Tumbuhkan sikap peduli teman dan hargai perbedaan, Kanwil Kumham DK Jakarta Sosialisasikan Pencegahan Bullying di SMA Marsudirini

- Jurnalis

Sabtu, 19 Juli 2025 - 17:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Jakarta, Tenarnewstv,-Pada pekan MPLS ini Tim Penyuluh Hukum Kantor Wilayah DK Jakarta yang terdiri dari Mirna Tiurma, Larsianus Sipayung dan Sukoco Hendarto memberikan penyuluhan hukum kepada 190 siswa baru pada masa MPLS di SMA Marsudirini Fons Vitae I Jakarta Timur tentang Aspek Hukum Bullying. (Rabu, 16/07/2025). SMA Marsudirini Fons Vitae 1 Jakarta mengangkat tema “Maju Bersama menjadi Murid yang Kreatif dan Inovatif dalam mewujudkan pribadi yang Cerdas, Beriman dan Bersaudara”.

Perundungan atau bullying adalah perilaku tidak menyenangkan baik secara verbal, fisik, ataupun sosial di dunia nyata maupun dunia maya yang membuat seseorang merasa tidak nyaman, sakit hati dan tertekan baik dilakukan oleh perorangan ataupun kelompok. Undang-undang tentang bullying belum ada namun telah ada payung hukum yaitu Undang-undang Perlindungan Anak Nomor 35 Tahun 2014 pada Pasal 76c “Setiap orang dilarang menempatkan, membiarkan, melakukan, menyuruh melakukan atau turut serta melakukan kekerasan terhadap anak” dengan Jerat Hukuman pidana pada Pasal 80, jika korban luka maka dipenjara maksimal 3 tahun 6 bulan dan denda paling banyak Rp 72 Juta.

Baca Juga :  Pematangsiantar 2025, Kota Toleransi Terbaik ke-5 se- Indonesia.

Perundungan yang sering terjadi di masyarakat yang merupakan benih kekerasan dan melemahkan mental yang traumatis bagi korban. Hal ini sama-sama menjadi musuh bersama. Oleh sebab itu dalam penanggulangannya, perlu kerjasama dari berbagai pihak. Dalam upaya untuk membentuk pribadi anak yang saling menghargai sesama teman, membentuk lingkungan sekolah yang aman dan nyaman untuk belajar dan berprestasi.”Diharapkan siswa setelah menerima materi, sepakat berhenti, stop tidak lagi saling mengejek nama orangtua. Di sekolah tempat untuk belajar bukan ajang saling ejek.” Tutup Ibu Zhita Wakil Kepala Sekolah Bagian Kesiswaan. ( Red,)

Berita Terkait

Investasi di Balik Sepiring Makanan: Mengapa Santri Juga Membutuhkan Program Makan Bergizi
Muharam 1448 H, Meneguhkan Semangat Hijrah untuk Bangun Peradaban
Pelatihan Pembuatan Website Portofolio untuk Meningkatkan Daya Saing Siswa SMK Techno Media*
Dinamika Politik Kian Sentral, Ketum SMSI Pusat Firdaus Minta Media Siber Daerah Jaga Independensi
Menakar Program Makan Bergizi Gratis: Jembatan Nutrisi Menuju Indonesia Emas 2045.* Oleh: Sukarya Putra /Sekjen PASPROBO
Tanpa memungut,” Pelepasan angkatan ke 32 SDN SukmaJaya 5 tampil memukau
Berita ini 81 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 23:56 WIB

Senin, 15 Juni 2026 - 22:10 WIB

Investasi di Balik Sepiring Makanan: Mengapa Santri Juga Membutuhkan Program Makan Bergizi

Senin, 15 Juni 2026 - 20:00 WIB

Muharam 1448 H, Meneguhkan Semangat Hijrah untuk Bangun Peradaban

Senin, 15 Juni 2026 - 15:03 WIB

Pelatihan Pembuatan Website Portofolio untuk Meningkatkan Daya Saing Siswa SMK Techno Media*

Minggu, 14 Juni 2026 - 21:23 WIB

Dinamika Politik Kian Sentral, Ketum SMSI Pusat Firdaus Minta Media Siber Daerah Jaga Independensi

Berita Terbaru

Tenar News

Senin, 15 Jun 2026 - 23:56 WIB