Surat Laporan Warga Disoal Lurah Akomudir Surat Laporan Warga Tanpa Ada Lampiran Copy KTP?Depok, tenarnews: Terkait dihentikannya kegiatan musik orgen tunggal dipemancingan situ 7 muara oleh Sat Pol-PP kota Depok belakangan polemik

- Jurnalis

Selasa, 22 Februari 2022 - 07:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasalnya dihentikannya musik tersebut lantaran adanya surat resmi 12 warga Rt 03 dan Rt 04 Rw 05 Kel. Sawangan Lama Kota Depok, namun aneh nya surat laporan 12 warga tersebut tidak di lampiri Foto copy KTP pelapor sementara pihak instansi terkait, rt, rw, lurah dan camat mengakomudir laporan yang diduga “gelap” tersebut dengan membubuhkan cap basah sehingga Sat Pol-PP menghentikan kegiatan musik tersebut

Terkait surat laporan warga yang tanpa dilampiri copy KTP itu, Sat Pol-PP Kota Depok Thofiqkurahman ketika di konfirmasi media ini, dia mengatakan saya hanya perintah atasan, dan mengenai surat laporan warga silahkan tanya ke camat, jawab Thofiq tanpa mau memperlihatkan bukti lampiran surat tersebut

Baca Juga :  Baharkam Polri Gelar Sertifikasi Kompetensi Bagi Auditor SMP Obvitnas dan Obter Gelombang I

Ditempat terpisah Rw 05

nampak tidak mau kena himbasnya, surat laporan warga memang tidak dilampiri foto copy KTP, tapi itu salah rt bukan salah saya kata Rw 05 yang saling lempar takut terhimbas

Sementara lurah setempat mengatakan itu hanya surat keberatan karna musik nya terlalu kencang dan lagi sudah ada cap RT RW terang nya, camat setempat ketika di hubungi melalui tilpun dan di wa belum menjawab

Baca Juga :  Tim Pengacara AMIN Yakin Dalil dalam Sidang Terbukti Semuanya, ‘Insya Allah Kita Menang’

Himbas dengan dihentikannya musik, para pedagan kecil gulung tiker.

Asmat dkk pedagang kecil diseputar situ tersebut nampak pasrah tak berdaya dengan dihentikannya musik itu,
Saya heran kata Asmat, di sini musik ada tiga tempat ko cuman satu yg dihentikan diseputar warung kami saja yang lain masih jalan sangat tidak adil keluh Asmat (tim)

Berita Terkait

Membongkar Realitas Makan Bergizi Gratis: Mesin Penggerak Baru atau Beban Fiskal Berkedok Gimmick Mikroekonomi?*
Warga Desa Warujaya sambut baik Sensus Ekonomi 2026
Investasi di Balik Sepiring Makanan: Mengapa Santri Juga Membutuhkan Program Makan Bergizi
Muharam 1448 H, Meneguhkan Semangat Hijrah untuk Bangun Peradaban
Pelatihan Pembuatan Website Portofolio untuk Meningkatkan Daya Saing Siswa SMK Techno Media*
Dinamika Politik Kian Sentral, Ketum SMSI Pusat Firdaus Minta Media Siber Daerah Jaga Independensi
Menakar Program Makan Bergizi Gratis: Jembatan Nutrisi Menuju Indonesia Emas 2045.* Oleh: Sukarya Putra /Sekjen PASPROBO
Berita ini 134 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 20:16 WIB

Membongkar Realitas Makan Bergizi Gratis: Mesin Penggerak Baru atau Beban Fiskal Berkedok Gimmick Mikroekonomi?*

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:24 WIB

Warga Desa Warujaya sambut baik Sensus Ekonomi 2026

Senin, 15 Juni 2026 - 23:56 WIB

Senin, 15 Juni 2026 - 22:10 WIB

Investasi di Balik Sepiring Makanan: Mengapa Santri Juga Membutuhkan Program Makan Bergizi

Senin, 15 Juni 2026 - 20:00 WIB

Muharam 1448 H, Meneguhkan Semangat Hijrah untuk Bangun Peradaban

Berita Terbaru

Tenar News

Warga Desa Warujaya sambut baik Sensus Ekonomi 2026

Selasa, 16 Jun 2026 - 13:24 WIB

Tenar News

Senin, 15 Jun 2026 - 23:56 WIB