Ketum Susana, IWTL Wadah Khusus Perempuan Industri Transportasi dan Logistik.

- Jurnalis

Senin, 5 Mei 2025 - 07:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta,TeNarnewscom/SMSI.Indonesia Women in Transportation and Logistics (IWTL) yang berdiri pada 11 Juli 2020 yang menjadi wadah khusus bagi perempuan profesional, pemilik usaha dan karyawan di sektor Industri logistik dan transportasi yang bertujuan untuk mempererat,memberdayakan dan membangun jaringan antar anggota guna mendorong kemajuan bidang logistik khusus bagi perempuan.

IWTL suatu Organisasi yang berawal dari suatu komunitas yang kini telah memiliki anggota yang tersebar di beberapa kota besar di Indonesia yang mencakup berbagai Asosiasi seperti, ABUPI, ALFI, INSA, WIMA KOEL, ALI, OLI, ILC, ASDEKI, SEI, APTRINDO, APBMI, AGEN, IATA, Warehouse, PELINDO, Kemenkeu, GPEI, GINSI hingga para karyawan logistik serta civitas akademisi di seluruh Indonesia.

Ketum IWTL, Susana Riana Sari, M.MTr, CPSCM, CMILT menyatakan bahwa IWTL suatu wadah/tempat khusus bagi perempuan profesional di Industri logistik transportasi.

” Sebagai wadah/tempat bagi perempuan di sektor industri transportasi dan logistik, IWTL berkomitmen menjadi tempat untuk berbagi Ide, Ilmu dan pengalaman dan kemudian sekaligus membantu solidaritas bagi sesama anggota tanpa sekat, Kata Ketum Susana di lokasi acara Kongres Pejuang Perempuan Indonesia pada Jumat 25/4/ 2025 di Jakarta.

IWTL dengan Visi, “Menjadi Komunitas Unggul Yang Berkontribusi Nyata Pada Kemajuan Perempuan Indonesia di bidang Transportasi dan Logistik “, IWTL tetap eksis dan terus berkembang di sertai dengan semakin eratnya kolaborasi dengan WILAT untuk kemajuan di Indonesia, tambah Ketum.

Baca Juga :  Ujian Bela Diri Polri Berkala Semester I Tahun 2023 Satbrimob Polda Kalbar

Ketum Susana sebagai Srikandi Logistik merasa bangga dengan fenomena menarik sebagai kesetaraan gender di Indonesia saat ini khususnya dalam sektor industri transportasi dan logistik, dimana sektor ini lebih banyak di dominasi laki laki.

Hal ini dikatakan Ketum Susana yang menunjukan suatu perkembangan yang signifikan, meskipun kemudian masih menghadapi berbagai banyak tantangan.

“Meskipun kemajuan telah di capai dalam mendukung kesetaraan gender di sektor industri transportasi dan logistik akan tetapi kemudian masih banyak tantangan yang perlu di atasi, diantaranya upaya kolaborasi antar pemerintah, perusahaan transportasi dan masyarakat untuk kemudian memastikan bahwa semua individu, terutama perempuan sangat memiliki akses yang setara terhadap peluang dalam sektor industri transportasi dan logistik, Kata Ketum.

Sebagai bagian dari program kerja, CSR IWTL turut serta sinergi dengan BNPB dan ALFI membantu saat gempa Cianjur, banjir di Bekasi kemudian berbagi Kasih ke Panti Asuhan,Kenjungan ke Panti Jompo dan Pemberian bantuan ke Pesantren.
Kemudian IWTL juga melakukan Pembekalan bagi Organisasi pengurus pengurus untuk menambah dan lebih melek tentang trasnportasi logistik, Isu isu yang ada di dalam perkembangan saat ini dan kemudian mereka punya bekal.

Baca Juga :  Pemkot Tangsel Gelar Nuzulul 1443 H/2022 M"Bumikan Al-Qur'an sebagai Pedoman Hidup"

“Kelak Ilmu mereka dapat membantu team untuk turut maju dan saling mengempowering sesama, maju bersama, sukses bersama dalam perempuan berdaya, Kata Ketum dengan semangat.

Kehadiran IWTL dan Team pada acara Kongres Pejuang Perempuan Indonesia, kata Ketum Susana atas undangan, kemudian Ia dan Team yang mewakili Organisasi transportasi dan logistik SDM yang turut mendukung dalam mengambil bagian dalam membangun Indonesia melalui peningkatan Sumber Daya Manusia yang terampil berwawasan dan berintergritas di bidang industri logistik.

Harapan IWTL di sektor logistik, agar bisa lebih ramah terhadap kebutuhan work-life balance Perempuan, yaitu adanya Fleksibilitas waktu kerja, Lingkungan dan budaya kerja yang mendukung agar perempuan bisa bekerja nyaman dan produktif, Komunikasi yang terbuka agar perempuan punya hak menyampaikan pendapat dan kemudian merasa di hargai dan di dengar, Ada Leadership Training pengembangan karier perempuan dengan mentorship.

“Dengan menerapkan langkah-langkah ini bahwa sektor logistik dapat menjadi lebih ramah dan mendukung kebutuhan work-life balance wanita, sehingga mereka kemudian dapat lebih produktif dan puas dalam pekerjaan mereka, Kata Ketum IWTL Susana Riana Sari yang di dampingi oleh Sekjen IWTL Dewi Waisin, Kompartemen LN, Roro Siliasih Yeni Oktihiastuti.(dp)

Berita Terkait

Apresiasi Program MBG, Ketum SOBAT NUSANTARA: Beri Kepastian Pasar Bagi Petani dan Peternak
Iqbal Tambah Insentif 1.759 Guru PPPK Paruh Waktu pada Momen Hardiknas 2026
Dewan Pers: Jurnalisme Berkualitas Jadi Pilar Masa Depan Damai dan Adil
Peringati Hari Pers Sedunia, WPO dan FWJ Indonesia Tegaskan Komitmen Bersama
Mirranda Atelier Tampil Di SEDASA 2026 Membawa Tema “METROPOLITAN BLOOM”
Wagub NTB Minta Aspirasi Fokus, Jalan dan Internet Jadi Prioritas
Wakil Walikota Depok hadiri pelantikan pengurus persatuan Gereja
KASTA NTB BERSAMA PERHIMPUNAN PEMUDA SASAK LOMBOK DATANGI BKD HEARING PUBLIK
Berita ini 115 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:01 WIB

Apresiasi Program MBG, Ketum SOBAT NUSANTARA: Beri Kepastian Pasar Bagi Petani dan Peternak

Senin, 4 Mei 2026 - 20:20 WIB

Iqbal Tambah Insentif 1.759 Guru PPPK Paruh Waktu pada Momen Hardiknas 2026

Senin, 4 Mei 2026 - 17:49 WIB

Dewan Pers: Jurnalisme Berkualitas Jadi Pilar Masa Depan Damai dan Adil

Senin, 4 Mei 2026 - 15:38 WIB

Peringati Hari Pers Sedunia, WPO dan FWJ Indonesia Tegaskan Komitmen Bersama

Sabtu, 2 Mei 2026 - 14:14 WIB

Mirranda Atelier Tampil Di SEDASA 2026 Membawa Tema “METROPOLITAN BLOOM”

Berita Terbaru