
Ustadz Payage disambut oleh Pimpinan PMI Dea Malela
Jakarta, TenarNews –
Payage adalah muallaf asal Papua. Setelah masuk Islam berganti nama Saiful Islam Payage. Kini populer disebut Ustadz Payage. Ia dai, sekaligus Ketua Umum Majlis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Papua. Malam Minggu tadi, 26 Juni 2021, ia tiba di Pesantren Modern Internasional Dea Malela (PMI Dea Malela) beserta istri dan dua kader mujahid mujahidah dari Papua untuk menuntut ilmu di pesantren di bawah pengasuh Din Syamsuddin.
Kunjungannya disambut spesial oleh Pimpinan PMI Dea Malela, Dea Guru Ahmad Nahid, dalam suasana penuh kekeluargaan.
Ustadz Payage sebelumnya penganut Kristen Protestan, bahkan ayahnya hingga kini masih mengemban misi Nasrani, seorang pendeta ternama di bumi paling timur Indonesia.

Karirnya mulai dikenal luas, saat mewakili Papua dalam ajang Lomba Dai di salah satu stasiun TV swasta pertama di Indonesia.
Meskipun hanya sebentar untuk mengantar ke 2 kader tersebut, namun Ustadz Payage sempat memberikan tausiyah dan motivasi di hadapan para santri satriwati usai sholat shubuh berjamaah di masjid.
Dalam pesannya, Payage menyampaikan yang pertama, sebagai santri harus bangga menjadi pemeluk agama Islam sebagai “Din” (agama) terakhir yang sempurna. Para santri harus memiliki gairah semangat dalam menjunjung tinggi nilai nilai ajaran Islam dan menerapkannya dalam kehidupan sehari hari.
Yang kedua, manfaatkanlah luasnya lautan ilmu dalam ajaran Islam melalui pesantren, untuk digali dan dipelajari sebagai bekal menghadapi masa depan sebagai khalifah fil ardhi.

Sebelum meninggalkan kampus Olat Utuk, Ust Payage berharap dua kader Papua ini dapat mengikuti proses pendidikan dan pengajaran di PMI Dea Malela dengan baik dan istiqomah.
Selanjutnya, ia juga ingin agar di tahun tahun yang akan datang, bisa mengirim kader lebih banyak di PMI Dea Malela yang berlokasi di kawasan Olat Utuk, Dusun Pemangong, Lenangguar, 40 kilometer di belasahan selatan Sumbawa Besar, ibukota Kabupaten Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat. (DM 02)
