Depok Tenarnews.com.Proyek Pembangunan dan Penataan Taman Musik Sukmajaya, Depok bernilai Rp. 5,6 miliar terus optimalkan progres kerja. Hal itu tergambar dari maksimalnya bobot progres kegiatan hingga pekan kedelapan pelaksanaan kerja lapangan.
Dari skedul progres kerja proyek yang digelar Dinas Perumahan dan Permukiman (Disrumkim) Kota Depok hingga pekan kedelapan berada diangka 24 persen.
“Kalau dari target progres lapangan kami di pekan delapan, bobot progresnya ada diangka 36 persen”, ucap Project Manager CV Sinar Telen sebagai pelaksana proyek Pembangunan dan Penataan Lingkungan Taman Musik CV. Sinar Telen, Bahagia Usman, Jumat, (23/9).

Dikatakan Usman, sistem target kerja yang dilakukan pihaknya tidak lagi perpekan tapi menggunakan pola hitungan kerja perhari.
“Kami selalu mempunyai target perhari dalam pelaksaan proyek ini, agar dapat terus mengkontrol progres pekerjaan”, Ujar Usman.
Sejumlah item kerja proyek di pekan kedelapan CV. Sinar Telen, mengaku ada 8 item kerja guna memacu target kerja Kolom Bangunan B, perakitan pembesian tiang kolom, pengecoran sloof gedung utama, pengecoran sloof pagar keliling, kolom pagar, sumur resapan, dinding gedung dan bangunan kolam penampung.
“Dari 8 point tersebut, kami perkirakan masuk progres 15 persen. Jadi untuk minggu kedelapan ini insyaallah target kami 36 persen dari skedul target kerja 24 persen, ” tutur Usman.
Usman juga mengungkapkan, pada item kerja proyek terdapat Contract Change Order (CCO) diantaranya, pekerjaan pemasangan saluran air, penambahan item resapan air dan pengurangan volume item kerja pemasangan lampu penerangan sekitar area Taman Musik.
Menurutnya, perubahan item kerja proyek yang terdapat perubahan dari rencana awal seperti, adanya penambahan tinggi pagar selain penambahan jumlah pembuatan resapan air dari lima unit bertambah jadi 13 unit sumur resapan air.
“Perubahan item kerja lapangan seperti saluran air yang berada dibagian luar Taman Musik merupakan salah satu usulan dari warga sekitar”, jelas Usman.
Item perubahan kerja lapangan tersebut, lanjut Usman, sebagai upaya menghindari keraguan masyarakat dari jumlah debit air yang akan keluar dari area Taman Musik, pungkasnya.(Emy)
