Idul Fitri 1445 H wujudkan Nilai-Nilai Kemanusiaan

- Jurnalis

Jumat, 12 April 2024 - 04:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta ,Tenarnews tv9, _Keistimewaan Idul Fitri yang Lahirkan Nilai Kemanusiaan yakni menghargai dan menghormati harkat dan martabat kemanusiaan. Hal ini di sampaikan Amirsyah Tambunan
Sekjen MUI yang juga ketua Majelis Pendayagunaan Wakaf PP Muhammadiyah saat menjadi khotib salat Idulfitri di Perguruan Muhammadiyah Kebayoran Baru, Jakarta Selatan (10/4/24). Buya Amirsyah menyatakan, setiap momen Idulfitri terdapat keistimewaan untuk meningkatkan hubungan sesama manusia, pertalian kerabat dan interaksi sosial dalam bermasyarakat berbangsa dan bernegara.Dalam ajaran Islam telah diatur, bahwa menjalin hubungan baik hubungan sesama manusia (hablum minan-naas) secara seimbang dengan hubungan kepada Allah (Hablum minallah).Mengingat sesama manusia tak luput dari salah (khilaf), baik kesalahan disengaja maupun tidak disengaja kepada keluarga, saudara, tetangga, maupun teman dan kerabat. Untuk itu Idulfitri berarti kembali kepada fitrah kemanusian berupa kesucian dari dosa.Marilah kita perbaiki dengan bermaaf-maafan berdasarkan ayat al Qur’an dalam Surat An-Nuur ayat 22:

Baca Juga :  LSM NCW empat Lawang mendukung program polres Lawang

وَلْيَعْفُوْا وَلْيَصْفَحُوْاۗ اَلَا تُحِبُّوْنَ اَنْ يَّغْفِرَ اللّٰهُ لَكُمْ ۗوَاللّٰهُ غَفُوْرٌ رَّحِيْمٌ

“…Hendaklah mereka saling memaafkan dan berlapang dada. Apakah kamu tidak suka bahwa Allah mengampunimu? Allah Mahapengampun lagi Mahapenyayang. kata Amirsyah dalam khotbah Idul Fitri 1445 H. Betapapun banyaknya Ancaman, Gangguan, Hambatan dan Tantangan (AGHT), akan tetapi setiap manusia bertekad untuk mempertahakan fitrah kemanusiaan dengan memperbaiki hubungan sesama manusia dengan hubungan kepada Allah melalui shalat lima waktu dengan Allah Yang Maha Pencipta.
“Pada prinsipnya dengan merayakan Idulfitri, kita bersama-sama diajarkan untuk kembali kepada jati diri manusia,” ucap Amirsyah.

“Kita ini makhluk yang sangat lemah, sehingga kita membutuhkan pertolongan dan perlindungan Allah Swt untuk bersandar di mana saja dan kapan saja,” tambahnya.

Baca Juga :  Ketika Musholla Digusur Setelah 25 Tahun: Negara, BUMN, dan Luka Kepastian Hukum

Sebagai makhluk sosial, manusia sangat butuh kerjasama dan bantuan sesama manusia, khususnya orang-orang terdekat dalam bermasyarajat, berbangsa dan bernegara.

Maka itu, keistimewaan Idulfitri melahirkan nilai kemanusiaan dengan cara; pertama, menanamkan dimensi teosentris atau ketuhanan yang mengajarkan kepada umat agar manusia wajib hidup damai. Konflik dalam bentuk genosida yang di lakukan Israel kepada Palestina di Gaza merupakan pengkhianatan nilai-nilai kemanusiaan.
Kedua, menanamkan dimensi antroposentris atau kemanusiaan (insaniah) agar manusia hidup berdasarkan wujud teosentris dan antroposentris. “Memiliki nilai-nilai asasi yang bersifat ke Tuhanan dan kemanusiaan.Ketiga, dimensi alam (kauniyyah) bahwa alam diciptakan oleh Allah untuk dikelola manusia dengan baik agar terhindar dari perusakan lingkungan seperti mengeksploitasi tambang dengan rakus, tamak, dll pungkasnya.( Red ,01)

Berita Terkait

Halal Bihalal UMKM Kelurahan Paninggilan Utara” UMKM Semakin Solid”
Puluhan Tokoh Sepakat Lanjutkan Gagasan Try Sutrisno, Kembali ke UUD 1945 dan Haluan Negara*
Dewan Pers Gelar Diskusi Kasus Magdalene.id, SMSI Dorong Penguatan Mekanisme Sengketa
Dewan td Kasus Magdalene.id, SMSI Dorong Penguatan Mekanisme Sengketa Jurnalistik
Dari Jakarta ke Dunia: Mengapa UU Penistaan Agama Indonesia Tertinggal dari Standar
Korban Banjir,” Warga RT 7/8 terima rembako dari Kades Warujaya
Dunia Harus Bersatu Melucuti Amerika Israel Untuk Kehidupan Yang Lebih Damai
Ir.Tinte Rosmiati Kabag Humas DPRD Terima Usulan Program Forum DPRD – Media
Berita ini 76 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 18:30 WIB

Halal Bihalal UMKM Kelurahan Paninggilan Utara” UMKM Semakin Solid”

Kamis, 16 April 2026 - 14:17 WIB

Puluhan Tokoh Sepakat Lanjutkan Gagasan Try Sutrisno, Kembali ke UUD 1945 dan Haluan Negara*

Kamis, 16 April 2026 - 14:07 WIB

Dewan Pers Gelar Diskusi Kasus Magdalene.id, SMSI Dorong Penguatan Mekanisme Sengketa

Kamis, 16 April 2026 - 13:56 WIB

Dewan td Kasus Magdalene.id, SMSI Dorong Penguatan Mekanisme Sengketa Jurnalistik

Kamis, 16 April 2026 - 09:00 WIB

Dari Jakarta ke Dunia: Mengapa UU Penistaan Agama Indonesia Tertinggal dari Standar

Berita Terbaru