*LOMBOK TENGAH, TENARNEWS TV9* – Proyek Pembangunan Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) yang berlokasi di Dusun Toro, Desa Penujak, Kecamatan Praya Barat, Kabupaten Lombok Tengah, terindikasi bermasalah.
Proyek yang dikerjakan secara swakelola oleh pihak sekolah dan masyarakat setempat ini merupakan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan yang menggunakan dana RAPBN Tahun 2026 dengan nilai anggaran sebesar Rp. 3.378.890.000.
Berdasarkan pantauan Tim Gabungan Wartawan TENARNEWS TV9 Media Siber Indonesia pada Kamis, 08 Oktober 2026 di lokasi, ditemukan adanya beberapa item pekerjaan yang tidak sesuai dengan spesifikasi dan pemasangan.
Padahal dalam papan informasi proyek, progres pengerjaan diklaim telah mencapai 99%.
“Namun ada beberapa item yang akan kita kembangkan dan kroscek nanti terkait dengan pengerjaan spek dan pasangan semua item gedung sekolah,” ujar H. Lalu Muhamad…, perwakilan Gabungan Wartawan di lokasi.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak pelaksana swakelola dan Kepala SLBN terkait belum dapat dikonfirmasi. Tim media akan terus melakukan pengembangan dan investigasi lebih lanjut terkait dugaan penyimpangan anggaran tersebut.
*[TIM – TENARNEWS TV9]*
—
Naskah untuk Voice Over Video:
> Selamat sore pemirsa, Proyek Revitalisasi Sekolah Luar Biasa Negeri di Dusun Toro Desa Penujak Kecamatan Praya Barat Lombok Tengah dengan anggaran 3 koma 3 Miliar rupiah dari RAPBN terindikasi korupsi.
>
> Proyek yang dikerjakan secara swakelola ini di lapangan ditemukan beberapa item pekerjaan yang diduga tidak sesuai spek, padahal progresnya diklaim sudah 99 persen.
>
(Tim gabungan wartawan TenarNews TV9 / Media siber Indonesia,.)

