“Dipandang dari sisi itulah kita berharap banyak kepada Anies Baswedan agar  Tuhan berikan kesempatan yang lebih baik dalam kepemimpinannya. Indonesia tidak kekurangan orang pintar tetapi kekurangan orang jujur dan berkarakter

- Jurnalis

Minggu, 5 Juli 2026 - 14:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

“Dipandang dari sisi itulah kita berharap banyak kepada Anies Baswedan agar  Tuhan berikan kesempatan yang lebih baik dalam kepemimpinannya. Indonesia tidak kekurangan orang pintar tetapi kekurangan orang jujur dan berkarakter.”

 

Jakarta –, TeNarNews , Media siber Indonesia,,-Sebetulnya apa yang disampaikan oleh tokoh Inspiratif Nasional yang juga tokoh Perubahan Anies Rasyid Baswedan  terkait Kompromi dalam politik  bagi setiap pemimpin dalam pengambilan keputusan, adalah hal yang biasa saja. Kompromi dimungkinkan dilakukan dengan tujuan   untuk kemashlahatan Rakyat  secara keseluruhan, bukan untuk pribadi, golongan atau partai apalagi kepentingan oligarki yang sengsarakan rakyat.

“Saya setuju dengan pendapat Anies itu. Dia menunjukkan sikap keberpihakan kepada rakyat, yang tidak mentolerirkan kompromi jika itu menyengsarakan dan memiskinkan rakyat,” kata pegamat pendidikan yang juga Ketua Umum Relawan Jaringan Pedidikan Nasional (Jardiknas) dan Eksponen Angkatan Reformasi 98 Abba Thaher Lamatapo kepada TeNarNews ,Rabu, 1 Juli 2026.

Dia menanggapi pernyataan Anies Baswedan yang menyatakan, dalam situasi dan kondisi apapun kompromi bisa dilakukan selama bisa berpegang teguh kepada Values (nilai)  dan Leadership (kepemimpinan).  Sebab, dalam politik ada take (mengambil) dan give (memberi).  Hal ini disampaikan oleh Tokoh Gerakan Perubahan itu  saat berdialog dengan para mahasiswa di Amerika Serikat, yang dikutip Media dari kanal YouTube  pribadinya.

Baca Juga :  Sekjen MUI Buya Amirsyah Tambunan menyampaikan Visi Majelis Ulama Indonesia /MUI

Di depan para Mahasiswa hadirin tamu yang hadir Mantan Gubernur DKI Jakarta itu dengan gamblang menjelaskan betapa pentingnya  kompromi dalam mengambil keputusan jika situasi dan kondisi memungkinkan asalkan tetap berpegang teguh kepada nilai-nilai keadaban  etika saling menghormati, saling memiliki dan saling bangga.

“Pernyataan Anies itu menunjukkan dia seorang demokrat sejati yang selalu membingkai pemikiran dan sikapnya dalam kerangka kerakyatan. Dia tidak mau menukarkan sikapnya dengan kepentingan sesaat dan pragmatisme jangka pendek. Kita membutuhkan pemimpin seperti itu  untuk mengelola negara ini menuju cita-cita proklamasi, yaitu memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa,” kata mantan Presiden Mahasiswa UMJ itu.

Beberapa poin penting

Menurut  Ketua DPD Partai Gerakan Rakyat  (PGR) Kota Tangerang Selatan itu, beberapa  poin penting yang disampaikan oleh Anies di hadapan para Mahasiswa dan hadirin saat berdialog dengan mereka itu yaitu:  Pertama, seorang pemimpin tidak boleh sewenang-wenang dalam pengambilan sebuah keputusan  yang berkaitan dengan kebijakan kepentingan banyak orang dalam situasi dan kondisi apapun.

Kedua, apa yang disampaikan oleh mantan Mendiknas RI Itu merupakan harapan besar dari Masyarakat NKRI kepada para pemimpin yang mereka pilih mulai dari level yang paling rendah sampai yang paling tinggi. Sayangnya pemimpin yang sekarang kurang memperhatikan kepentingan rakyat dalam membuat dan menjalankan kebijakan.

Ketiga, kompromi merupakan  azas kebersamaan  yang dalam bahasa agamanya disebut wasawirhum fil amri (musyawarah untuk mufakat) dan syuro bainahum (bermusyawarahlah di antara mereka). Hal itu penting karena kebersamaan dan gotong royong itu mencerminkan nilai-nilai Musyawarahkan mufakat dan Values itu sendiri.

Baca Juga :  PENYAMPAIAN PANDANGAN UMUM FRAKSI, TERKAIT TIGA RAPERDA INISIATIF PEMKOT

Keempat, Anies jelas-jelas menekankan kepemimpinan (Leadership)  merupakan hal yang sangat substantif; melekat pada diri seorang pemimpin siapapun dia saat diberikan amanah oleh rakyat, karena setiap orang adalah pemimpin dan setiap pemimpin harus bertanggung jawab terhadap apa yang dia pimpin.

Masyarakat saat ini memiliki penilaian sendiri-sendiri atas setiap pemimpin di negeri ini. Karena itu apa yang disampaikan Tokoh Perubahan Anies Baswedan itu langsung menjadi Inspirasi sekaligus mengingatkan masyarakat akan pentingnya memilih pemimpin yang memiliki Values  and leadership dalam setiap momentum demokrasi.

“Dipandang dari sisi itulah kita berharap banyak kepada Anies Baswedan agar  Tuhan berikan kesempatan yang lebih baik dalam kepemimpinannya. Indonesia tidak kekurangan orang pintar tetapi kekurangan orang jujur dan berkarakter,” demikian Abba Thaher Lamatapo. ( Red )

Berita Terkait

Digelar di Masjid Agung Nurul Huda, Tabligh Akbar Milad ke-10 PMI Dea Malela Hadirkan Ustadz Adi Hidayat
Hashim Djojohadikusumo Lantik Pengurus Srikandi Jaga Desa se-Indonesia.
Presiden Prabowo beri tanda kehormatan kepada sejumlah kesatuan dan personel Polri
Disoal,” Bangunan Indomaret ditanah “sengketa”?
Tajudin Tabri Desak Program UHC Kembali di Berlakukan Tahun 2026 .
*Rancang Bangun Sistem Inventaris Barang Berbasis Android Menggunakan React Native pada Warkop Meteora Pamulang*
Kejagung Tahan Tikus Pengendali SPPG, Diduga Perjualbelikan Titik Dapur MBG
Yayasan Rumah Anak Pancasila (RAP) Gelar Festival Kebudayaan Akbar Bertajuk “Festival Anak Pancasila 2026”.
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 18:46 WIB

Digelar di Masjid Agung Nurul Huda, Tabligh Akbar Milad ke-10 PMI Dea Malela Hadirkan Ustadz Adi Hidayat

Minggu, 5 Juli 2026 - 14:42 WIB

“Dipandang dari sisi itulah kita berharap banyak kepada Anies Baswedan agar  Tuhan berikan kesempatan yang lebih baik dalam kepemimpinannya. Indonesia tidak kekurangan orang pintar tetapi kekurangan orang jujur dan berkarakter

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:04 WIB

Hashim Djojohadikusumo Lantik Pengurus Srikandi Jaga Desa se-Indonesia.

Rabu, 1 Juli 2026 - 11:46 WIB

Presiden Prabowo beri tanda kehormatan kepada sejumlah kesatuan dan personel Polri

Selasa, 30 Juni 2026 - 10:56 WIB

Disoal,” Bangunan Indomaret ditanah “sengketa”?

Berita Terbaru

Tenar News

Disoal,” Bangunan Indomaret ditanah “sengketa”?

Selasa, 30 Jun 2026 - 10:56 WIB