Dunia Harus Bersatu Melucuti Amerika Israel Untuk Kehidupan Yang Lebih Damai

- Jurnalis

Minggu, 12 April 2026 - 10:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perundingan gencatan senjata yang akan dilakukan di Pakistan Islam abad oleh Amerika Iran. Sengaja dirusak Israel dengan membombardir masyarakat sepil Libanon tak berdosa. Kejahatan Israel yang terus berulah merusak agenda besar yang sudah susah payah diupayakan dikotori, dirusak dengan terang benderang oleh Israel. Dunia sudah harus melucuti Israel yang selalu berulah. Negara teluk semenanjung Arab yang notabene muslim harus segera mengusir memutuskan hubungan dengan Amerika Israel. Hanya dengan melucuti ekonomi Amerika Israel kedua negara ini tidak akan berulah lagi untuk menjaga kehidupan dunia yang lebih beradab.

Jas merah., jangan pernah lupakan sejarah. Ungkapan Bung Karno masih terngiang di benak kita bangsa Indonesia akan makna penting untuk selalu mengingat sejarah. Sehingga, tidak terjerumus dalam kebijakan yang keliru. Amerika pakta sejarah Amerika sangatlah mengerikan dunia, sebagai sebuah negara besar penduduk warga bumi yang merampas tanah dataran Amerika dari penduduk asli pribuminya sendiri dengan mengusir suku aborigin asli sebagai pewaris daratan Amerika tempo dulu. Begitu juga dengan bangsa Israel yang mencaplok tanah Palestina untuk dijadikan wilayah tempat tinggal yahudi Israel sekarang. Kedua negara ini selalu menjadi pemicu konflik diseluruh kawasan di dunia ini.

Sejarah mencatat hampir semua negara di dunia di seluruh kawasan benua pernah di bombardir Amerika. Baru – baru ini sebelum perang Iran Amerika mulai berkecamuk. Amerika terlebih dahulu mencaplok menculik presiden Venezuela. Amerika Israel harus segera dihentikan dilucuti dominasinya di dunia ini untuk kehidupan yang berkeadilan dan berperadaban tanpa kekerasan. Memulai perjanjian gencatan senjata, perundingan menghentikan perang acap kali mereka langgar. Inilah ciri bangsa munafik berkata mereka ingkari, mereka berjanji tapi mereka khianati juga.

Baca Juga :  POLITIK ORANG SASAK: POLITIK ORMAS DAN POLITIK TIMUK BAT LAUK DAYE

PBB sebagai forum negara- negara berdaulat di dunia. Wadah musyawarah negara – negara dalam segala bidang untuk mewujudkan tatanan kehidupan dunia yang aman, adil, damai, sentosa, perlu reformasi total. Reformasi PBB harus segera dilakukan agar Amerika Israel tidak melulu mengunakan legitimasi PBB untuk mencaplok dan membunuh. Indonesia sebagai bangsa besar yang pernah melahirkan gerakan non blok. Haruslah bangkit berdiri paling depan memprakarsai penambahan hak veto mewakili negara besar kawasan. Untuk mengimbangi dominasi Amerika yang sangat kuat.

Pemegang hak veto perlu diperluas agar terjadi keseimbangan dan keterwakilan kawasan di seluruh benua. Forum PBB perlu meninjau agar ada penambahan pemilik hak veto, supaya dapat mewakili keterwakilan dari semua benua yang ada di jagat. Semisal timur tengah perlu penambahan pemegang hak veto dengan menambah negara Iran mewakili kawasan negara teluk. Untuk Asia tenggara diwakili Indonesia sebagai negara besar pemilik hak veto di PBB, sementara benua Afrika diwakilkan oleh negara Afrika Selatan. Kemudian negara yang sudah memiliki hak veto terus berlanjut hanya perlu penambahan sesuai letak biografis mewakili kawasan.

Penambahan dan penataan ulang pemilik hak veto di PBB urgent dilaksanakan terhadap kondisi dan tuntunan zaman yang kompleks agar dapat segera diatasi dengan adil dan bijaksana. PBB harus tegas kepada semua anggota yang melanggar aturan main yang sudah disepakati bersama. Maka, PBB harus melucuti anggota yang terus sengaja melanggar untuk menjaga citra dan Marwah PBB dimata anggota. Selama ini yang selalu melanggar resolusi PBB adalah Amerika dan Israel. Ke depan PBB harus tegas melucuti memberi sangksi semua negara yang berani melanggar aturan PBB. Hanya dengan jalan ini dunia akan lebih aman damai.

Baca Juga :  Mengingat Akhir Zaman Lewat Wisata Religi: Diki Candra Ajak Umat Tafakur di Bukit Lebah Subang

Perang hanya menyisakan traumatik, kehancuran dan kemunduran sebuah peradaban bangsa. Dunia melalui lembaga PBB harus tegas menghukum negara yang suka perang, suka membunuh saudaranya sesama ummat manusia. Entah dengan melucuti berupa memutuskan hubungan bilateral negara tersebut agar terisolasi dengan dunia. Hanya dengan memberikan sangsi tegas sebagai efek jera agar kehidupan dunia bebas dari kejahatan kekerasan yang merugikan sesama ummat manusia.

Selama PBB berdiri sampai sekarang dominasi Amerika Israel tidak boleh terjadi di lembaga resmi dunia ini. PBB harus berdiri diatas dan untuk semua golongan. Berpihak kepada kebenaran membela kaum lemah tertindas, menjaga kehidupan dunia yang lebih berimbang adil bijaksana. Dengan demikian kekerasan apalagi perang tidak akan pernah meletus kembali oleh dan dari negara manapun di dunia ini. PBB harus menjadi penengah yang mendamaikan dan menyelesaikan perselisihan dengan berkeadilan.

Fungsi dan peran Indonesia sebagai penggagas dan ketua negara non blok harus kembali mengangkat makna tujuan non blok dari sejak dulu untuk melawan dominasi Amerika di PBB. Amerika dan Israel sudah menjadikan kehidupan dunia kaca balau. Dengan kontrol medianya mereka selalu tebar fitnah, adu domba. Indonesia harus segera melakukan kontrol penyiaran terutama TV swasta yang dibawah kendali Amerika Israel. Indonesia harus tanggap darurat Amerika Israel agar jangan lagi diberikan bebas masuk di tanah ibu Pertiwi ini. Indonesia harus mempelopori perdamaian dunia sebagaimana amanat UUD 45.

( Presiden Forum Kebangsaan Samianto

Berita Terkait

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan Lantik Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Jawa Barat Dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN Se-Jawa Barat
SMSI Turut Meriahkan Jalan Santai Hari Kebebasan Pers Sedunia yang Diadakan Dewan Pers
Pers perlu jaga profesionalisme di tengah disrupsi informasi
Ini Isi Video yang Bikin Grace Natalie Dilaporkan ke Polisi yg
Apresiasi Program MBG, Ketum SOBAT NUSANTARA: Beri Kepastian Pasar Bagi Petani dan Peternak
Iqbal Tambah Insentif 1.759 Guru PPPK Paruh Waktu pada Momen Hardiknas 2026
Dewan Pers: Jurnalisme Berkualitas Jadi Pilar Masa Depan Damai dan Adil
Peringati Hari Pers Sedunia, WPO dan FWJ Indonesia Tegaskan Komitmen Bersama
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 21:27 WIB

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan Lantik Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Jawa Barat Dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN Se-Jawa Barat

Senin, 11 Mei 2026 - 13:40 WIB

SMSI Turut Meriahkan Jalan Santai Hari Kebebasan Pers Sedunia yang Diadakan Dewan Pers

Minggu, 10 Mei 2026 - 16:19 WIB

Pers perlu jaga profesionalisme di tengah disrupsi informasi

Kamis, 7 Mei 2026 - 22:34 WIB

Ini Isi Video yang Bikin Grace Natalie Dilaporkan ke Polisi yg

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:01 WIB

Apresiasi Program MBG, Ketum SOBAT NUSANTARA: Beri Kepastian Pasar Bagi Petani dan Peternak

Berita Terbaru

Tenar News

Pers perlu jaga profesionalisme di tengah disrupsi informasi

Minggu, 10 Mei 2026 - 16:19 WIB

Tenar News

Ini Isi Video yang Bikin Grace Natalie Dilaporkan ke Polisi yg

Kamis, 7 Mei 2026 - 22:34 WIB