DEPOK – Tenarnestv9 Siber Indonesia:
DPRD Kota Depok mengapresiasi Rancangan APBD Tahun Anggaran 2027 yang disampaikan Wali Kota Depok Supian Suri dalam Rapat Paripurna di Gedung DPRD, Senin, 2 November 2026.
Ketua DPRD Depok Ade Supriyatna mengatakan, sejumlah program prioritas eksekutif sejalan dengan kebutuhan warga, terutama sektor kesehatan, infrastruktur, penanganan sampah, dan pendidikan.
Sorotan utama adalah target Universal Health Coverage (UHC) pada Januari 2027.
“Tadi kita mengapresiasi komitmen Pak Wali Kota, beliau sendiri yang mendeklarasikan untuk tingkat UHC bisa dicapai di Januari 2027,” kata Ade.
Untuk mencapai target itu, Pemkot Depok akan mendorong peningkatan kepesertaan BPJS Kesehatan hingga tingkat keaktifan minimal 81 persen sebagai syarat UHC. Caranya melalui integrasi data kependudukan dan penguatan anggaran bagi kelompok rentan.
Kebijakan tersebut merujuk Surat Edaran Pemprov Jawa Barat Nomor 57/KU.03.03.01/Dinkes tanggal 6 Mei 2026 tentang Sinergi Pembiayaan Kesehatan.
Wali Kota Depok Supian Suri menyatakan, APBD 2027 juga akan menyiapkan skema pembiayaan di luar BPJS untuk kasus yang tidak ter-cover, seperti korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dan kondisi darurat lainnya.
“Karena ada beberapa kriteria yang BPJS Kesehatan tidak bisa memfasilitasi pembiayaan masyarakat. Salah satunya yakni KDRT,” ujar Supian.
Selain kesehatan, DPRD juga mengapresiasi program infrastruktur berupa pelebaran simpang dan pembangunan jalan baru di wilayah Sawangan untuk mengatasi kemacetan, serta kerja sama pengelolaan sampah dengan pihak ketiga.
Sementara untuk pendidikan, alokasi anggaran dipastikan tetap di atas 20 persen dari total APBD. ( Mur )

