MENYAMBANGI LOKASI SANGKEP DAN HALAL BI HALAL KB HIMALO

- Jurnalis

Senin, 16 Mei 2022 - 14:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tenarnewstv9.com- Jakarta- Melakukan bersama mengecek lokasi Sangkep halal BI halal himpunan masyarakat lombok (Himalo) yang akan melakukan sankep agung gawe budaya Roah halal BI halal berlokasi di gd.Juang 45 Menteng. Sebagai wadah berhimpun keluarga besar sasaq rantau Himalo adalah rumah besar guyub bersama pulau seribu menara di luar daerah.

Acara ini sengaja digelar dalam rangka

merawat, mengukuhkan semangat guyub yang berbudaya dan berkemajuan. senatiasa menjaga solidaritas serta merayakan kemenangan setelah sebulan penuh berpuasa bagi ummat muslim.

” Acara gawe budaya ini adalah rangkain agenda Himalo untuk terus kompak utuh bersatu sebagai warga sasaq rantau dalam menjalin dan menjaga silaturahim yang berbudaya dan berkemajuan. Acara di gd. Juang 45 memberikan spirit makna sebuah persatuan dan perjuangan. Menghilangkan pernak pernik sekat perbedaan sebagai model merajut menyatukan secara alamiah untuk menjaga, merawat persaudaraan di tanah Nusantara”. Tutur Mamiq Gede ketua Sangkep budaya halal BI halal.

Baca Juga :  Perpisahan dan kenaikan kelas Siswa SMPN 3 Serang berjalan lancar

Lanjut beliau, “Agenda kegiatan wisata Sangkep budaya halal BI halal bagi warga sasaq rantau adalah wujud menjaga budaya merekatkan persaudaraan bagi seluruh elemen warga sasaq rantau dari semua lapisan untuk bisa duduk bersama tanpa perbedaan”. Ungkapnya.

” Peserta dalam moment sangkep halal BI halal warga sasaq rantau ini semua pengurus dan keluarga besar Himalo dan para tamu undangan. Dalam agenda halal BI halal ini sebagai pelepas rindu temu kangen warga rantau wadah bersilaturrahiem bersama. Kemudian akan dibahas juga persiapan kongres/muktamar ke-II Himalo akan datang. Sambil ngobrol santai di alam bebas. Seraya mengevaluasi program yang sudah berjalan”. Imbuh ketua Himalo TGH.Muslihan Habib.

Baca Juga :  Safari politik Calon Gubernur Banten Airin di Tangerang Berbuntut Awak Media Dilarang Meliput.

Masih dalam wejangan beliau, “Menikmati suasana Sangkep halal BI halal sambil mengajak keluarga besar adalah budaya Nusantara dan sasaq untuk terus dilestarikan meski di tanah rantau. Untuk menjaga kekompakan dan merawat kebersamaan dan solidaritas antar sesama warga rantau untuk lebih terjaga sebagai bagian dari budaya Pancasila Gotong royong dan mengokohkan persaudaraan”. Tuturnya.

Acara ini terselenggara atas kerjasama semua pengurus Himalo dan warga sasaq rantau yang selalu sholid. Berlansung selama satu hari mulai hari Sabtu 21 Mei akan datang pukul 08.00 – sampai selesai dengan menyuguhkan gendang Belek dan prisain sebagai bagian dari budaya sasaq. 16/5/22. (red)

Berita Terkait

Halal Bihalal UMKM Kelurahan Paninggilan Utara” UMKM Semakin Solid”
Puluhan Tokoh Sepakat Lanjutkan Gagasan Try Sutrisno, Kembali ke UUD 1945 dan Haluan Negara*
Dewan Pers Gelar Diskusi Kasus Magdalene.id, SMSI Dorong Penguatan Mekanisme Sengketa
Dewan td Kasus Magdalene.id, SMSI Dorong Penguatan Mekanisme Sengketa Jurnalistik
Dari Jakarta ke Dunia: Mengapa UU Penistaan Agama Indonesia Tertinggal dari Standar
Korban Banjir,” Warga RT 7/8 terima rembako dari Kades Warujaya
Dunia Harus Bersatu Melucuti Amerika Israel Untuk Kehidupan Yang Lebih Damai
Ir.Tinte Rosmiati Kabag Humas DPRD Terima Usulan Program Forum DPRD – Media
Berita ini 45 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 18:30 WIB

Halal Bihalal UMKM Kelurahan Paninggilan Utara” UMKM Semakin Solid”

Kamis, 16 April 2026 - 14:17 WIB

Puluhan Tokoh Sepakat Lanjutkan Gagasan Try Sutrisno, Kembali ke UUD 1945 dan Haluan Negara*

Kamis, 16 April 2026 - 14:07 WIB

Dewan Pers Gelar Diskusi Kasus Magdalene.id, SMSI Dorong Penguatan Mekanisme Sengketa

Kamis, 16 April 2026 - 13:56 WIB

Dewan td Kasus Magdalene.id, SMSI Dorong Penguatan Mekanisme Sengketa Jurnalistik

Kamis, 16 April 2026 - 09:00 WIB

Dari Jakarta ke Dunia: Mengapa UU Penistaan Agama Indonesia Tertinggal dari Standar

Berita Terbaru