PENGAMBILAN KEPUTUSAN DI ERA DIGITAL KIAN ANDALKAN DATA DAN TEKNOLOGI

- Jurnalis

Rabu, 10 Desember 2025 - 14:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta,TenarNews9 – Pengambilan keputusan di era digital kini semakin bergantung pada teknologi dan data. Organisasi, baik perusahaan swasta maupun instansi pemerintah, mulai meninggalkan cara konvensional yang hanya mengandalkan intuisi, dan beralih ke sistem berbasis data.

Pemanfaatan big data, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), serta Decision Support System (DSS) menjadi faktor utama dalam proses perumusan kebijakan strategis. Teknologi ini memungkinkan pimpinan organisasi mendapatkan gambaran yang lebih akurat sebelum menentukan langkah penting.

“Keputusan yang didukung data mampu meminimalkan risiko kesalahan dan meningkatkan efisiensi kerja,” ujar Dr. Imas Masriah, S.Pd., M.Pd. Dosen Pascasarjana mata kuliah Sistem Manajemen Stratejik dan Transformasi Digital, Universitas Pamulang.

Selain itu, keberadaan cloud computing mempermudah akses data secara real-time dari berbagai lokasi. Hal ini membuat koordinasi tim menjadi lebih cepat dan kolaboratif.

Meski menawarkan banyak kemudahan, penggunaan teknologi dalam pengambilan keputusan juga menghadirkan tantangan. Risiko kebocoran data, kelebihan informasi, hingga potensi bias algoritma menjadi perhatian utama.

Baca Juga :  Presiden RI," Jokowi Tinjau harga sembako di Depok

Para pengamat menilai, organisasi perlu meningkatkan literasi digital sumber daya manusia serta membangun budaya kerja berbasis data agar transformasi digital berjalan optimal.

Transformasi digital dalam pengambilan keputusan diprediksi akan terus berkembang seiring pesatnya inovasi teknologi global.

Pengambilan keputusan di era digital kini tidak hanya mengubah dunia bisnis, tetapi juga berdampak signifikan pada sektor pendidikan. Sekolah dan perguruan tinggi mulai memanfaatkan teknologi digital untuk menyusun kebijakan yang lebih akurat dan efektif.

“Pemanfaatan big data dan sistem informasi akademik memungkinkan pihak sekolah dan kampus menganalisis capaian belajar siswa secara real-time. Data tersebut digunakan sebagai dasar dalam menentukan strategi pembelajaran, program remedial, hingga pengembangan kurikulum”, ujar mahasiswa S2 Unpam, Irmanto dan rekannya
Siti Annisa Burairoh.

Baca Juga : 

Mereka menambahkan juga, bahwa kehadiran kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dan Decision Support System (DSS) membantu pimpinan sekolah dalam merancang kebijakan berbasis kebutuhan nyata peserta didik.

Selain itu, penggunaan platform pembelajaran digital dan cloud computing mempercepat proses koordinasi antar guru dan manajemen sekolah. Guru dapat mengakses data siswa kapan saja, sehingga keputusan terkait metode pembelajaran dapat dilakukan dengan lebih cepat.

Namun demikian, tantangan masih dihadapi dunia pendidikan, seperti kesenjangan literasi digital guru, keterbatasan infrastruktur teknologi di beberapa daerah, serta perlunya perlindungan data pribadi siswa.

Para pengamat menilai, peningkatan kompetensi digital tenaga pendidik dan penguatan kebijakan keamanan data menjadi kunci agar transformasi digital dalam pengambilan keputusan di sektor pendidikan dapat berjalan optimal.-(Bachtyar SW, TenarNews9 )

Berita Terkait

Diikuti 5.000 Pegiat Olahraga, Forprov II Banten 2026 Gabungkan Misi Gaya Hidup Sehat dan Pertumbuhan ekonomi 
HIPPI DPC Kota Depok Resmi dilantik, Wakil Walikota Depok Chandra Rachmansyah dorong UMKM naik kelas
Sertijab MPK OSIM MAN 1 Bogor, Kepala Madrasah Apresiasi Pengurus Lama dan Motivasi Pengurus Baru
Jangan Hanya Menuntut Negara, Saatnya Anak Bangsa Belajar Melihat Sisi Baik dan Berkontribusi untuk Indonesia Kolom Opini — Refleksi Kebangsaan
Tim SMA Dea Malela Raih Medali Perunggu pada Ajang ISIF & NSIF 2026 di Kampus Universitas Indonesia
Din Syamsuddin Jajaki Kerja Sama Cina dengan Masyarakat Muslim Indonesia dalam Berbagai Bidang Peradaban
INNALILLAHI, TUAN GURU BAGU WAFAT DI USIA 90 TAHUN, NTB KEHILANGAN ULAMA KHARISMATIK
Kh Husnul Maad Kholil, Ketua Nazir Ponpes Salafus Sholihin, Tunjukkan Dokumen Sah Tanah wakaf 2000M2 Sudah jadi Tol
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:22 WIB

Diikuti 5.000 Pegiat Olahraga, Forprov II Banten 2026 Gabungkan Misi Gaya Hidup Sehat dan Pertumbuhan ekonomi 

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:46 WIB

HIPPI DPC Kota Depok Resmi dilantik, Wakil Walikota Depok Chandra Rachmansyah dorong UMKM naik kelas

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Sertijab MPK OSIM MAN 1 Bogor, Kepala Madrasah Apresiasi Pengurus Lama dan Motivasi Pengurus Baru

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:03 WIB

Jangan Hanya Menuntut Negara, Saatnya Anak Bangsa Belajar Melihat Sisi Baik dan Berkontribusi untuk Indonesia Kolom Opini — Refleksi Kebangsaan

Senin, 19 Oktober 2026 - 23:51 WIB

Tim SMA Dea Malela Raih Medali Perunggu pada Ajang ISIF & NSIF 2026 di Kampus Universitas Indonesia

Berita Terbaru