PENGEMBANGAN ENERGI TERBARUKAN UNTUK PERCEPAT TARGET NTB NET ZERRO EMISSION MENUJU NTB GEMILANG

- Jurnalis

Selasa, 14 Desember 2021 - 01:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mataram, TenarNews TV9 :
Niken Arumdati, ST, M.Sc adalah lulusan sarjana strata 2 Jurusan Technische Universiteit Eindhoven of Netherlands. Kini menjabat sebagai Kepala Seksi Pengembangan Energi Terbarukan pada Dinas ESDM Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Perempuan berdarah Jawa ini, mewakili Kepala Dinas ESDM NTB, Zaenal Abidin, ST; MM menjelaskan seputar Energi Terbarukan kepada Didin Maninggara dari TenarNews TV9, Kamis siang, 9 Desember 2021.

Minggu akhir November lalu, Niken

pertemuan Gubernur Zulkieflimansyah dalam rangka menandatangani LoA dengan Pemerintah Denmark di Kedutaan Besar Inggris di Jakarta. Pertemuan itu mendiskusikan rencana kerja sama yang telah diinisiasi pasca pengumuman NTB Netzero Emissions di COP 26.

Diskusi ini, menurut Niken, selain diikuti oleh dirinya, menampilkan tiga pakar Energi Terbarukan, yaitu :

  1. Sam Hayes, Head of Second Cities, Network and Strategy;
  2. David Lutman, Head of Low Carbon Energy & Infrastructure;
  3. Dewi Sari, Senior Trade Manager – Unitet Kingdom (UK) Northern Powerhouse.
Baca Juga :  Tas Tenun Sultra Hadir di Kreasi Bhayangkari Nusantara 2025 di JICC

Pertemuan yang ditandai dengan penandatangan LoA tersebut, dijelaskan Zaenal Abe di ruang kerjanya, beberapa hari lalu.

Intinya, kata Abe, bahwa dengan rencana kerjasama antara Pemprov NTB dan Pemerintah Denmark dapat diharapkan menggeser mitos tentang energi terbarukan yang mahal berubah menjadi pemahaman dengan paradigma baru Energi Terbarukan yang murah.

Niken menjelaskan, bahwa faktanya, tenaga angin dan matahari sudah lebih murah daripada bahan bakar fosil dibanyak negara.

Selain itu, lanjut Niken, Energi Terbarukan memiliki multi dampak. Di antaranya, terhadap kesehatan manusia dan pemanasan global.

Niken mempertegas, Energi Terbarukan merupakan transisi hijau, yaitu sistem transformasi energi dari energi fosil yang akan habis jika dikelola seperti penggunaan batubara ke enegi terbarukan yang lebih ramah lingkungan.

‘Energi terbarukan itu sendiri adalah sumber energi yang jika dikelola dengan baik tidak akan habis seperti energi yang bersumber dari matahari (PLTS/Pembangkit Listrik Tenaga Surya), angin, air, biomassa dan lain-lain,” urainya.

Baca Juga :  Seleksi Musabaqoh Tilawatil Qur'an dan Hadits (MTQH) berlangsung sukses

Untuk itu, Zaenal Abe maupun Niken menyatakan optimistik Provinsi NTB yang kaya sumber daya energi terbarukan, dapat berkembang baik dan menjadi kebutuhan energi bagi masyarakat secara meluas setelah kerjasama dengan Denmark.

Sehingga dengan demikian, Abe Niken meyakini akan memberikan bantuan dalam pencapaian target dari visi misi NTB Gemilang, yaitu NTB Net Zerro Emissions yang juga baru diumumkan oleh Wakil Gubernur NTB dalam Forum COP 26 di Glassgow Unitet Kingdom.

“Kerja sama dengan Denmark bertujuan memberikan Provinsi NTB bantuan dalam hal pencapaian target NTB Net Zero Emissions yang diumumkan Bu Wagub di forum COP 26 d Glasgow, UK,” tandas Niken menutup keterangan tertulisnya via WhatsApp. (DM)

Berita Terkait

Disoal,” Bangunan Indomaret ditanah “sengketa”?
Tajudin Tabri Desak Program UHC Kembali di Berlakukan Tahun 2026 .
*Rancang Bangun Sistem Inventaris Barang Berbasis Android Menggunakan React Native pada Warkop Meteora Pamulang*
Kejagung Tahan Tikus Pengendali SPPG, Diduga Perjualbelikan Titik Dapur MBG
Yayasan Rumah Anak Pancasila (RAP) Gelar Festival Kebudayaan Akbar Bertajuk “Festival Anak Pancasila 2026”.
Firdaus Ajukan SMSI sebagai Penanggung Jawab HPN 2027
Pengajian MT. Balai Wartawan Kota Depok Hijrah Menuju Kebaikan dan Menebar Kebenaran
Membaca Pesan Moral Diskusi Kebangsaan FWK: Mengenang Rasa Aman di Era Soeharto
Berita ini 258 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 10:56 WIB

Disoal,” Bangunan Indomaret ditanah “sengketa”?

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:46 WIB

Tajudin Tabri Desak Program UHC Kembali di Berlakukan Tahun 2026 .

Selasa, 23 Juni 2026 - 11:09 WIB

*Rancang Bangun Sistem Inventaris Barang Berbasis Android Menggunakan React Native pada Warkop Meteora Pamulang*

Senin, 22 Juni 2026 - 15:39 WIB

Kejagung Tahan Tikus Pengendali SPPG, Diduga Perjualbelikan Titik Dapur MBG

Sabtu, 20 Juni 2026 - 23:00 WIB

Yayasan Rumah Anak Pancasila (RAP) Gelar Festival Kebudayaan Akbar Bertajuk “Festival Anak Pancasila 2026”.

Berita Terbaru

Tenar News

Disoal,” Bangunan Indomaret ditanah “sengketa”?

Selasa, 30 Jun 2026 - 10:56 WIB