Forum Kebangsaan Bersihkan NKRI Dari Cengkraman Mafioso

- Jurnalis

Kamis, 21 April 2022 - 04:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tenarnewstv9.com- Jakarta- Atas telah ditetapkannya beberapa dirjen kementrian perdagangan akibat kasus hilangnya minyak goreng dari peredaran di bumi Indonesia oleh kejaksaan agung. Akhir – akhir ini marak dalam pemberitaan media, kasus yang telah mencoreng nama baik bangsa. Selaku negara penghasil sawit terbesar dunia dengan luas sawit no.satu dunia.

Kelangkaan minyak goreng sawit sempat menjadi buah bibir seluruh warga bangsa. Sempat menjadi bahan olokan atas ketedak becusan negara mengelola kebutuhan hajat hidup rakyat banyak, yang takluk di tangan mafia. Negara harus hadir dan tidak boleh kalah oleh mafia manapun.

Dengan munculnya sekelas dirjen berani mengambil langkah merusak tatanan kehidupan bernegara. Menjatuhkan harga diri bangsa dan tatakelola pemerintahan tentu ini sudah keterlaluan. Ada kekeliruan besar yang terjadi dibangsa ini, sehingga level dirjen berani melakukan tindakan merusak nama bangsa negara dihadapan rakyat sendiri. Ini adalah pukulan telak untuk Presiden selaku panglima tertinggi agar segera menangkap pelaku utama mafia besarnya jangan hanya berani sama ikan teri.

Inilah kesempatan presiden selaku kepala negara kepala pemerintahan panglima tertinggi bersih-bersih. pembuktian pada negara bangsa dan rakyat bahwa pemerintahan Indonesia ini memeiliki presiden yang berwibawa bermartabat baik di mata rakyat maupun dunia.

Baca Juga :  Polisi Depok Tangkap Puluhan Travel Gelap Angkutan Mudik 2021

Siapapun yang terlibat berapapun banyaknya harus dibumi hanguskan karena penjajahan tidak sesuai dengan prikemanusiaan dan prikeadilan. Itulah amanah undang undang dasar kita. Hanya dengan memberantas mafia sampai ke akar akarnya kedaulatan berbangsa bernegara upaya menuju Indonesia merdeka adil makmur sila ke-5 akan bisa kita raih.

Negara yang sudah diberi amanat rakyat melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah. Diberikan kewenangan UUD melakukan tindakan apapun atas nama keadilan dan kemanusiaan untuk melindungi martabat bangsa dan pemerintah di mata rakyatnya harus kerja tuntas.

Sudah 76 tahun lebih kita merdeka dalam menjalankan amanat penderitaan rakyat kepala negara dengan luas wilayah 17.000 pulau dan luas maritim terbesar dunia. Dengan kekayaan alam melimpah ruah sejatinya rakyat sudah sejahtera lahir bathin. Sebagimana keinginan dan janji leluhur mengusir penjajah menjadikan Indonesia merdeka.

Akibat dari perilaku yang korup, sistem bernegara yang sudah tidak lagi mengedepankan pelayanan prima dan menjalankan mekanisme pemerintahan yang bersih. Maraknya Mafioso dalam tatanan kehidupan berbangsa bernegara yang boleh jadi berjumlah segelintir orang. Namun akibat dari ulah busuk mereka yang dengan nyata dan terang melanggar Pancasila. Tentu penyakit bangsa ini harus dibersihkan. Inilah obat penawar utama sehingga roda dan jalannya pemerintahan akan normal.

Baca Juga :  Khusus Tanah di Rt 006/02 Limo, Oknum "Sekongkol"dengan Mafia Tanah Warga Minta Keadilan Di Tegakkan

Siapapun orangnya yang berlindung dibalik jubah organisasi dan partai jika sudah membuat onar negri tercinta harus dibereskan dan lembaga yang mereka pimpin untuk keadilan perlu dibubarkan. Hanya dengan menangkap Mafioso persoalan bangsa ini akan tuntas. Tidak ada lagi yang buat onar dengan istilah Kardun dan PKI yang menjadikan energi pemerintah terkuras oleh permainan Mafioso dalam memberantas korupsi.

Ini adalah langkah awal yang ditunggu seluruh tumpah darah negara membereskan semua pelaku kejahatan ekonomi, kejahatan kemanusiaan, dan kejahatan lainnya yang ditimbulkan oleh Mafioso yang merusak tatanan kehidupan berbangsa bernegara. Yang dengan nyata melanggar Pancasila dan UUD.

Telah datang kebenaran kezaliman pasti lenyap. Kemajuan bangsa di dunia baik dikawasan erova, Amerika dan Asia lainya. Karena tegas terhadap Mafioso dan koruptor. Selamat untuk bapak Presiden RI memberantas Mafioso doa rakyat Indonesia menyertai.

( Hasil diskusi Forum Kebangsaan)

Berita Terkait

Pernyataan Dewan Pers Tentang Tindakan yang Bernada Merendahkan Profesi Wartawan
Sidang Perdana Gugatan JPT Tangsel: DPP GHARIS Desak Pemerintah Kota Tangsel Terapkan Transparansi dan AUPB
KPK OTT Bupati Lombok Barat, 19 Orang Diamankan
Eksekusi Lahan di Serua Depok Diwarnai Perdebatan, Kuasa Hukum Termohon Sebut Batas Tanah Tak Jelas
Tingkatkan Kesadaran Mahasiswa, Kemenkum DK Jakarta Sosialisasikan Tindak Pidana Narkoba dalam KUHP Baru
Kanwil Kementerian Hukum DK Jakarta Bekali Siswa Baru SMKN 32 dengan Pemahaman Kenakalan Remaja dan Konsekuensi dalam KUHP Baru
Pengajian rutin mingguan Majlis ta’lim Bangun Lestari Pisangan Ciputat Timur 
Menko Yusril Ihza Mahendra di UIN Jakarta Soroti Pentingnya Etika Peradaban dalam Penegakan Hukum
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:06 WIB

Pernyataan Dewan Pers Tentang Tindakan yang Bernada Merendahkan Profesi Wartawan

Selasa, 21 Juli 2026 - 08:43 WIB

Sidang Perdana Gugatan JPT Tangsel: DPP GHARIS Desak Pemerintah Kota Tangsel Terapkan Transparansi dan AUPB

Senin, 20 Juli 2026 - 22:51 WIB

KPK OTT Bupati Lombok Barat, 19 Orang Diamankan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 18:30 WIB

Eksekusi Lahan di Serua Depok Diwarnai Perdebatan, Kuasa Hukum Termohon Sebut Batas Tanah Tak Jelas

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:10 WIB

Tingkatkan Kesadaran Mahasiswa, Kemenkum DK Jakarta Sosialisasikan Tindak Pidana Narkoba dalam KUHP Baru

Berita Terbaru

Tenar News

KPK OTT Bupati Lombok Barat, 19 Orang Diamankan

Senin, 20 Jul 2026 - 22:51 WIB