KASAD KEMERDEKAAN NEGARA DIBANGUN ATAS KEBERAGAMAN BUDAYA, AGAMA DAN ADAT ISTIADAT

- Jurnalis

Rabu, 1 Juni 2022 - 04:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta Tenarnewstv9. Kemerdekaan negara Indonesia dibangun dari keberagaman budaya, agama dan adat istiadat. Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dudung Abdurachman, S.E., M.M., saat melaksanakan audiensi dengan tokoh Gereja Majelis Sinode Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GPIB) dan Pelaksana Harian Majelis Jemaat (PHMJ) GPIB Imanuel di Gereja Imanuel Pejambon, Jakarta Pusat, Selasa (31/5/2022).

Kedatangan Jenderal Dudung disambut Sekretaris Umum Majelis Sinode GPIB Imanuel, Pendeta Abraham Ruben Persang yang memperkenalkan Pendeta Paulus Kariso Rumambi sebagai Ketua Umum Fungsionaris Majelis Sinode (FMS) GPIB, serta beberapa pengurus Majelis Sinode GPI.

Baca Juga :  Buya Hamka:Pujangga, Ulama besar, tokoh dunia ;

Kasad menyampaikan, tujuan kunjungannya ke GPIB semata-mata untuk bersilaturahmi, karena keberadaannya sebagai Kasad hadir dari rakyat, oleh rakyat dan hakekatnya untuk kepentingan rakyat.

“Saya ingin ada masukan dari GPIB untuk mengantisipasi ancaman perpecahan. Negara tercipta karena perbedaan, negara terbentuk karena kebersamaan, persatuan dan kesatuan. Gotong-royong dan kebersamaan merupakan budaya bangsa kita sehingga dari sini lahir Pancalisa,” ujar Jenderal Dudung.

Baca Juga :  Ketua DPR RI Puan Maharani Ajak Kader PDIP Menjadikan Indonesia Juara Kopi Dunia

Kasad berharap, TNI AD dengan GPIB dapat bersinergi dalam menangkal berbagai bentuk ancaman yang dapat menimbulkan perpecahan.

“Bangsa Indonesia tidak akan terpecah-pecah jika masih tetap memegang teguh Pancasila sebagai ideologi negara,” pungkasnya

Akhir kegiatan, Kasad dan Ketua Umum FMS GPIB saling menukar cinderamata, kemudian dilanjutkan peninjauan Gereja GPIB dan foto bersama di depan geraja. ( Red)

Berita Terkait

Tajudin Tabri Desak Program UHC Kembali di Berlakukan Tahun 2026 .
*Rancang Bangun Sistem Inventaris Barang Berbasis Android Menggunakan React Native pada Warkop Meteora Pamulang*
Kejagung Tahan Tikus Pengendali SPPG, Diduga Perjualbelikan Titik Dapur MBG
Yayasan Rumah Anak Pancasila (RAP) Gelar Festival Kebudayaan Akbar Bertajuk “Festival Anak Pancasila 2026”.
Firdaus Ajukan SMSI sebagai Penanggung Jawab HPN 2027
Pengajian MT. Balai Wartawan Kota Depok Hijrah Menuju Kebaikan dan Menebar Kebenaran
Membaca Pesan Moral Diskusi Kebangsaan FWK: Mengenang Rasa Aman di Era Soeharto
RANCANG BANGUN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS GAME KUIS PADA BIMBINGAN BELAJAR DI LABIBA NS
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:46 WIB

Tajudin Tabri Desak Program UHC Kembali di Berlakukan Tahun 2026 .

Selasa, 23 Juni 2026 - 11:09 WIB

*Rancang Bangun Sistem Inventaris Barang Berbasis Android Menggunakan React Native pada Warkop Meteora Pamulang*

Senin, 22 Juni 2026 - 15:39 WIB

Kejagung Tahan Tikus Pengendali SPPG, Diduga Perjualbelikan Titik Dapur MBG

Sabtu, 20 Juni 2026 - 23:00 WIB

Yayasan Rumah Anak Pancasila (RAP) Gelar Festival Kebudayaan Akbar Bertajuk “Festival Anak Pancasila 2026”.

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:09 WIB

Firdaus Ajukan SMSI sebagai Penanggung Jawab HPN 2027

Berita Terbaru

Tenar News

Firdaus Ajukan SMSI sebagai Penanggung Jawab HPN 2027

Jumat, 19 Jun 2026 - 15:09 WIB