Saiful Mujani Kritik Pemilihan Rektor UIN oleh Menag: Seperti Lembaga Jahiliah

- Jurnalis

Selasa, 15 November 2022 - 12:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Tenarnews.com.Awalnya, Saiful mengaku mendapatkan kabar bahwa proses seleksi calon Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta tempatnya mengajar, akan dilaksanakan di Hotel Sangrila Surabaya.

Dia mempertanyakan mengapa pelaksanaannya tidak di Departemen Agama (Depag) Jakarta atau UIN Ciputat saja, sementara calon dan tim penyeleksinya sendiri hampir seluruhnya dari Depag Jakarta.

“Prosedur pemilihan rektor di UIN atau di bawah Depag pada intinya tak ditentukan oleh pihak UIN sendiri seperti oleh senat, melainkan oleh Menteri Agama seorang diri. Mau-maunya menteri saja mau milih siapa. UIN dan senat Universitas tidak punya suara. Ini seperti lembaga jahiliah,” tulis Saiful mujani

Baca Juga :  USTADZ SYOBRI : CUITAN FERDINAND HUTAHAEAN PENUHI UNSUR PENISTAAN AGAMA

Menurut Saiful, dalam prosesnya pihak senat UIN hanya mencatat siapa saja yang mendaftar dan memenuhi persyaratan calon rektor. Selanjutnya, hasil inventaris senat diberikan rektor ke Depag untuk diseleksi oleh tim.


Rektor UIN Selalu Dipilih oleh Senat

Ilustrasi Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta

Ilustrasi Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta

Baca Juga :  PESERTA PELATIHAN REHABILITAS PERENCANAAN KECAMATAN PASEMAH AIR KERUH KABUPATEN EMPAT LAWANG JADI PERTANYAAN MASYARAKAT

Padahal, lanjut Saiful, pemilihan rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta selalu dipilih oleh senat guru besar.

“Sebelum kebijakan cara pemilihan rektor seperti sekarang, rektot UIN/IAIN dipilih oleh senat guru besar, dan telah melahirkan rektor-rektor yang kami hormati, banggakan, dan cintai seperti prof Harun Nasution, prof Quraish Shihab, prof Azyumardi Azra, prof Komaruddin Hidayat,” tutup Saiful.(Red)

Berita Terkait

Mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam Universitas PTIQ Jakarta Melakukan Kunjungan ke Unit Penyandang Disabilitas (UPD).
Himpunan Mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam (Himakopi) & Dema Fakultas Ushuluddin dan Dakwah (Dema FUD) mengadakan Focus Group Discussion
Peringati hari lahir, HIPMAT Gelar khataman Al-qur’an dan doa bersama.
Kembangkan soft skill, Ikatan Mahasiswa Sasak (IMSAK) Jakarta gelar sekolah kepenulisan.
Mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam Universitas PTIQ Jakarta Melakukan Kunjungan ke Radio Republik Indonesia (RRI)
Lanjutkan roda kepemimpinan, HIMAS Universitas PTIQ Jakarta gelar pemilihan umum.
Sambut Hari Batik Nasional, Mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam Universitas PTIQ Jakarta Mengenakan Batik Bersama
NGOBRAS (Ngobrol Asyik Bersama Rayon Al-Harokah)
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 November 2023 - 04:17 WIB

Mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam Universitas PTIQ Jakarta Melakukan Kunjungan ke Unit Penyandang Disabilitas (UPD).

Senin, 23 Oktober 2023 - 15:46 WIB

Himpunan Mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam (Himakopi) & Dema Fakultas Ushuluddin dan Dakwah (Dema FUD) mengadakan Focus Group Discussion

Senin, 23 Oktober 2023 - 14:49 WIB

Peringati hari lahir, HIPMAT Gelar khataman Al-qur’an dan doa bersama.

Selasa, 17 Oktober 2023 - 23:57 WIB

Kembangkan soft skill, Ikatan Mahasiswa Sasak (IMSAK) Jakarta gelar sekolah kepenulisan.

Rabu, 11 Oktober 2023 - 15:49 WIB

Mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam Universitas PTIQ Jakarta Melakukan Kunjungan ke Radio Republik Indonesia (RRI)

Berita Terbaru

Tenar News

Pemkab Bogor Relokasi Ratusan PKL pasar Parung

Sabtu, 18 Apr 2026 - 17:32 WIB