraih prestasi tingkat ketiga pada kejuaraan FIP Asia Cup 2025 di Doha Qatar, yang telah mengalahkan Kuwait, Bahrain, Philipina, Thailand dan Australia.
“Memang atlit atlit kita basicnya dari tenis,kemudian
kemenangan para atlit putri Indonesia telah melakukan persiapan hingga kurang lebih satu tahun, ” bebernya.

Baca Juga :  Presiden Forum Kebangsaan; Brigjen Pol. Hadi Gunawan Sosok Yang Pas Pj Gubenur NTB

Sebagai penutup,
Bahwa Perkembangan olahraga padel terlihat sangat positif,dengan melihat jumlah pemain padel yang cukup banyak ke depan dia bilang PBPI akan menggelar lebih banyak turnamen turnamen di tingkat kab, kota, provinsi hingga internasional, pungkas Mochtar Sarman Vice Chairman PBPI.(dp)

Berita Terkait

Halal Bihalal UMKM Kelurahan Paninggilan Utara” UMKM Semakin Solid”
Puluhan Tokoh Sepakat Lanjutkan Gagasan Try Sutrisno, Kembali ke UUD 1945 dan Haluan Negara*
Dewan Pers Gelar Diskusi Kasus Magdalene.id, SMSI Dorong Penguatan Mekanisme Sengketa
Dewan td Kasus Magdalene.id, SMSI Dorong Penguatan Mekanisme Sengketa Jurnalistik
Dari Jakarta ke Dunia: Mengapa UU Penistaan Agama Indonesia Tertinggal dari Standar
Korban Banjir,” Warga RT 7/8 terima rembako dari Kades Warujaya
Dunia Harus Bersatu Melucuti Amerika Israel Untuk Kehidupan Yang Lebih Damai
Ir.Tinte Rosmiati Kabag Humas DPRD Terima Usulan Program Forum DPRD – Media
Berita ini 45 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 18:30 WIB

Halal Bihalal UMKM Kelurahan Paninggilan Utara” UMKM Semakin Solid”

Kamis, 16 April 2026 - 14:17 WIB

Puluhan Tokoh Sepakat Lanjutkan Gagasan Try Sutrisno, Kembali ke UUD 1945 dan Haluan Negara*

Kamis, 16 April 2026 - 14:07 WIB

Dewan Pers Gelar Diskusi Kasus Magdalene.id, SMSI Dorong Penguatan Mekanisme Sengketa

Kamis, 16 April 2026 - 13:56 WIB

Dewan td Kasus Magdalene.id, SMSI Dorong Penguatan Mekanisme Sengketa Jurnalistik

Kamis, 16 April 2026 - 09:00 WIB

Dari Jakarta ke Dunia: Mengapa UU Penistaan Agama Indonesia Tertinggal dari Standar

Berita Terbaru