Bukber Masjid Istiqlal: Berlimpah Makanan, Non-Muslim Boleh Ikut

- Jurnalis

Senin, 25 Maret 2024 - 00:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sharethis sharing button
Bukber Masjid Istiqlal: Berlimpah Makanan, Non-Muslim Boleh Ikut
Bukber di Masjid Istiqlal selalu berlimpah takjil dan makanan

 Jakarta ,Tenarnews tv9,: Bukber bisa dilakukan di mana saja bersama rekan atau kerabat saat Ramadan. Namun Anda perlu mencoba datang ke Masjid Istiqlal, mengapa?

Di sana Anda akan menemukan banjir hidangan bukber, mulai takjil hingga makan berat. Di hari biasa, misalnya panitia masjid, menyediakan 3.000-4.000 porsi, sedangkan akhir pekan atau Sabtu-Minggu bisa 5.000-6.000 porsi.

Melimpahnya takjil dan makanan yang disiapkan karena memang banyak umat yang harus dilayani. Tidak hanya muslim, non-muslim diperbolehkan ikut bukber di Masjid Istiqlal.

Siapa saja boleh datang ikut bukber, tanpa ditanya kartu identitas dan semacamnya. Syaratnya hanya berpakaian selayaknya datang ke tempat ibadah dan tertib mengantre.

Baca Juga :  KENALI 7 GAMBAR UANG BARU RUPIAH -HUT RI KE 77

Mereka yang ikut bukber biasanya datang sejak pukul 15.00 WIB atau menjelang azan asar. Selama Ramadan program bukber ini selalu diselenggarakan panitia masjid.

“Bukber adalah program unggulan Masjid Istiqlal dengan dukungan donasi dari masyarakat,” kata Safarwadi Nurudin, Kepala Humas dan Protokoler Masjid Istiqlal, baru-baru ini. “Bukber ini tentu saja gratis,” ia menambahkan.

Suasana bukber di Masjid Istiqlal,

Soal kualitas makanan yang disajikan tidak perlu dikhawatirkan. Semua dipastikan aman karena melalui survei, penilaian, dan pengawasan ketat dari pemilihan menu hingga penyajian.

Menu yang disiapkan termasuk lengkap. Mulai takjil hingga makanan berat, menunya sangat memadai. 

Misalnya pada hari itu takjil yang disediakan adalah kurma, buah, dan air mineral. Kemudian menu makan buka ada nasi, telur, sayur buncis, tahu, hingga sambal. 

Baca Juga :  TGB kepada Mahasiswa UIN Jakarta

Bukber di Masjid Istiqlal makin ramai karena ada bazar yang menjual makanan, minuman, dan barang-barang lainnya. Masyarakat yang datang selalu diarahkan untuk antre dengan rapi dan tertib. 

Anita, salah seorang peserta bukber yang ditemui RRI mengaku sudah dua kali bukber di Istiqlal. “Ada kesan tersendiri ketika bukber di sini dan sekarang lebih meriah lagi karena ada bazar, terus banyak tempat sampah jadi lebih bersih,” katanya.

Agenda Ramadan di Masjid Istiqlal tidak hanya bukber. Masih ada yang lain misalnya santunan 1.000 anak yatim yang digelar pada minggu kedua Ramadan, ceramah, hingga tadarus.

Ĺ

 

Berita Terkait

Halal Bihalal UMKM Kelurahan Paninggilan Utara” UMKM Semakin Solid”
Puluhan Tokoh Sepakat Lanjutkan Gagasan Try Sutrisno, Kembali ke UUD 1945 dan Haluan Negara*
Dewan Pers Gelar Diskusi Kasus Magdalene.id, SMSI Dorong Penguatan Mekanisme Sengketa
Dewan td Kasus Magdalene.id, SMSI Dorong Penguatan Mekanisme Sengketa Jurnalistik
Dari Jakarta ke Dunia: Mengapa UU Penistaan Agama Indonesia Tertinggal dari Standar
Korban Banjir,” Warga RT 7/8 terima rembako dari Kades Warujaya
Dunia Harus Bersatu Melucuti Amerika Israel Untuk Kehidupan Yang Lebih Damai
Ir.Tinte Rosmiati Kabag Humas DPRD Terima Usulan Program Forum DPRD – Media
Berita ini 47 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 18:30 WIB

Halal Bihalal UMKM Kelurahan Paninggilan Utara” UMKM Semakin Solid”

Kamis, 16 April 2026 - 14:17 WIB

Puluhan Tokoh Sepakat Lanjutkan Gagasan Try Sutrisno, Kembali ke UUD 1945 dan Haluan Negara*

Kamis, 16 April 2026 - 14:07 WIB

Dewan Pers Gelar Diskusi Kasus Magdalene.id, SMSI Dorong Penguatan Mekanisme Sengketa

Kamis, 16 April 2026 - 13:56 WIB

Dewan td Kasus Magdalene.id, SMSI Dorong Penguatan Mekanisme Sengketa Jurnalistik

Kamis, 16 April 2026 - 09:00 WIB

Dari Jakarta ke Dunia: Mengapa UU Penistaan Agama Indonesia Tertinggal dari Standar

Berita Terbaru