Pelatihan Aplikasi SIGAP Tingkatkan Literasi Digital Guru SMA Islam Bahrul Ulum

- Jurnalis

Rabu, 24 Desember 2025 - 00:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang Selatan,Tenarnews tv/ SMSI, 16 Desember 2025 – Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dilaksanakan oleh Tim PKM, yang diketuai oleh
Dr.Muhammad Yunus Rangkuti,M.Kom,
yang beranggotakan,
Juli Gunawan,S.T.M.Kom dan Mohamad Rudi Wijaya,S.Kom.M.Kom, pada tanggal 4 Desember 2025, Mengadakan Pelatihan Aplikasi SIGAP yang dilaksanakan di SMA Islam Bahrul Ulum sebagai upaya meningkatkan kompetensi digital guru dalam mendukung proses pembelajaran dan manajemen pendidikan berbasis teknologi.

Kegiatan pelatihan ini diikuti oleh seluruh guru SMA Islam Bahrul Ulum dengan antusias. Aplikasi SIGAP diperkenalkan sebagai sistem digital yang membantu guru dalam pengelolaan administrasi pembelajaran, pemantauan aktivitas akademik, serta optimalisasi komunikasi dan pelaporan secara efektif dan efisien.

Baca Juga :  Pimpin Ratas Kabinet Merah Putih, Prabowo: Fokus Perkuat Kemandirian Nasional

Ketua Tim PKM, Yunus Rangkuti, menjelaskan bahwa pelatihan ini dirancang berdasarkan kebutuhan nyata di sekolah. “Masih terdapat kesenjangan pemanfaatan teknologi di kalangan guru. Melalui pelatihan aplikasi SIGAP, kami ingin mendorong guru agar lebih percaya diri dan terampil menggunakan teknologi digital dalam tugas profesionalnya,” ujarnya.

Selama kegiatan, peserta mendapatkan materi mulai dari pengenalan fitur aplikasi SIGAP, praktik langsung penggunaan aplikasi, hingga simulasi penerapan dalam konteks pembelajaran dan administrasi sekolah. Pendekatan pelatihan bersifat aplikatif agar guru dapat langsung mengimplementasikannya dalam kegiatan sehari-hari.

Kepala Sekolah SMA Islam Bahrul Ulum menyambut baik pelaksanaan PKM tersebut. Menurutnya, pelatihan ini sejalan dengan visi sekolah dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan. “Aplikasi SIGAP sangat membantu guru, terutama dalam pengelolaan data dan pelaporan. Kami berharap setelah pelatihan ini, budaya kerja digital di sekolah semakin kuat,” tuturnya.

Baca Juga :  Sambil Terbaring Sakit, Try Sutrisno Beri Amanah ke Ketua DPD RI untuk Perjuangkan Konstitusi

Salah satu guru peserta pelatihan, Saiful Zakariyah, juga mengungkapkan manfaat yang dirasakan. “Pelatihan ini sangat relevan dengan kebutuhan kami. Aplikasi SIGAP memudahkan pekerjaan dan menghemat waktu, sehingga kami bisa lebih fokus pada proses pembelajaran siswa,” katanya.

Melalui kegiatan PKM ini, diharapkan guru SMA Islam Bahrul Ulum mampu mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi secara berkelanjutan, sekaligus mendukung transformasi digital di lingkungan sekolah menuju pendidikan yang lebih adaptif dan berkualitas.

-Bachtyar SW- TenarNews9 2025

Berita Terkait

Halal Bihalal UMKM Kelurahan Paninggilan Utara” UMKM Semakin Solid”
Puluhan Tokoh Sepakat Lanjutkan Gagasan Try Sutrisno, Kembali ke UUD 1945 dan Haluan Negara*
Dewan Pers Gelar Diskusi Kasus Magdalene.id, SMSI Dorong Penguatan Mekanisme Sengketa
Dewan td Kasus Magdalene.id, SMSI Dorong Penguatan Mekanisme Sengketa Jurnalistik
Dari Jakarta ke Dunia: Mengapa UU Penistaan Agama Indonesia Tertinggal dari Standar
Korban Banjir,” Warga RT 7/8 terima rembako dari Kades Warujaya
Dunia Harus Bersatu Melucuti Amerika Israel Untuk Kehidupan Yang Lebih Damai
Ir.Tinte Rosmiati Kabag Humas DPRD Terima Usulan Program Forum DPRD – Media
Berita ini 69 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 18:30 WIB

Halal Bihalal UMKM Kelurahan Paninggilan Utara” UMKM Semakin Solid”

Kamis, 16 April 2026 - 14:17 WIB

Puluhan Tokoh Sepakat Lanjutkan Gagasan Try Sutrisno, Kembali ke UUD 1945 dan Haluan Negara*

Kamis, 16 April 2026 - 14:07 WIB

Dewan Pers Gelar Diskusi Kasus Magdalene.id, SMSI Dorong Penguatan Mekanisme Sengketa

Kamis, 16 April 2026 - 13:56 WIB

Dewan td Kasus Magdalene.id, SMSI Dorong Penguatan Mekanisme Sengketa Jurnalistik

Kamis, 16 April 2026 - 09:00 WIB

Dari Jakarta ke Dunia: Mengapa UU Penistaan Agama Indonesia Tertinggal dari Standar

Berita Terbaru