Profile Maulana Syaikh Muhammad Zainuddin Abdul Madjid Pendiri NW & NWDI “Pahlawan Nasional “

- Jurnalis

Rabu, 1 Mei 2024 - 01:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Majid

Bapak Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Majid lahir di kampung Bermi Pancor pada tanggal 19 April 1908. Nama kecilnya ialah Muhammad Syaggaf dan setelah menunaikan ibadah haji nama beliau diganti menjadi Muhammad Zainuddin Abdul Majid.

Pada tahun 1934, sepulang dari mekkah beliau mendirikan sebuah pesantren yang namanya kental dengan perjuangan bernama Al-Mujahidin (para pejuang). Perhatian beliau kepada situasi Lombok saat itu yang masih berjuang melawan penjajah mendorong beliau  beliau mendirikan sebuah madrasah Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah (NWDI) dua tahun setelah mendirikan pesantren.  Penggunaan nama pesantren dan madrasah yang beliau dirikan, sangat kuat mengisyaratkan semangat jihaduntuk ummat islam dan kebangkitan bangsa, negeri atau tanah air (Nahdlatul Wathan)

Tujuh tahun kemudian, tepatnya tangagl 21 April 1943, beliau mengambil langkah yang penting yang disebut dengan education for all dengan mendirikan madrasah perempuan pertama. Sekolah/madrasah ini dinamakan Nahdlatul Banat Diniyah Islamiya. Ini merupakan semangat pendidikan emansipatoris agar kaum perempuan, sebagaimana kaum laki-laki, juga bangkit memajukan ummat, negeri dan tanah air seperti nama organisasi kemasyarakat yang beliau dirikan yaitu Kebangkitan Tanah Air (Nahdlatul Wathan)

Pada zaman penjajahan, al-Mukarram bapak Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid juga menjadikan madrasah NWDI dan NBDI sebagai pusat pergerakan kemerdekaan, tempat menggembleng patriot-patriot bangsa yang siap bertempur melawan dan mengusir penjajah. Bahkan secara khusus al-Mukarram bapak Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Majid bersama guru-guru Madrasah NWDI-NBDI membentuk suatu gerakan yang diberi nama “Gerakan al-Mujahidin”. Gerakan al-Mujahidin ini bergabung dengan gerakan-gerakan rakyat lainnya di Pulau Lombok untuk bersama-sama membela dan mempertahankan kemerdekaan dan keutuhan Bangsa Indonesia. Dan pada tanggal 7 Juli 1946, TGH. Muhammad Faizal Abdul Majid adik kandung Maulana al-Syaikh TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid memimpin penyerbuan tanksi militer NICA di Selong. Namun, dalam penyerbuan ini gugurlah TGH. Muhammad Faisal Abdul Madjid bersama dua orang santri NWDI sebagai Syuhada’ sekaligus sebagai pencipta dan penghias Taman Makam Pahlawan Rinjani SelongLombok Timur.

Baca Juga :  Operasi Ketupat Jaya Digelar mulai 23 Maret hingga 8 April 2025 Tenarnews.com, Jakarta,-Polda Metro Jaya mengerahkan 4.000 personel dalam rangka Operasi Ketupat Jaya 2025 untuk mengamankan mudik Lebaran. Sebanyak puluhan pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu didirikan di sepanjang jalur mudik "Itu semua ada pospam, maupun posyan, dan pos terpadu yang kita buat, sehingga bisa melayani masyarakat semuanya," kata Karo Ops Polda Metro Jaya Kombes Torry Kristianto kepada wartawan, Senin (17/3/2025). Torry merinci ada puluhan pospam yang didirikan petugas. Tidak hanya mengamankan jalur mudik, personel tersebut juga akan mengamankan stasiun hingga tempat wisata. "Mengantisipasi segala kemungkinan, baik itu arus mudik maupun arus balik, termasuk beberapa kegiatan ibadah kegiatan salat Id, termasuk juga kegiatan tempat-tempat rekreasi yang nantinya menjadi tujuan daripada masyarakat ketika sedang melaksanakan liburan," ujarnya. Berikut sebaran pos pengamanan jalur mudik lebaran 2025: A. Pos Pengamanan Arus Mudik Jalur Tol 1. KM 10 Tol Jakarta-Cikampek 2. Rest Area KM 19 Tol Jakarta-Cikampek 3. Simpang Cibitung KM 24 4. Cikarang Utara KM 29 5. Rest Area 39 Tol Jakarta-Cikampek 6. Rest Area Pinang KM 13.5 7. Rest Area Kunciran KM 14 8. Rest Area KM 10 Arah Bogor B. Pos Pengamanan Arus Balik Jalur Tol 1. Simpang Cibitung KM 24 2. Rest Area KM 19 B 3. Pos GT Cikunir 4. Rest Area KM 6 5. Rest Area Pinang KM 13.5 6. Rest Area Kunciran KM 14 7. KM 21 Arah Jakarta C. Pos Pengamanan Jalan Arteri 1. Arah Merak Jakarta Barat di Pospam Pos Lantas Kalideres 2. Arah Karawang a. Jakarta Timur di Pospam Hj Naman b. Bekasi Kota 1) Pospam Jl. Nur Ali Sumber Arta 2) Pospam Jl. Sultan Medan Satria 3) Pospam GT Bekasi Timur 4) Pospam Mal Ciputra b. Bekasi Kabupaten 1) Pospam Pasar Tambun atau Gedung Juang 2) Pospam Pasar Induk Cibitung 3) Pospam SGC 4) Pospam Kedungwaringin 3. Arah Bogor a. Jakarta Timur di Pospam Panasonic b. Depok 1) Pospam Terminal Jatijajar 2) Pospam Margonda 9 D. Pos Pelayanan Jalan Arteri 1. Arah Merak a. Tangerang Selatan di Posyan Bitung atau exit Tol Bitung b. Tangerang Kota di Posyan Mal Tangerang City 2. Arah Karawang Bekasi Kota a. Posyan STKA Bekasi b. Posyan Mal Giant exit Tol Bekasi Barat E. Pos Pantau Jalan Arteri 1. Arah Karawang a. Jakarta Timur 1) Pos Pantau Halim Baru 2) Pos Pantau Interchange Cawang b. Bekasi Kabupaten 1) Pos Pantau Cikarang Barat 2) Pos Pantau Telaga Asih 2. Arah Bogor Depok di Pos Pantau Bogor 9 atau exit Tol Cijago F. Pos Pengamanan Terminal 1. Terminal Bus Kampung Rambutan 2. Terminal Bus Pulogebang 3. Terminal Bus Kalideres G. Pos Pengamanan Stasiun 1. Stasiun Gambir 2. Stasiun Senen H. Pos Pengamanan Bandara 1. Bandara Soekarno-Hatta 2. Bandara Halim Perdanakusuma I. Pos Pengamanan Pelabuhan Pelabuhan Tanjung Priok J. Pos Pengamanan Tempat Wisata 1. Kebun Binatang Ragunan 2. Taman Mini Indonesia Indah (TMII) 3. Ancol 4. Monas 5. Kota Tua 6. PIK Aloha Operasi Ketupat Jaya sendiri digelar mulai 23 Maret hingga 8 April 2025. Kombes Torry berharap kegiatan Operasi Ketupat Jaya 2025 bisa berjalan lancar. Dia menegaskan operasi tersebut merupakan operasi kemanusiaan unjuk memastikan rangkaian Lebaran 2025 berjalan kondusif.(Gh)

Pada tahun 1953, beliau mendirikan sebuah organisasi islam terbesar Nahdlatul Wathan (Kebangkitan tanah air). Melalui organisasi ini beliau memberikan pengaruh yang amat besar terutama perkembangan dunia pendidikan di Lombok. Nama Nahdlatul Wathan pada perkembangannya menjadi tarekat hizib nahdlatul wathan yang memeberikan andil dalam pengimplementasian tradisian keagamaan yang berbasis Ahlussunnah Wal Jamaah yang mengajarkan islam yang moderat.

Tarikh akhir 1997 menjadi masa kelabu Nusa Tenggara Barat. Hari Selasa, 21 Oktober 1997 M / 18 Jumadil Akhir 1418 H dalam usia 99 tahun menurut kalender Masehi, atau usia 102 tahun menurut Hijriah. Sang ulama karismatis, Tuan Guru Haji Muhammad Zainuddin Abdul Madjid, berpulang ke rahmatullah sekitar pukul 19.53 WITA di kediaman beliau di Bermi  Pancor, Lombok Timur. Tiga warisan besar beliau tinggalkan: ribuan ulama, puluhan ribu santri, dan sekitar seribu lebih kelembagaan Nahdlatul Wathan yang tersebar di seluruh Indonesia dan mancanegara.

Baca Juga :  Pemilu Maslahat: Pemilu Jurdil

Beliau adalah ulama pewaris para nabi. Beliau sangat berjasa dalam mengubah masyarakat NTB dari keyakinan semula yang mayoritas animisme, dan dinamisme menuju masyarakat NTB yang islami. Buah perjuangan beliau jugalah yang menjadikan Pulau Lombok sehingga dijuluki Pulau Seribu Masjid. Karena di seluruh kampung di Lombok pasti kita temukan masjid untuk tempat ibadah dan acara sosial, baik yang berukuran kecil maupun besar.

Pada akhirnya Bapak Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Majid dikenal sebagai seorang Nasionalis pejuang kemerdekaan, da’I, mubalig, guru/pendidik, ulama/intelektual, sastrawan, politisi, dan guru sufi tarikat hizib Nahdlatul Wathandan pembaharu sosial keagamaan dan pendidikan serta Penerima BINTANG MAHA PUTRA

Pada tanggal 6 November 2017 berdasarkan surat Keputusan Presiden RI No. 115/TK/Tahun 2017 bapak Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Majid dianugrahi gelar Pahlawan Nasional sebagai bentuk penghargaan pemerintah atas jasa beliau oleh presiden Republik Indonesia Bapak Jokowi Widodo.( Zf)

H LALU MUHAMMAD HUSNIADI .S, KOM MM

KETUM NWDI PROVINSI BANTEN

Al-MAGRULAH TGH NAJMUDDIN MAKMUN PENDIRI NW MUHAJIRIN PRAYA LOTENG

Berita Terkait

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Bela Penimbun Pertalite Di Bogor Dan Tuding Miring Profesi Jurnalis
KABAR GEMBIRA BAND BARU BOSS FIVE AKAN SEGERA DIRILIS DI AKHIR TAHUN 2026
SIMPOSIUM NASIONAL 60 TAHUN KAHMI UNTUK KEDAULATAN BANGSA
Desakan Kembali ke UUD 1945 Asli, Anggota DPR RI Johan Rosihan Sebut Ada Dua Arus di MPR
Pakai Baju Adat Kaltim Qonita Lutfiyah Umumkan Indikator Baru BK Award 2026.
KADES TAPOS DILAPORKAN WARGANYA SENDIRI, DUGAAN PENIPUAN-PENGGELAPAN Rp1,2 MILIAR MULAI DIPROSES
Pesawat RI Satu “Presiden Prabowo ke NTB untuk resmikan bendungan”
Berita ini 412 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 09:30 WIB

Sabtu, 12 September 2026 - 16:03 WIB

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Bela Penimbun Pertalite Di Bogor Dan Tuding Miring Profesi Jurnalis

Jumat, 11 September 2026 - 21:26 WIB

KABAR GEMBIRA BAND BARU BOSS FIVE AKAN SEGERA DIRILIS DI AKHIR TAHUN 2026

Jumat, 11 September 2026 - 19:30 WIB

SIMPOSIUM NASIONAL 60 TAHUN KAHMI UNTUK KEDAULATAN BANGSA

Jumat, 11 September 2026 - 13:33 WIB

Desakan Kembali ke UUD 1945 Asli, Anggota DPR RI Johan Rosihan Sebut Ada Dua Arus di MPR

Berita Terbaru

Tenar News

Senin, 14 Sep 2026 - 09:30 WIB

Tenar News

SIMPOSIUM NASIONAL 60 TAHUN KAHMI UNTUK KEDAULATAN BANGSA

Jumat, 11 Sep 2026 - 19:30 WIB