PENGAMAT POLITIK HIMALO “PILIHLAH PEMIMPIN BERDASARKAN KAPASITAS”

- Jurnalis

Senin, 2 Januari 2023 - 11:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta Tenarnews TV9.-Perhelatan Pemilihan Umum (Pemilu) akan dilaksanakan pada tahun 2024, namun tensi politik telah mulai menggeliat. Dan ada beberapa kandidat calon legislatif, calon Presiden dan calon kepala-kepala daerah mulai turun gelanggang sosialisasi.

Menyikapi fenomena tersebut, Himpunan Masyarakat Lombok (Himalo) memberikan padangan terkait situasi politik terkini. Terutama dalam memilih calon legislator dan suksesi kepemimpinan berikutnya.

Himalo berharap Presiden dan DPR/DPD RI ke depan memiliki perhatian terhadap NTB, seperti yang telah dilakukan oleh Presiden Joko Widodo.

“Pak Jokowi memberikan perhatian yang luar biasa kepada NTB, beberapa Proyek Strategis Nasional telah diadakan di NTB bahkan tidak cuma itu event-event internasional pun diadakan,” ungkap Dwi Hidayat, Ketua bidang Sosial politik HIMALO melalui siaran media (02/01/2023).

Baca Juga :  HIMALO PERKUAT TALI SILATURRAHIM & MENGKOKOHKAN SEMANGAT PEGUYUBAN DI TANAH RANTAU

Warga NTB disarankan memilih calon Presiden yang memiliki komitmen melanjutkan pembangunan yang ada

Begitu juga dengan memilih para wakil sebagai legislator, baik DPRD Kabupaten, DPRD Provinsi, dan DPR-RI. Himalo juga menyarankan untuk memilih para legislator berdasarkan kualitas, kapabilitas, dan kapasitas calon.

“Saya rasa pemilih kita di NTB, sudah mulai dewasa dalam memilih para legislatornya, baik di tingkat Kabupaten, Provinsi, maupun Pusat. Tapi tidak ada salahnya juga, kita menyarankan agar masyarakat berhati-hati memilih para calon legislatornya, baik dari segi kualitas, kapabilitas, dan kapasitas,”

Baca Juga :  PIMPINAN DPD RI: HALAMAN KOMPLEK PARLEMEN BAHKAN SELURUH FASILITASNYA DAPAT DIGUNAKAN UNTUK KEBUTUHAN RUMAH SAKIT DARURAT COVID-19.

Himalo juga menghimbau masyarakat tidak terjebak dalam ujaran-ujaran kebencian dan hoax yang mengandung sara.

“Hadirnya media sosial ditengah kehidupan kita, sangat rentan dengan serangan ujaran kebencian dan hoax. Kami menghimbau masyarakat agar tidak terpengaruh oleh konten negatif media sosial,” tambah Direktur Lembaga Wacana NTB itu.

“Oleh sebab, itu pemerintah melalui lembaga penyelenggara KPU dan Bawaslu untuk secara masif menggalakkan pendidikan litrerasi digital,” tutupnya.(Red)

“HATI-HATI PEMILU 2024 RENTAN HOAX”

Berita Terkait

Halal Bihalal UMKM Kelurahan Paninggilan Utara” UMKM Semakin Solid”
Puluhan Tokoh Sepakat Lanjutkan Gagasan Try Sutrisno, Kembali ke UUD 1945 dan Haluan Negara*
Dewan Pers Gelar Diskusi Kasus Magdalene.id, SMSI Dorong Penguatan Mekanisme Sengketa
Dewan td Kasus Magdalene.id, SMSI Dorong Penguatan Mekanisme Sengketa Jurnalistik
Dari Jakarta ke Dunia: Mengapa UU Penistaan Agama Indonesia Tertinggal dari Standar
Korban Banjir,” Warga RT 7/8 terima rembako dari Kades Warujaya
Dunia Harus Bersatu Melucuti Amerika Israel Untuk Kehidupan Yang Lebih Damai
Ir.Tinte Rosmiati Kabag Humas DPRD Terima Usulan Program Forum DPRD – Media
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 18:30 WIB

Halal Bihalal UMKM Kelurahan Paninggilan Utara” UMKM Semakin Solid”

Kamis, 16 April 2026 - 14:17 WIB

Puluhan Tokoh Sepakat Lanjutkan Gagasan Try Sutrisno, Kembali ke UUD 1945 dan Haluan Negara*

Kamis, 16 April 2026 - 14:07 WIB

Dewan Pers Gelar Diskusi Kasus Magdalene.id, SMSI Dorong Penguatan Mekanisme Sengketa

Kamis, 16 April 2026 - 13:56 WIB

Dewan td Kasus Magdalene.id, SMSI Dorong Penguatan Mekanisme Sengketa Jurnalistik

Kamis, 16 April 2026 - 09:00 WIB

Dari Jakarta ke Dunia: Mengapa UU Penistaan Agama Indonesia Tertinggal dari Standar

Berita Terbaru