Iqbal Tambah Insentif 1.759 Guru PPPK Paruh Waktu pada Momen Hardiknas 2026

- Jurnalis

Senin, 4 Mei 2026 - 20:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal saat menyerahkan piagam kepada guru atas pengabdiannya selama puluhan tahun di momen Hardiknas 2026. 

Lombok,– TeNar Newstv,- akan memberikan tambahan penghasilan bagi 1.759 guru pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) paruh waktu pada momentum peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026.

Insentif tersebut akan mulai direalisasikan pada September mendatang. Kebijakan ini menyasar guru jenjang SMA, SMK, serta Sekolah Luar Biasa (SLB) yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi.

“Itu sangat tidak pantas, tidak layak untuk guru hanya mendapatkan Rp40.000 satu bulan. Saya dan Ibu Wakil Gubernur melakukan refleksi itu dan berusaha mencari keleluasan fiskal,” ujar Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal saat upacara di Lapangan Kantor Dikpora NTB, Sabtu (2/5/2026).

Baca Juga :  Presiden Jokowi Gelar Pertemuan Dengan Tokoh Agama dan Tokoh Adat Kalimantan Selatan

Iqbal menjelaskan, langkah tersebut juga diambil sebagai bentuk evaluasi atas kondisi kesejahteraan guru, khususnya yang selama ini hanya dibayar berdasarkan jumlah jam mengajar.

Terkait nominal insentif itu, ia menyebut angkanya sebesar Rp500 ribu per bulan. Dengan skema ini, setiap guru setidaknya akan memperoleh penghasilan lebih, di luar tambahan dari jam mengajar yang tetap dihitung Rp40 ribu per jam.

“Jadi setiap guru nantinya minimal akan memperoleh penghasilan Rp500.000 per bulan. Ditambah lagi dengan jam mengajarnya, yang satu jam tambah Rp40.000,” jelasnya.

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga NTB, Samsul Hadi, mengatakan kebijakan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan mutu pendidikan melalui peningkatan kesejahteraan guru.

Baca Juga :  Bus Jemaah Umroh di Saudi Kecelakaan, 20 Orang Tewas

“Ya tentu itu adalah salah satu instrumen kita untuk mewujudkan mutu pendidikan. Kan guru yang berada di kelas, maka harus kita berikan perhatian juga,” ujarnya.

Ia menambahkan, seluruh guru PPPK paruh waktu tanpa pengecualian akan menerima insentif tersebut.

Terkait total penghasilan yang diterima oleh para guru nantinya akan bergantung pada jumlah jam mengajar, kemudian ditambah dengan intensif Rp500.000 oleh Pemprov NTB

 

“Nah kalau dari pemerintah provinsi kan jumlah jam mengajar mereka kan Rp40.000 per jam ditambah Rp500.000,” tandasnya. ( Red )

Berita Terkait

Apresiasi Program MBG, Ketum SOBAT NUSANTARA: Beri Kepastian Pasar Bagi Petani dan Peternak
Dewan Pers: Jurnalisme Berkualitas Jadi Pilar Masa Depan Damai dan Adil
Peringati Hari Pers Sedunia, WPO dan FWJ Indonesia Tegaskan Komitmen Bersama
Mirranda Atelier Tampil Di SEDASA 2026 Membawa Tema “METROPOLITAN BLOOM”
Wagub NTB Minta Aspirasi Fokus, Jalan dan Internet Jadi Prioritas
Wakil Walikota Depok hadiri pelantikan pengurus persatuan Gereja
KASTA NTB BERSAMA PERHIMPUNAN PEMUDA SASAK LOMBOK DATANGI BKD HEARING PUBLIK
Reshuffle Kabinet, Prabowo Resmi Lantik 6 Pejabat Baru di Istana
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:01 WIB

Apresiasi Program MBG, Ketum SOBAT NUSANTARA: Beri Kepastian Pasar Bagi Petani dan Peternak

Senin, 4 Mei 2026 - 20:20 WIB

Iqbal Tambah Insentif 1.759 Guru PPPK Paruh Waktu pada Momen Hardiknas 2026

Senin, 4 Mei 2026 - 17:49 WIB

Dewan Pers: Jurnalisme Berkualitas Jadi Pilar Masa Depan Damai dan Adil

Senin, 4 Mei 2026 - 15:38 WIB

Peringati Hari Pers Sedunia, WPO dan FWJ Indonesia Tegaskan Komitmen Bersama

Sabtu, 2 Mei 2026 - 14:14 WIB

Mirranda Atelier Tampil Di SEDASA 2026 Membawa Tema “METROPOLITAN BLOOM”

Berita Terbaru