Di Depan Presiden Jokowi GUBERNUR NTB BERHARAP SEORANG JURNALIS MAMPU MEMBACA MASA DEPAN ERA DIGITAL

- Jurnalis

Jumat, 29 Oktober 2021 - 11:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan
Didin Maninggara
TenarNews TV9

Provinsi Nusa Tenggara Barat untuk kesekian kali menjadi tempat penyelenggaraan sejumlah event skala nasional. Hari ini, Jumat, 29 Oktober, Kongres VI Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) digelar di Senggigi, Lombok Barat. Dibuka resmi Presiden Joko Widodo secara virtual dari Jakarta.

Tuan Rumah, Gubernur NTB, Zulkieflimansyah hadir bersama Menteri Kominfo, Johny G. Plate yang datang membawa sejumlah pejabat dari kementeriannya.

Bang Zul, sapaan populer gubernur yang pernah tiga periode menjadi anggota DPR RI, dalam sambutannya mengharapkan seorang jurnalis dituntut mampu membaca masa depan.

Masa depan yang penuh tantangan di era digital sebagai konsekuensi arus deras informasi dan transformasi yang bergerak sangat cepat, menurut Bang Zul, membawa tantangan lebih spesifik pada kerja jurnalis televisi maupun insan pers ke depan yang semakin kompleks.

Baca Juga :  Indonesia Siap Jadi Tuan Rumah Musabaqah Tilawatil Qur’an Tunanetra Internasional IndahIndah Kontributor Senin, 9 Desember 2024 · 18:42 WIB Menag Nasaruddin Umar menerima kedatangan Direktur Rabithah ‘Alam Islami untuk Indonesia Syeikh Abdulrahman Amin Al-khayyath, di Kantor Kemenag, Senin (9/12/2024) (foto: Syawlana/Humas Kemenag) Menag Nasaruddin Umar menerima kedatangan Direktur Rabithah ‘Alam Islami untuk Indonesia Syeikh Abdulrahman Amin Al-khayyath, di Kantor Kemenag, Senin (9/12/2024) (foto: Syawlana/Humas Kemenag) Jakarta (Kemenag) --- Menteri Agama Nasaruddin Umar menyatakan Indonesia siap untuk menjadi tuan rumah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tunanetra Internasional. Kesiapan ini disampaikan Menag menanggapi tawaran Direktur Direktur Rabithah ‘Alam Islami untuk Indonesia Syeikh Abdulrahman Amin Al-khayyath saat bertandang ke Kantor Kementerian Agama, di Jakarta. “Saya menyambut baik tawaran Rabithah ‘Alam Islami. Kita senang dengan rencana MTQ Internasional untuk teman-teman penyandang tunanetra ini. Kami terbuka dan merasa terhormat atas tawaran ini,” kata Menag Nasaruddin, Senin (9/12/2024). Rabithah ‘Alam Islami adalah lembaga Islam nonpemerintah terbesar di dunia yang berpusat di Makkah, Arab Saudi. Organisasi ini didirikan pada Mei 1962 dengan dukungan Raja Faisal bin Abdulazis. Rabithah ‘Alam Islami juga dikenal sebagai Liga Dunia Islam. Saat ini, Rabithah ‘Alam Islami merupakan salah satu Lembaga yang telah bekerjasama dengan Kemenag untuk menyebarkan moderasi beragama di kancah internasional. “Kemenag mengapresiasi keterlibatan Rabithah ‘Alam Islami dalam berbagai program yang kita laksanakan bersama,” kata Menag Nasaruddin. Menurut Direktur Abdulrahman Amin Al-khayyath Rabithah Alam Islami memiliki beberapa tujuan. Di antaranya, menyampaikan ajaran Islam ke seluruh dunia, menghilangkan kesan yang salah tentang Islam, membantu golongan Islam yang tertindas atau minoritas, meningkatkan dakwah dan solidaritas Islam, serta mendukung perdamaian internasional. “Kami senang selama ini telah bekerja sama dengan Indonesia. Dalam dua tahun ini sudah banyak yang kita lakukan bersama. Dan kita ingin ini dapat terus berlanjut,” papar Direktur Abdulrahman. Selain rencana MTQ Internasional untuk penyandang tunanetra, Rabithah ‘Alam Islami juga terbuka untuk memfasilitasi konferensi internasional untuk kemanusiaan dan lingkungan hidup. “Dua hal ini selain untuk memperkuat keberagamaan dan perdamaian dunia, juga dimaksudkan untuk syiar Alquran dan turut merawat bumi,” kata Direktur Abdulrahman.

Untuk itu, lanjut mantan Presiden BEM UI ini, dibutuhkan personal jurnalis yang telah siap menghadapi masa depan. Tentu, dengan bekal pengetahuan dan pengalaman seorang jurnalis serta cara kerja jurnalis yang telah berubah seiring perkembangan era digital.

Di depan Presiden Joko Widodo yang membuka Kongres VI IJTI secara virtual, Gubernur Zul melanjutkan, bahwa jurnalis harus dapat memahami dan dapat membaca perubahan dimasa yang akan datang dengan cepat. Karena kadangkala, pada umumnya saat orang lain telah berputat dengan teknologi dan perubahan, bisa jadi seorang jurnalis tertinggal membaca masa depan.

“Kita masih berdebat dengan konsep dan aturan, ini yang harus diubah,” tegas Doktor Ekonomi Industri ini di depan Menteri Kominfo, Jhony G. Plate, Wagub Siti Rohmi Djalilah, Kapolda NTB Irjen Pol. Muh. Ikbal dan Danrem 162 Brigren Ahmad Rizal Ramdhani.

Baca Juga :  Bukber Masjid Istiqlal: Berlimpah Makanan, Non-Muslim Boleh Ikut

Mengusung tema “Semangat Sumpah Pemuda, Jurnalis Televisi Bangkitkan Negara Pasca Pandemi,” Gubernur Zul juga berpesan, zaman sudah banyak yang berubah. Maka IJTI harus menyelaraskan dengan arah dan kemajuan ke depan.

Gubernur Zul berharap dari Kongres IJTI VI melalui Hybrid secara offline dan online, menghasilkan sesuatu yang memiliki nilai dan dapat memberikan kemajuan bagi jurnalis televisi maupun perusahaan pertelevisian menghadapi transformasi TV Digital dan tantangan lain ke depan.

Turut hadir pada kegiatan tersebut, secara online maupun offline, M. Nuh (Ketua Dewan Pers), Imam Wahyudi (Ketua DP IJTI), Angela Tanoesoedibjo (Wamenparekraf), Wakil DPRD NTB, Kadis Kominfotik NTB, Karo Adpim dan sejumlah pengurus IJTI Pusat dan daerah seluruh Indonesia.(DM 02)

Berita Terkait

Halal Bihalal UMKM Kelurahan Paninggilan Utara” UMKM Semakin Solid”
Puluhan Tokoh Sepakat Lanjutkan Gagasan Try Sutrisno, Kembali ke UUD 1945 dan Haluan Negara*
Dewan Pers Gelar Diskusi Kasus Magdalene.id, SMSI Dorong Penguatan Mekanisme Sengketa
Dewan td Kasus Magdalene.id, SMSI Dorong Penguatan Mekanisme Sengketa Jurnalistik
Dari Jakarta ke Dunia: Mengapa UU Penistaan Agama Indonesia Tertinggal dari Standar
Korban Banjir,” Warga RT 7/8 terima rembako dari Kades Warujaya
Dunia Harus Bersatu Melucuti Amerika Israel Untuk Kehidupan Yang Lebih Damai
Ir.Tinte Rosmiati Kabag Humas DPRD Terima Usulan Program Forum DPRD – Media
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 18:30 WIB

Halal Bihalal UMKM Kelurahan Paninggilan Utara” UMKM Semakin Solid”

Kamis, 16 April 2026 - 14:17 WIB

Puluhan Tokoh Sepakat Lanjutkan Gagasan Try Sutrisno, Kembali ke UUD 1945 dan Haluan Negara*

Kamis, 16 April 2026 - 14:07 WIB

Dewan Pers Gelar Diskusi Kasus Magdalene.id, SMSI Dorong Penguatan Mekanisme Sengketa

Kamis, 16 April 2026 - 13:56 WIB

Dewan td Kasus Magdalene.id, SMSI Dorong Penguatan Mekanisme Sengketa Jurnalistik

Kamis, 16 April 2026 - 09:00 WIB

Dari Jakarta ke Dunia: Mengapa UU Penistaan Agama Indonesia Tertinggal dari Standar

Berita Terbaru