BENCI DAN CINTA

Benci dan cinta adalah dua suasana hati yang berbeda. Keduanya hanya dibatasi oleh dinding pemisah yang sangat tipis. Sehingga kadang keduanya datang terpisah dan kadang pula datang secara bersamaan
Namun demikian, setetes kebencian di dalam hati akan membuahkan penderitaan. Tetapi setetes cinta di dalam hati akan membuahkan kebahagiaan.
Karena itu redamlah kebencian di hati dengan melupakan keburukan-keburukan seseorang yang kita cintai. Dan pupuklah rasa cinta di hati dengan mengingat-ingat akan kebaikannya.
Dan tahukah kamu di antara tanda orang yang di hatinya lebih dominan rasa cintanya ketimbang rasa bencinya? Tidak lain adalah murah senyum dan ramah dalam tindakan
“Apapun yang terjadi, tetaplah tersenyum dan tenggelam dalam Cinta.
BERSABARLAH
Seringkali problematika hidup itu datang mendera silih berganti. Bahkan kadang satu problema belum selesai datang lagi problema yang lainnya
Bersabarlah. Itulah ujian dalam kehidupan ini. Tidak ada orang yang terbebas dari hal ini, tanpa terkecuali. Bahkan seorang manusia pilihan Allah sekalipun, Nabi Muhammad Saw juga merasakannya
Kalau hanya tentang cobaan, betapa sering beliau mendapat musibah, penghinaan, hujatan dan berhadapan dengan musuh-musuhnya
Kalau hanya urusan patah hati, beliau pun hancur ditinggal Khodijah, wanita yang menyokong perjuangan dakwahnya
Kalau hanya tentang berhemat, beliau hanya tidur diatas pelepah yang berpotensi rapuh
Kalau hanya tentang pakaian, beliau juga tak pernah pakai jubah mewah nan mentereng
Jadi kalau seorang manusia pilihan Allah saja mengalami hal-hal demikian, apalagi kita, orang biasa. Tetaplah terus kuat dan sabar dalam menghadapi berbagai problematika hidup ini
Dan Kami pasti akan mengujimu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar…
