Proyek Revitalisasi SLBN di Praya Barat Loteng Rp 3,3 Miliar Terindikasi Korupsi, Progres Baru 99Persen

- Jurnalis

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

*LOMBOK TENGAH, TENARNEWS TV9* – Proyek Pembangunan Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) yang berlokasi di Dusun Toro, Desa Penujak, Kecamatan Praya Barat, Kabupaten Lombok Tengah, terindikasi bermasalah.

Proyek yang dikerjakan secara swakelola oleh pihak sekolah dan masyarakat setempat ini merupakan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan yang menggunakan dana RAPBN Tahun 2026 dengan nilai anggaran sebesar Rp. 3.378.890.000.

Berdasarkan pantauan Tim Gabungan Wartawan TENARNEWS TV9 Media Siber Indonesia pada Kamis, 08 Oktober 2026 di lokasi, ditemukan adanya beberapa item pekerjaan yang tidak sesuai dengan spesifikasi dan pemasangan.

Baca Juga :  Polda Metro Jaya Adakan Acara Silaturahmi Dan Buka Puasa Bersama Dengan Insan Pers

Padahal dalam papan informasi proyek, progres pengerjaan diklaim telah mencapai 99%.

“Namun ada beberapa item yang akan kita kembangkan dan kroscek nanti terkait dengan pengerjaan spek dan pasangan semua item gedung sekolah,” ujar H. Lalu Muhamad…, perwakilan Gabungan Wartawan di lokasi.

 

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pelaksana swakelola dan Kepala SLBN terkait belum dapat dikonfirmasi. Tim media akan terus melakukan pengembangan dan investigasi lebih lanjut terkait dugaan penyimpangan anggaran tersebut.

Baca Juga :  HIMPUNI Gelar Buka Puasa Bersama Untuk Memperkuat Sinergi Kolaborasi Alumni PTN Seluruh Indonesia.

*[TIM – TENARNEWS TV9]*

—

Naskah untuk Voice Over Video:

> Selamat sore pemirsa, Proyek Revitalisasi Sekolah Luar Biasa Negeri di Dusun Toro Desa Penujak Kecamatan Praya Barat Lombok Tengah dengan anggaran 3 koma 3 Miliar rupiah dari RAPBN terindikasi korupsi.
>
> Proyek yang dikerjakan secara swakelola ini di lapangan ditemukan beberapa item pekerjaan yang diduga tidak sesuai spek, padahal progresnya diklaim sudah 99 persen.
>
(Tim gabungan wartawan TenarNews TV9 / Media siber Indonesia,.)

Berita Terkait

Pihak Rutan Depok Akui ada indikasi dugaan pelanggaran
Profile Guru Besar Prof. Dr. Hasani Ahmad Said, S.Th.I., M.A. sang Guru Besar Tafsir Maqasidi UIN Jakarta
DIPERTANYAKAN PROYEK PENGGANTI JEMBATAN SENILAI 575.000.000 DIDEPOK JABAR ,
Prioritas Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto: Polisi Dekat ke Rakyat
Algo Sapiens: Ketika Manusia Dikendalikan Mesin
Dari Imam & Muadzin Fathullah hingga ke Guru Besar: Kisah Inspiratif  Prof DR KH Hasani Ahmad Said
Prof. Hasani Ahmad Said Berikan Lima Tawaran Besar Tafsir Maqāṣidī untuk PTKI dan Masa Depan Kemanusiaan
Guru Besar Tafsir Maqāṣidī UIN Jakarta Tegaskan Pentingnya Penerapan Maqāṣid dalam Hukum Keluarga dan Sosial di Indonesia
Berita ini 67 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:31 WIB

Proyek Revitalisasi SLBN di Praya Barat Loteng Rp 3,3 Miliar Terindikasi Korupsi, Progres Baru 99Persen

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:59 WIB

Pihak Rutan Depok Akui ada indikasi dugaan pelanggaran

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 13:39 WIB

Profile Guru Besar Prof. Dr. Hasani Ahmad Said, S.Th.I., M.A. sang Guru Besar Tafsir Maqasidi UIN Jakarta

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:18 WIB

DIPERTANYAKAN PROYEK PENGGANTI JEMBATAN SENILAI 575.000.000 DIDEPOK JABAR ,

Jumat, 2 Oktober 2026 - 00:04 WIB

Prioritas Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto: Polisi Dekat ke Rakyat

Berita Terbaru

Tenar News

Pihak Rutan Depok Akui ada indikasi dugaan pelanggaran

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:59 WIB