Depok-tenarnewstv/ Media SIBER Indonesia ‘,-
Proyek pembangunan turap kali di Jatijajar Blok A, RW 10,Kel.Jatijajar, Tapos Depok, (Jabar) di soal
Investigasi beberapa awak media selama empat hari nonstop banyak temuan “pelanggaran RAB” yang mengarah pada dugaan penyimpangan dari Rencana Anggaran Biaya (RAB).
Pekerjaan yang bersumber dari dana APBD Kota Depok Rp198.806.564 Tahun Anggaran 2025 itu memunculkan sederet temuan “pelanggaran” antara lain, pemasangan pondasi dilakukan saat genangan air masih tinggi, dan pondasi atas yang lama”tidak” di buang jarak pemasangan terucuk terkesan Jarang bahkan sebagian besar terucuk panjangnya hanya sekitar 50 cm. Parahnya lagi, pekerjaan tidak dilengkapi karung goni sebagai pengaman, sehingga air terus masuk ke area pondasi yang sedang dikerjakan.
Dan anehnya selama tiga hari dari pertama kerja tidak ada terlihat pengawasan dari pihak konsultan maupun mandornya Baru pada hari keempat, konsultan bernama Noval muncul di lokasi dan mengakui kepada media bahwa dirinya memang kurang melakukan pengawasan, sehingga banyak pekerjaan yang dikerjakan asal-asalan.
Tak hanya itu, sumber terpercaya mengungkap bahwa pekerjaan turap tersebut dilakukan secara borongan oleh tujuh pekerja hanya dengan nilai Rp20 juta hingga rampung dapat apa ? hal ini
memperkuat dugaan adanya praktik asal jadi demi pangkas biaya.
Poyek dilaksanakan oleh PT Kemakmuran Abadi Jaya, dengan Asep Sobari sebagai pelaksana utama, Tabri sebagai mandor pelaksana, dan Noval dari PT Gugusawang Prakarsa selaku konsultan supervisi. Sementara konsultan perencanaan PT Safir Aguna Prada.
Proyek dimulai, 9 Mei dan selesai pada 22 Juni 2025. Ironisnya, proyek yang dibiayai dari keringat pajak rakyat ini justru menuai sorotan akibat indikasi lemahnya pengawasan dan buruknya pelaksanaan di lapangan.
Masyarakat berharap Pemerintah Kota Depok segera turun tangan dan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap proyek tersebut agar tidak menjadi preseden buruk bagi penggunaan dana publik di masa mendatang.
Menyoal terkait adanya dugaan pelanggaran RAB di proyek turap tersebut sumber kuat yang patut dipercaya mengatakan, saya sendiri terjun ke lokasi, pemborong dan konsultan ga ada lalu siapa yang ngawasi pekerjaan dan banyak pelanggaran, bongkar tegas sumber anehnya lanjut sumber, melalui WA pemborong justru menantang , laporin aj Boss, jngn cuma ke Arga, sekalian ke Kepala Dinas PU, Saya Dukung, kata pemborong melalui wa nya.
( Tim Tenarnewstv/ SIBER Media Indonesia)

