Masyarakat Kesal pembangunan jalan cor beton di desanya di jadikan praktek KKN, dan di pertanyakan

- Jurnalis

Minggu, 21 November 2021 - 17:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUM-SEL,Empat Lawang, tenarnews TV9 pembangunan jalan cor beton di talang air berau desa rantau dodor kecamatan pendopo barat kabupaten Empat Lawang yang sangat mengecewakan masyarat setempat.pasalnya pembangunan jalan cor beton tersebut suda berumur kurang lebi 3 bulan tapi masi bisa di congkel pakai tangan,masyarat suda berapa kali meminta kepada yang mengerjakan untuk di perbaiki tapi tidak di hiraukan,jum’at 19/11/2021

kepala dusun(kadus) sudah berkali-kali minta di perbaiki tapi jawaban yang mengerjakannya mengagetkan,”saya suda berapa kali meminta di perbaiki dengan oknum yang berisial (x ???) dan saya kayak menunggu air hanyut karena sampai saat ini mereka tak kunjung datang untuk melihat ke adaan bangunan tersebut apalagi untuk di perbaiki,ungkap yodi(kadus air berau)

Baca Juga :  Wali Kota Warning! Tutup Hotel, Penginapan Dan Kos Praktek Prostitusi.

lain dari pada itu masyarakat suda bertanda tangan untuk tidak terima atas pembangunan tersebut dan masyarakat berharap kepada bapak guburnur sumatera selatan untuk melihat ke adaan kami yang di bawa yang di menpaatkan oleh oknum2 yang sengaja mencari ke untungan di desa kami,ungkapnya pada minggu 14/11/2021

pembangunan yang bernilai kurang lebi Rp 250 jt tersebut cuma yang di dapat masyarakat debu dan pasir yang berserakan pasalnya batu dan pasir tidak menyatu atau tidak lengket,tapi apa hendak dikata nasi suda jadi bubur dan masyarakat kecil yang suaranya kurang di dengarkan,

Baca Juga :  Tinjau Panen Raya di Ngawi, Presiden Jokowi: Produktivitas Tiap Daerah Berbeda

salah satu anggota LSM GERHANA di talang air berau juga akan membantu masyarakat untuk melaporkan hal ini sampai ke pusat,karena ini suda jelas2 melanggar,tuturnya,

sampai saat ini pihak pemborong ataupun dinas terkait tidak dapat di hubungi sehingga berita ini tayang,,(tim-red)sumber LSM gerhana .

Jurnalis( Aprianto ST)

Berita Terkait

Tajudin Tabri Desak Program UHC Kembali di Berlakukan Tahun 2026 .
*Rancang Bangun Sistem Inventaris Barang Berbasis Android Menggunakan React Native pada Warkop Meteora Pamulang*
Kejagung Tahan Tikus Pengendali SPPG, Diduga Perjualbelikan Titik Dapur MBG
Yayasan Rumah Anak Pancasila (RAP) Gelar Festival Kebudayaan Akbar Bertajuk “Festival Anak Pancasila 2026”.
Firdaus Ajukan SMSI sebagai Penanggung Jawab HPN 2027
Pengajian MT. Balai Wartawan Kota Depok Hijrah Menuju Kebaikan dan Menebar Kebenaran
Membaca Pesan Moral Diskusi Kebangsaan FWK: Mengenang Rasa Aman di Era Soeharto
RANCANG BANGUN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS GAME KUIS PADA BIMBINGAN BELAJAR DI LABIBA NS
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:46 WIB

Tajudin Tabri Desak Program UHC Kembali di Berlakukan Tahun 2026 .

Selasa, 23 Juni 2026 - 11:09 WIB

*Rancang Bangun Sistem Inventaris Barang Berbasis Android Menggunakan React Native pada Warkop Meteora Pamulang*

Senin, 22 Juni 2026 - 15:39 WIB

Kejagung Tahan Tikus Pengendali SPPG, Diduga Perjualbelikan Titik Dapur MBG

Sabtu, 20 Juni 2026 - 23:00 WIB

Yayasan Rumah Anak Pancasila (RAP) Gelar Festival Kebudayaan Akbar Bertajuk “Festival Anak Pancasila 2026”.

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:09 WIB

Firdaus Ajukan SMSI sebagai Penanggung Jawab HPN 2027

Berita Terbaru

Tenar News

Firdaus Ajukan SMSI sebagai Penanggung Jawab HPN 2027

Jumat, 19 Jun 2026 - 15:09 WIB