Depok- Tenarnews. Terkait adanya dugaan pelecehan terhadap beberapa siswi SMPN 4 Depok, lantaran menolak Sholat Dhuha dengan Dalih sedang haid , Sekdis kota depok(Tarno) batah, ” tidak ada pelecehan di sana ” Kata Tarno diruang kerjanya, ” yang ada guru hanya melihat tebal atau tipis tegas Nya, dan lagi yang meriksa guru sudah tua tua, jadi tidak ada pelecehan di sana adanya peristiwa Itu, saya tekan kan agar Kepsek jangan tidak menerima wartawan yang konfirmasi hal tersebut “
Pada undangan rapat tersebut minggu, 06/10/2022 Hadir antara lain, Kepsek, guru, komite, korlas, dan orang tua murid, yang dibuka Oleh Kepsek terkait menyoal adanya dugaan pelecehan yang terjadi jum’at, 4 Nop 2022 prihal membahas kronulogis kejadian dan sesi pertanyaan orang tua murid serta permohonan maaf Kepsek, Guru yang terkait jum’at, 4/10/2022.
Poin 4 pada surat undangannya antara lain, menyatakan untuk tindakan disipliner guru
Dan akan mengevaluasi lagi semua peraturan yang Ada agar tidak ada lagi kejadian yang serupa dan lain sebagainya.
Namun seusai rapat Komite,korlas Kecewa lantaran Justru orang tua korban tidak ada yang Datang, mungkin mereka takut anaknya dikeluarkan.
Kami Kecewa Kata korlas pada WA Nya, Kami sudah berusaha membela hak azasi putri putri yang menjadi Korban pelecehan dari pihak sekolah jum’at yang lalu, namun tetap tidak satupun orang tua murid yang menjadi Korban hadir disini bersama kami, seperti mengagap hal ini biasa saja, sedangkan kami yang hadir disini bukan Korban saya mewakili korlas.
” Mohan maaf Jika nanti ada hal seperti ini terjadi lagi, Kami tidak akan mau tau lagi, Kami korlas hanya ingin melidungi Putra putri 9i tanpa kecuali, maaf Jika Kami Salah” , demikian ungkap mereka pada WA nya.
Terkait khasus ini, Kepsek tidak mau dikonfirmasi wartawan dengan alasan sedang Sibuk, beliau sibuk Kata Salah satu guru piket, rabu 08/11/2022, menyoal hal ini Ada juga yang ingin melaporkan Nya pada yang berwajib ( Tim)
