Jakarta,Tenar News. Com/ Media Cyber Indonesia. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menggelar diskusi dengan para perantau atau diaspora yang ada di wilayah jakarta dan sekitarnya, agenda yang dihadiri ratusan perantau, mulai dari mahasiswa berbagai universitas, pekerja formal dan informal juga diikuti oleh Perwakilan OPD Pemprov Jateng, BUMD, Perwakilan Rektor serta Kepala daerah se Jawa tengah dalam momen “Ngobrol Seru Bareng Gubernur Jawa Tengah yang berlangsung hangat dan penuh dialog di laksanakan di Taman Mini Indonesia Indah ( TMII) Jakarta, sabtu 6 Desember 2025.
Agenda yang menjadi titik tolak diskusi yang kemudian akan menjadi rutin di laksanakan sebagai bentuk nyata Pemprov Jateng untuk ngopeni dan melayani mahasiswa, pengusaha dan masyarakat diperantauan yang nantinya kemudian akan difasilitasi oleh Badan Penghubung Provinsi Jawa tengah di jakarta.
Acara dialog yang dibuka untuk semua warga Jateng di jakarta, menjadi jawaban dan harapan mahasiswa dan masyarakat asal Jateng yang merantau di jakarta dan sekitarnya seperti yang disampaikan oleh salah satu tamu undangan yang hadir, pemilik atau owner dari tiga universitas swasta di jakarta, Muhammad Mardiana mengungkapkan bahwa acara yang sangat bagus dan patut diapresiasi.
“Ini sangat bagus, patut diapresiasi.Menurutnya sebaiknya acara seperti ini dilaksanakan secara rutin, sehingga masyarakat Jateng yang ada di jakarta dan sekitarnya bisa disapa oleh gubernurnya sendiri disamping memberi semangat kepada mahasiswa,penyampaian aspirasi masyarakat akan tersampaikan,kemudian berdialog tentang apapun termasuk perkembangan daerah masing masing,”Ujar sang Owner.
Sebagai pemilik Tiga Universitas Swasta, yakni Universitas Mitra Bangsa di Jakarta, Universitas Pelita Bangsa di Cikarang dan Universitas Tangerang Raya di Tangerang, Ia sangat terbuka kepada warga Jateng di jabodetabek yang ingin berkuliah di tempatnya, ” Welcome dengan senang hati,kami akan membantu apalagi bagi yang betul betul membutuhkan, dan kemudian nanti kita kasih peluang peluang juga bagaimana kuliah sampai bekerja, pungkas M.Mardiana.(dp)

